Anda di halaman 1dari 25

Pembacaan Tugas Porto

Ileus Obstruksi

Oleh:
FADLI (111 2015 0060)

Pembimbing:
dr. M. irwan gunawan, Sp.b (K) Onk

DIBAWAKAN DALAM RANGKA TUGAS KEPANITERAAN KLINIK


BAGIAN ILMU BEDAH FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA
MAKASSAR
2017
Definisi
Ileus adalah hambatan pasase usus.
Hambatan pasase usus dapat
disebabkan oleh obstruksi lumen
usus atau oleh gangguan peristaltik.
Etiologi

Ekstralumi Hernia, karsinoma, adhesi, abses


nal

Intrinsik Tumor primer, malarotasi, penyakit


Crohn, infeksi (TB, diverticulitis),
dinding hematoma, striktur iskemik,
usus intususepsi.

Batu empedu, enterolith, benda


Intralumina asing, bezoar (massa yang
terperangkap di saluran cerna),
l impaksi fekal.
Etiologi

(A) Hernia inkarserata; usus terjepit di dalam pintu hernia, (B) Invaginasi:
bagian yang masuk makin diteruskan oleh peristaltik, (C) Adhesi atau pita,
(D) Volvulus, (E) Tumor usus, (F) Kumpulan cacing askariasis, (a) usus
sebelah oral kembung karena obstruksi, (b) usus aboral kosong.
Klasifikasi
Ileus dibagi menjadi ileus obstruksi/mekanik/dinamik dan
paralitik/adinamik/fungsional.
Ileus mekanik dibagi 3 berdasarkan sifat sumbatan: parsial,
simpel, strangulasi

Obstruksi sebagian (makanan masih


dapat lewat dan masih bisa flatus dan
Parsial defekasi).

Terjadi obstruksi tanpa disertai gangguan


Simpel vaskularisasi.

Terjadi obstruksi disertai gangguan


Strangul vaskularisasi sehingga timbul nekrosis,
asi gangren, dan perforasi.
Klasifikasi
Ileus mekanik dibagi menjadi 2 menurut letak
sumbatannnya:

bila sumbatan terdapat


Letak dari duodenum sampai
tinggi valvula ileosekalis.

bila sumbatan terdapat


Letak setelah valvula
rendah ileosekalis.
Klasifikasi
Patogenesis
Obstruksi pada
usus

Makanan tertumpuk di
lumen usus

Tekanan intraluminal
meningkat
Tekanan terhadap dinding usus
meningkat
Obstruksi vasa limfatika dan
Obstruksi arteri pada
vena-vena pada dinding
dinding usus
usus

Edema Infark

Translokasi bakteri Gangren

Nekrosis Perforasi
Patofisiologi
Gejala Klinis
Terdapat 4 tanda kardinal:
1. Nyeri abdomen
2. Muntah
3. Distensi
4. Kegagalan defekasi dan flatus
Gejala Klinis
Klasifikasi Letak Etiologi Klinis

Ileus letak Duodenum, Adhesi, hernia, Muntah terus


tinggi jejenum, ileum volvulus, menerus, perut
intususepsi, biasanya tidak
gallstone ileus, kembung
neoplasma

Ileus letak Colon, rectum Neoplasma, Ditandai perut


rendah hernia, kembung,
volvulus, muntah
intususepsi, biasanya tidak
divertikulitis terjadi
Diagnosis
Anamnesis
Nyeri kolik perut, di sekitar umbilikus
pada ileus obstruksi usus halus dan
di suprapubik pada ileus obstruksi
usus besar.
Mual dan muntah, tidak bisa BAB,
tidak dapat flatus, dan perut
kembung.
Gejala umum berupa syok, oligouri,
dan gangguan elektrolit.
Diagnosis
Pada inspeksi abdomen, terlihat distensi, darm countour
Inspeksi (gambaran kontur usus), darm steifung (gambaran
usus), terutama pada penderita yang kurus.
gerakan

Pada palpasi, diraba adanya defans muskular, ataupun adanya


Palpasi tanda peritonitis seperti nyeri tekan, nyeri lepas, teraba massa
seperti pada tumor, invaginasi, dan hernia.

Pada perkusi didapatkan bunyi hipertimpani.


Perkusi

Pada auskultasi, terdengar hiperperistaltik yang kemudian suara


Auskulta usus meninggi (metalic sound) terutama pada permulaan
terjadinya obstruksi dan borborygmi sound terdengar sangat
si jelas pada saat serangan kolik.
Pemeriksaan Penunjang

BNO 3
Posisi

Posisi setengah
Posisi supine duduk dengan step ladder pattern
dapat ditemukan gambaran air fluid ditemukan gambaran
gambaran distensi level yang dekubitus dapat
usus dan herring membentuk step Posisi lateral
bone appearance ladder pattern
Pemeriksaan Penunjang

Enterocl
ysis

(a). adhesional small bowel


obstruction. Menunjukan Enteroclysis berfungsi untuk
gambaran lumen usus yang mendeteksi adanya obstruksi
menyempit (tanda anak dan membedakan obstruksi
panah) parsial dan total
Pemeriksaan Penunjang

CT Scan Abdomen

Ileus obstruksi pada CT scan


(dilatasi lumen usus halus, dan
dekompresi terminal ileum (I) dan
kolon asenden (C))
Pemeriksaan Penunjang

CT Scan Abdomen

Ileus obstruksi pada CT scan


(dilatasi lumen usus halus, dan
dekompresi terminal ileum (I) dan
kolon asenden (C))
Pemeriksaan Penunjang

USG Abdomen

USG abdomen dengan gambaran dilatasi usus halus


Spefisitas dari USG dilaporkan mencapai 100%. Pemeriksaan ini
dapat menunjukan gambaran dan penyebab dari obstruksi
dengan melihat pergerakan dari usus.
Penatalaksanaan
Pasien dengan obstruksi intestinal biasanya mengalami
dehidrasi dan kekurangan elektrolit yang membutuhkan
pengganti cairan intravena dengan cairan salin isotonik
1. seperti Ringer Laktat.

Urin harus dimonitor dengan kateter.


2.

Pemeriksaan elektrolit serial.


3.

Antibiotik spektrum luas untuk profilaksis.


4.
Dekompresi
Pemasangan NGT bertujuan untuk
mengosongkan lambung,
mengurangi resiko terjadinya
aspirasi pneumoni karena muntah
dan meminimalkan terjadinya
distensi abdomen.
Terapi Operatif
Koreksi sederhana (simple correction).Tindakan bedah
sederhana untuk membebaskan usus dari jepitan, misalnya pada
1. hernia inkarserata non-strangulasi, jepitan oleh streng/adhesi
atau pada volvulus ringan.

Tindakan operatif by-pass.Membuat saluran usus baru yang


"melewati" bagian usus yang tersumbat, misalnya pada tumor
2. intraluminal.

Membuat fistula entero-cutaneus pada bagian proximal dari


3. tempat obstruksi, misalnya pada Ca stadium lanjut.

Melakukan reseksi usus yang tersumbat dan membuat


anastomosis ujung-ujung usus untuk mempertahankan
kontinuitas lumen usus, misalnya pada Ca colon dan invaginasi
4. strangulata.
Komplikasi
Komplikasi dari ileus obstruksi dapat
berupa nekrosis usus, perforasi usus
yang dapat menyebabkan peritonitis
dan kematian.
ILEUS OBSTRUKSI PERITONITIS

ANAMNESIS Perut kembung, Nyeri ++, terus


Nyeri kolik menerus, demam
tinggi
PEMERIKSAAN FISIK
Inspeksi Distensi abdomen Rigiditas abdomen
(perut papan)
Palpasi Nyeri tekan (+) Defans muscular (+)
Perkusi Timpani- Hipertimpani
hipertimpani
Auskultasi Metalic sound Suara peristaltik
lemah atau
menghilang
RT Sfingter ani Terasa nyeri
mencekik Sfingter ani menurn
Ampula recti kolaps Ampulla recti berisi
udara
Gambaran Radiologi
Peritonitis

Didapatkan udara bebas dalam kasus perforasi


Bayangan peritoneal fat kabur karena infiltrasi sel radang
Penebalan dinding usus akibat edema
TERIMA KASIH