Anda di halaman 1dari 16

IMPETIG

O
BULOSA
Definisi Impetigo
IMPETIGO merupakan penyakit infeksi piogenik pada
kulit epidermis superfisial dan mudah menular yang
disebabkan oleh infeksi bakteri Streptococcus dan/atau
Staphylococcus.
Impetigo menjadi infeksi bakteri pada kulit dengan kasus
tersering pada anak, terutama anak-anak yang tinggal di
darah bersuhu panas dan lembab.
Epidemiologi
Impetigo dapat terjadi pada semua ras.
Lebih sering dijumpai pada laki-laki, dan pada usia 2
sampai 5 tahun. Paling sering dijumpai pada
neonatus dan bayi, dengan 90% kasus anak di bawah
2 tahun
Patofisiologi Impetigo
Disrupsi kulit / kulit tak intak IMPETI
GO

Peningkatan reseptor
fibronektin pada kulit Suhu panas
Staphylococcus / Udara
Streptococcus sebagai lembab
bakteri komensal kulit Usia muda
Penyakit

Kolonisasi kuman (+) kulit


sebelumnya
Streptococcus dan/atau
Obat
Staphylococcus melalui
imunosupre
proses adhesi asam teichoic
sif
dengan bantuan reseptor sel
Penyakit
epitel dan reseptor fibronektin
sistemik
Mekanisme Disrupsi Kulit sebagai Penyebab Impetigo:
Menggaruk
Dermatofitosis
Varicella
Herpes simplex
Scabies
Pediculosis
Luka bakar
Pembedahan
Trauma
Terapi radiasi
Gigitan serangga
IMPETIG
O

Impetigo Impetigo
Krustosa Bulosa
IMPETIGO KRUSTOSA / KONTAGIOSA
Tersering pada anak-anak.
Organisme yang paling banyak menginfeksi kulit pada kasus
ialah Staphylococcus aureus yang bermigrasi dari kulit normal
dan menginfeksinya, sedangkan Streptococcus -
haemolyticus grup A (SBHGA) berperan dalam
berkembangnya lesi.
TEMPAT PREDILEKSI: muka sekitar hidung dan mulut, anggota
gerak (kecuali telapak tangan dan kaki), dan badan.
KELAINAN KULIT: vesikula/bula berdinding tipis di atas kulit
eritem yang cepat pecah, sehingga vesikula/bulanya sendiri
amat jarang terlihat. Yang terlihat adalah krusta tebal warna
kuning kecoklatan / keemasan seperti madu. Krusta dilepas
tampak erosi di bawahnya.
Tidak disertai gejala konstitusi (demam, malaise, mual),
kecuali jika kelainan kulitnya berat.
Lesi dapat berpindah ke bagian tubuh lain melalui jari,
pakaian, handuk, serta kontak dengan orang yang terinfeksi
juga memungkinkan terjadinya penularan.
IMPETIGO BULOSA
Pada semua umur.
Impetigo bulosa sering disebabkan
oleh infeksi bakteri Staphylococcus
aureus koagulase-positif.
Impetigo bulosa dapat terjadi pada
kulit yang intak.
TEMPAT PREDILEKSI: muka dan
bagian tubuh lainnya, termasuk
telapak tangan dan telapak kaki.
Mukosa membran dapat terkena.
KELAINAN KULIT: timbul bula yang
bertambah besar, kurang cepat
pecah dan dapat tahan 2-3 hari. Isi
bula mula-mula jernih, kemudian
keruh. Sesudah pecah nampak
krusta kecoklatan yang tepinya
Impetigo bulosa umumnya terjadi karena toksin
eksfoliasi dari Staphylococcus aureus yang
dinamakan eksfoliatin A dan B. toksin tersebut
menyebabkan pelepasan adhesi sel dari dermis
superfisialis, yang menimbulkan terbentuknya
blister dan pengelupasan kulit melalui
pemecahan lapisan sel granular dari epidermis
Diagnosis
Secara umum dapat ditegakkan melalui anamnesis dan
pemeriksaan fisik.
LABORATORIUM
o Bila diperlukan dapat memeriksa isi bula dengan
pengecatan gram untuk mencari Staphylococcus
Streptococcus.
o Diagnosis pasti penyebab melalui kultur bakteri, namun
jarang dilakukan. Umumnya untuk keperluan penelitian.
Diagnosis Banding
o Varisela
o Ektima
o Sifilis stadium II
o Pemfigus
Komplikasi
o Glomerulonefritis
o Sepsis
o Pneumonia
o Meningitis
Penatalaksanaan
Pengobata Pengobata
n Topikal n Sistemik
Dikloksasilin
Krim
antibiotik 5-15 mg/kg/dosis, 3-
4dd
Drainase: Kloksasilin
bula & pustul
ditusuk 10-25 mg/kg/dosis,
dengan jarum 4dd
Fenoksimetil
steril penisilin
Kompres 7,5-12,5
dengan NaCl mg/kg/dosis, 4dd
0,9% Eritromisin
12,5-50 mg/kg/dosis,
4dd
Clindamycin
8-20 mg/kg/hari, 3-
4dd
Kebersihan
o Mandi teratur dengan sabun mandi
o Pakaian, handuk, sprei sering diganti dan
dicuci air panas serta dipakai sendiri
Prognosis
o Dubia ad bonam.
o Impetigo bisa sembuh sendiri tanpa terapi
obat dalam waktu 2-3 minggu.
o Sembuh dalam waktu 7-10 hari dengan
terapi adekuat.