Anda di halaman 1dari 11

KOREKSI &

KOMPENSASI
AMPLITUDE
Arif WL
Eva
Koreksi & Kompensasi
Amplitude

True Amplitude
Recovery (TAR)
Faktor faktor yang Mempengaruhi
Amplitudo Gelombang Seismik
Contoh Pengaplikasian TAR dalam Penampang
Seismik

raw GPR data 50 MHz GPR data 50 MHz with TAR applied

raw GPR data 100 MHz GPR data 100 MHz with TAR applied
Proses True Amplitude Recovery
(Praktek yang Digunakan)
True Amplitude Recovery

1. Gain Atenuasi dilambangkan


1. Gain Removal 3. Koreksi
2. Konvergensi dengan Q, dimana 1/Q
adalah Removal
proses Atenuasi
adalah fraksi dari energi
membuang penguatan Divergensi Bola
gelombang yang hilang
yang dilakukan oleh (Sferis) setiapcyclesaat
amplifier. Karena 2. Divergensi gelombang tersebut
setelah penguatannya sferis merambat. Sehingga Q
dibuang, sinyal-sinyal merupakan rendah berarti lebih
refleksi akan menjadi penurunan teratenuasidan Q
sedemikian lemah; energi tinggi berarti sedikit
maka penguatan gelombang teratenuasi.
amplifier ini seismik murni
digantikan oleh dikarenakan Umumnya, didalam
penguatan lain yang oleh faktor aplikasi seismik
nilainya didapat dari geometri eksplorasi, besaran Q
experimental gain ekspansi muka diprediksi untuk
curve yang dianggap gelombang yang memberikan kompensasi
lebih cocok untuk berbentuk sferis terhadap amplitudo
daerah yang diselidiki gelombang seismik yang
hilang dalam
True Amplitude Recovery
1. Gain
Removal

a. Trace seismik
terekam

b. Gain amplifier yang


direkam

c. Trace seismik setelah gain


removal

d. Experimental gain curve

e. Trace seismik setelah


pemakaian Experimental
gain curve
True Amplitude Recovery

2. Konvergensi
Divergensi Bola
(Sferis)

Divergensi sferis dalam


bentuk sinar gelombang
(Newman, 1973)
True Amplitude Recovery
3. Koreksi
Atenuasi

Makin
kebawah
atenuasi
makin
meningkat
Proses True Amplitude Recovery
(Persamaan dalam Praktek yang Digunakan)
t = Interval sampel
n = 0,1,2,m (Jumlah sampel pada
tiap trace

h(nt)

Amplitudo 2.
yang telah Experimental
Konvergensi
mengalami Gain Curve
Divergensi
TAR Bola (Sferis)
3. Koreksi
t) = Atenuasi

1. Gain
Removal

Nomor (1), (2) dan (3) adalah proses yang digunakan


dalam proses TAR
Proses True Amplitude Recovery
(Pisau-Pisau Analisis)
t = Interval sampel
n = 0,1,2,m (Jumlah sampel pada
tiap trace

h(nt)

Amplitudo Besarnya Koefisi


Konstanta
yang telah gain en
eksperimen
mengalami amplifier atenua
tal
TAR si
Amplitudo
trace Kecepatan rata-
seismik rata penjalaran
yang gelombang dalam
direkam medium
Merupakan
trace seismik
dengan
amplitudo yang
sangat lemah
t) =
untuk waktu
yang semakin
Contoh Pengaplikasian TAR
dalam Software GLOBE Claritas

Penampang Seismik Proses Gain Proses Gain Proses Amplitude


RAW Removal Tahap 1 Removal Tahap 2 Recovery

Penerapan Automatic Gain Control (AGC) untuk melakukan Gain


Removal
TERIMA KASIH