Anda di halaman 1dari 40

ALIRAN ENERGI

APA ITU ALIRAN ENERGI ?


Aliran energi merupakan proses
berpindahnya energi dari satu
organisme ke organisme lainnya.
Aliran energi dapat berupa rantai
makanan dan jaring-jaring makanan.
RANTAI MAKANAN
Dalam komunitas suatu ekosistem, terjadi proses-
proses interaksi di antara anggota populasi
-populasinya. Proses interaksi tersebut contohnya
adalah proses saling makan dan saling dimakan.
Proses makan dan dimakan pada serangkaian
organisme disebut sebagai rantai makanan.
Dalam ekosistem, jumlah tingkatan konsumen
yang terlibat dalam rantai makanan biasanya
terbatas, pada umumnya empat sampai lima
tingkat. Masing-masing tingkatan tersebut
dinamakan tingkatan trofik.
CONTOH RANTAI MAKANAN
JARING-JARING MAKANAN
Dalam ekosistem, aliran energi biasanya tidak
sesederhana seperti yang diuraikan dan
digambarkan di atas. Proses makan dan
dimakan pada umumnya tidak terjadi dalam
urutan yang linier, tetapi terjadi dalam proses
yang kompleks.
Proses rantai makanan yang saling menjalin
dan kompleks tersebut dinamakan jaring
makanan. Hal ini terjadi karena suatu
organisme sering kali memiliki jenis makanan
yang banyak.
CONTOH JARING-JARING MAKANAN
PIRAMIDA EKOLOGI
Struktur trofik pada ekosistem dapat
disajikan dalam bentuk piramida
ekologi.
Ada tiga jenis piramida ekologi, yaitu
piramida jumlah, piramida biomassa,
dan piramida energi.
PIRAMIDA JUMLAH
Komposisi organisme yang tergolong tingkat
trofik dapat disajikan dalam piramida jumlah.
Organisme ditingkat trofik pertama biasanya
paling melimpah, sedangkan organisme ditingkat
trofik kedua, ketiga, dan selanjutnya makin
berkurang. Dapat dikatakan bahwa pada
kebanyakan komunitas normal jumlah tumbuhan
selalu banyak daripada organisme herbivor.
Demikian pula, jumlah herbivor selalu lebih
banyak daripada jumlah karnivor tingkat I.
Karnivor tingkat I selalu lebih banyak daripada
karnivor tingkat II. Piramida jumlah ini didasarkan
atas jumlah organisme ditiap tingkat trofik.
PIRAMIDA BIOMASSA
Biomassa adalah ukuran berat materi
hidup diwaktu tertentu.
Piramida biomassa berfungsi
menggambarkan perpaduan massa
seluruh organisme di habitat
tertentu, dan dinyatakan dalam
gram.
Dari Gambartersebut, dapat
diartikan bahwa semakin rendah
tingkatan trofik, makin besar
biomassanya. Suatu biomassa
produsen yang besar, dapat
menyokong hidup herbivora dengan
biomassa yang lebih kecil.
PIRAMIDA ENERGI
Piramida energi dibuat berdasarkan observasi
yang dilakukan dalam waktu yang lama. Piramida
energi mampu memberikan gambaran paling
akurat tentang aliran energi dalam ekosistem.
Dalam piramida energi terdapat pengurangan
energi dalam tiap tingkat trofik yang terjadi
karena beberapa makanan tidak dicerna
sempurna menjadi energi. Hanya bagian tertentu
dari makanan yang dapat dimakan dan hanya
sebagian makanan yang disimpan dalam tubuh
karena sisanya digunakan sebagai energi.
Pada piramida energi terjadi penurunan
jumlah energi berturut-turut dari tingkat trofik
terendah sampai tingkat trofik tertinggi.
Berkurangnya energi pada setiap tingkat
trofik terjadi karena hal-hal berikut:
a. Hanya sebagian makanan yang ditangkap
dan dimakan oleh tingkat trofik selanjutnya.
b. Makanan yang dimakan tidak bisa
seluruhnya dicerna dan ada yang dikeluarkan
sebagai sampah.
c. Hanya sebagian makanan yang dicerna
menjadi bagian dari tubuh organisme,
sedangkan sisanya digunakan sebagai
sumber energi.
Pada piramida energi terdapat energi yang
hilang akibat digunakan pada setiap tingkat trofik.
DAUR BIOGEKIMIA
APA ITU DAUR BIOGEKIMIA ?
Daur Biogeokimia adalah daur ulang
air dan komponen-komponen kimia
(unsur kimia) yang melibatkan peran
serta dari makhluk hidup termasuk
manusia dan bebatuan/geofisik.
Daur biogeokimia merupakan daur
perpindahan materi dari komponen
abiotik ke komponen biotik dan
kembali lagi ke komponen abiotik.
FUNGSI
sebagai siklus materi yang
mengembalikan semua unsur-unsur
kimia yang sudah terpakai oleh
semua yang ada di bumi baik
komponen biotik maupun komponen
abiotik, sehingga kelangsungan
hidup di bumi dapat terjaga.
MACAM-MACAM DAUR BIOGEKIMIA
Daur Air/H2O (daur/siklus
hidrologi)
Air di atmosfer berada dalam bentuk uap air
Uap air berasal dari air di daratan dan laut yang menguap
(evaporasi) karena panas cahaya matahari dan
transpirasi karena penguapan oleh tumbuhan
Sebagian besar uap air di atmosfer berasal dari laut karena
laut mencapai tiga perempat luas permukaan bumi.
Uap air di atmosfer terkondensasi menjadi awan yang turun
ke daratan dan laut dalam bentukhujan (presipitasi)
Pada perjalanan menuju bumi beberapa presipitasi dapat
berevaporasi kembali ke atas atau langsungjatuh yang
kemudian diserap oleh tanaman sebelum mencapai tanah.
Setelah mencapai tanah siklus hidrologi terus bergerak secara kontinu
dalam tiga cara yang berbeda:

a. Evaporasi (transpirasi)
Air yang ada di laut, di daratan, di sungai, di tanaman, dan sebagainya,
kemudian akan menguap ke angkasa (atmosfer) dan akan menjadi awan.
Pada keadaan jenuh, uap air (awan) itu akan menjadi bintik-bintik air yang
selanjutnya akan turun (precipitation) dalam bentuk hujan, salju, es, dan
kabut.
b. Infiltrasi (perkolasi)
Ke dalam tanah air bergerak ke dalam tanah melalui celah-celah dan pori-
pori tanah dan batuan menuju permukaan air tanah. Air dapat bergerak
akibat aksi kapiler, atau air dapat bergerak secara vertikal atau horizontal
di bawah permukaan tanah hingga air tersebut memasuki kembali sistem
air permukaan.
c. Air permukaan
Air bergerak di atas permukaan tanah, dekat dengan aliran utama dan
danau, makin landai lahan maka makin sedikit pori-pori tanah, maka aliran
permukaan semakin besar. Aliran permukaan tanah dapat dilihat biasanya
pada daerah urban. Sungai-sungai bergabung satu sama lain dan
membentuk sungai utama yang membawa seluruh air permukaan di
sekitar daerah aliran sungai menuju laut.
DAUR KARBON (C)
Merupakan perpindahan unsur karbon dari lingkungan
ke dalam organisme dan kembali lagi ke lingkungan.
Sumber-sumber CO2 di udara berasal dari respirasi
manusia dan hewan, erupsi vulkanik, pembakaran batu
bara, dan asap pabrik. Karbon dioksida di udara
dimanfaatkan oleh tumbuhan untuk berfotosintesis dan
menghasilkan oksigen. Hewan dan tumbuhan yang
mati, dalam waktu yang lama akan membentuk batu
bara di dalam tanah. Batu bara akan dimanfaatkan lagi
sebagai bahan bakar yang juga menambah kadar CO2
di udara. Di ekosistem air, pertukaran CO2 dengan
atmosfer berjalan secara tidak langsung.
berkaitan dengan siklus oksigen
siklus karbon berkaitan erat dengan
peristiwa fotosintesis yang berlangsung
pada organismeautotrof dan peristiwa
respirasi yang berlangsung pada organisme
heterotrof
Dalam skala global kadar CO2 dan O2
atsmosfer dapat diseimbangkan oleh
keberlangsungan proses respirasi dan
fotosintesis
Karbon dalam tanah ditemukan dalam
bentukfosil berupa minyak bumi (fosil
hewan) danbatubara (fosil tumbuhan)
FUNGSI DAUR KARBON
Karbon dioksida di udara
dimanfaatkan oleh tumbuhan untuk
berfotosintesis dan menghasilkan
oksigen.
Siklus karbon berkaitan erat dengan
peristiwa fotosintesis yang
berlangsung pada
organismeautotrof dan peristiwa
respirasi yang berlangsung pada
organisme heterotrof
TAHAPAN
Karbon bergerak dari atmosfer ke tanaman.
Karbon bergerak dari tanaman untuk
hewan.
Karbon bergerak dari tanaman dan hewan
ke tanah.
Karbon bergerak dari makhluk hidup ke
atmosfer
Karbon bergerak dari bahan bakar fosil ke
atmosfer.
Karbon bergerak dari atmosfer ke lautan.
1

6 5

3
DAUR NITROGEN
Merupakan perpindahan unsur nitrogen dari lingkungan
ke dalam organisme dan kembali lagi ke alam
Nitrogen di udara sekitar 78 % dalam bentuknitrogen
bebas (N2)

Fungsi daur nitrogen :


Tumbuhan dan hewan tidak bisa hidup tanpa nitrogen. Ini
merupakan bagian penting dari banyak sel dan proses
seperti asam amino, protein, dan bahkan DNA kita. Hal
ini juga diperlukan untuk membuat klorofil pada
tanaman, yang digunakan dalam proses fotosintesis
untuk membuat makanan dan energi mereka.
Fiksasi Fiksasi adalah langkah pertama dalam proses
pembuatan nitrogen yang digunakan oleh tanaman.
Selanjutnya bakteri mengubah nitrogen menjadi ammonium.
Nitrifikasi ini adalah proses dimana amonium akan diubah
menjadi nitrat oleh bakteri. Nitrat adalah unsur yang bisa
diserap oleh tanaman.
Asimilasi Ini adalah bagaimana tanaman mendapatkan
nitrogen. Mereka menyerap nitrat dari tanah ke akar mereka.
Kemudian nitrogen akan digunakan dalam asam amino,
asam nukleat, dan klorofil.
Ammonifikasi Ini adalah bagian dari proses pembusukan.
Ketika tanaman atau hewan mati, pengurai seperti jamur dan
bakteri mengubah nitrogen kembali menjadi amonium
sehingga dapat memasuki kembali siklus nitrogen.
Denitrifikasi nitrogen ekstra yang terdapat dalam tanah
akan di kembalikan ke udara. Ada bakteri khusus yang
melakukan tugas ini juga.
DAUR FOSFOR
Fosfor merupakan elemen penting dalam kehidupan karena
semua makhluk hidupmembutuhkan fosfor/ phosphat
Fosfor terdapat di alam dalam bentuk ion fosfat
(PO4)/fosfat anorganik
Ion Fosfat terdapat dalam bebatuan.
Sumber fosfor terbesar dari batuan dan endapan-endapan
yang berasal dari sisa makhluk hidup. Sumber ini lambat
laun akan mengalami pelapukan dan erosis, bersamaan
dengan itu fosfor akan dilepaskan ke dalam ekosistem.
Fosfor ditemukan dalam air, tanah dan sedimen, tidak
dapat ditemukan di udara dalam bentuk gas seperti
senyawa lain dari siklus materi
TAHAPAN
Fosfor memasuki tanah dan air melalui pelapukan
batuan.
Tanaman mengambil ion fosfor ini dari tanah.
Fosfat kemudian dipindahkan dari tanaman ke
hewan herbivora.
Herbivora hewan kemudian dimakan oleh
karnivora.
Fosfat yang diserap oleh hewan dikembalikan ke
tanah melalui ekskresi dan dari dekomposisi
tumbuhan dan bahan mati oleh mikroba.
Bahan tanaman mati dan produk-produk limbah
lainnya membusuk melalui aksi bakteri.
Fosfat dilepaskan ke lingkungan dengan proses
ini.
Fosfat dalam tanah yang tercuci atau terkikis ke
DAUR SULFUR (S)
Belerang dalam tubuh organisme
merupakan unsur penyusun protein.
Di alam, sulfur (belerang)
terkandung dalam tanah dalam
bentuk mineral tanah dan di udara
dalam bentuk SO atau gas sulfur
dioksida
TAHAPAN
Sulfur terjadi akibat dari proses terjadinya pembakaran bahan
bakar fosil batu bara atau terjadi akibat adanya aktifitas gunung
berapi,
Lalu asapnya itu akan naik ke atmosfer
Udara sulfur oksida itu akan berada diawan yang menjadi
hidrolidid air membentuk H2SO4
Awan akan mengalami kondensasi yang akhirnya menurunkan
hujan yang dikenal dengan hujan asam.
Air hujan itu akan masuk kedalam tanah yang akan diubah
menjadi sulfat yang sangat peting untuk tumbuhan. Sulfat hanya
terdapat dalam bentuk anorganik (SO4), sulfat ini yang mampu
berpindah dari bumi atau alam ketubuh tanaman/ tumbuhan
melalui penyerapan sulfat oleh akar .
Sulfur akan direduksi oleh bakteri menjadi sulfida dan berbentuk
sulfur dioksida atau hidrogen sulfida.
DAUR OKSIGEN
Setiap senyawa yang mengandung O adalah
sumber oksigen. Misalnya CO2, H2O (air),
C6H12O6 (glukosa), dll. Tetapi hanya gas O2
yang dapat di hirup dan di manfaatkan langsung
oleh manusia dan hewan. Gas O2 dihasilkan dari
hasil fotosintesis tumbuhan makin banyak hasil
fotosintesis (O2 dan glukosa ) yang dihasilkan.
Bisa dikatakan sumber oksigen utama adalah
tumbuhan. Jumlah oksigen di bumi mencapai 28
% volume udara. Jumlah terbanyak kedua
setelah nitrogen.
Tahapan
Proses fotosintesis tumbuhan dan alga menghasilkan O2 ke
atmosfer.
O2 dihirup oleh hewan dan digunakan sebagai pembakar sari
makanan sehingga dapat dihasilkan tenaga untuk beraktivitas.
Proses ini dinamakan respirasi. Hasil respirasi adlah senyawa
yang mengandung oksigen yaitu CO2 dan H2O
Aktivitas industri pun dapat bekerja ketika tersedia oksigen.
Oksigen digunakan dalam pembakaran. Beberapa mineral juga
mengalami reaksi oksidasi. Hasil pembakaran dan oksidasi
tersebut menghasilkan senyawa yang mengandung oksigen.
Senyawa hasil respirasi makhluk hidup maupun pembakaran
industri adalah senyawa yang berguna bagi tanaman. Senyawa
tersebut adalah CO2 dan H2O yang digunakan tumbuhan untuk
berfotosintesis. Tumbuhan menghasilkan oksigen dalam bentuk
molekul O2 yang siap di hirup dan digunakan proses pembakaran
Hal yang penting yang perlu dipahami dalam siklus
biogeokimia :

1. Unsur/materi/senyawa (kimia) akan terdapat dibumi (geo) dan


dalam tubuh organisme

2. Perpindahan dari geo ke geo terjadi misalnya dari udara


diserap oleh tanah atau lautan dengan perantara hujan,
pelapukan (perubahan batuan menjadi tanah), erosi (pengikisan)
dan pengendapan

3. Unsur/senyawa kimia dari bumi (geo) ke organisme(bio)


digunakan untuk berbagai proses metabolisme

4. Penyerapan/perpindahan unsur/senyawa melibatkan berbagai


jenis mikroorganisme yang berperan sebagai dekomposer