Anda di halaman 1dari 21

gaya dan gerakan rotasi pada gigi tiruan

gunawan srisarjono
Retensi : Ketahanan gigi tiruan untuk
melawan upaya pengelepasannya dari
mulut
Kestabilan / stabilisasi :Daya tahan GT untuk
bertahan di tempatnya melawan gerakan-
gerakan

2
Seimbang dengan otot-otot
Berarti tekanan otot-otot lidah,bibir dan
pipi yang bekerja pada GT selama gerakan
fungsional dengan gigi-gigi tidak dalam
keadaan berkontak, tidak menyebabkan
terlepasnya GT

Keseimbangan oklusi
Tekanan yang dikeluarkan oleh GT yang
satu kepada GT lawannya selama gerak
fungsional dengan gigi-giginya dalam
keadaan berkontak, tidak menyebabkan
terlepasnya GT
3
gigi tiruan selama berfungsi

gaya :
gaya oklusal/vertikal
gaya lateral
gaya anterior posterior
gaya pemindahan
rotasi:
rotasi di sekeliling garis fulkrum
rotasi pada sumbu longitudinal
rotasi pada sumbu imajiner yang tegak
lurus pada pusat rahang

4
gaya oklusal/vertikal

yaitu: gaya yang timbul pada saat makanan


berada di permukaan oklusal gigi tiruan
sebelum dan pada saat berfungsi atau gigi
oklusi

5
gaya ini disalurkan pada gigi penyangga
GT bounded saddle: diterima occlusal rest,
disalurkan ke akar gigi membran
periodontal tulang alveolar
GT free end: sebagian diterima gigi
penyangga, sebagian oleh jaringan
mukosa di bawah basis

6
GT bounded

7
gaya oklusal tergantung atas:
usia
jenis kelamin
kekuatan otot mastikasi
bahan anasir gigi tiruan
kebiasaan makan
lokasi gigi yag diganti

8
gaya lateral

timbul saat rahang bawah bergerak dari


posisi kontak oklusi eksentrik ke posisi
sentrik atau sebaliknya
paling merusak karena hanya ditahan oleh
sebagian ligamen periodontal atau
mukosa

9
Klasifikasi oklusi

1.Balanced oklusi: keadaan bertemunya gigi-geligi


protesa penuh atau gigi-geligi tanpamenimbulkan
gangguan oklusi atau keseimbangan protesa atau
gigi-geligi.
2. Oklusi sentrik: posisi relasi sentrik rahang yang
menunjukkan adanya interkuspasimaksimal.
3. Oklusi eksentrik: setiap oklusi yang tidak sentrik
melainkan protrusif, retrusif, atau lateral
4. Oklusi edge-to-edge: keadaan oklusi yang
ditandai dengan terjadinya pertemuan sepanjang
ujung insisal ketika dalam keadaan oklusi sentrik.

10
5.Oklusi ideal :keadaan beroklusi setiap gigi, kecuali
insisifus sentral bawah dan molartiga atas,
beroklusi dengan dua gigi dilengkung
antagonisnya dan didasarkan pada bentuk gigi
yang tidak mengalami keausan
6. Oklusi normaloklusi yang memenuhi persyaratan
fungsi dan estetik walau disertaiadanya
ketidakteraturan pada gigi secara individu.
7.Oklusi trauma setiap oklusi gigi yang dapat
menyebabkan cedera terhadap strukturoral atau
struktur terkait, gigi atau periodosium

11
untuk mencegahnya:
penyaluran gaya lateral sebanyak mungkin
kepada gigi asli
pengurangan sudut tonjol gigi
pengurangan luas permukaan oklusal gigi
pemakaian desain cengkeram bilateral
penyusunan oklusi dan artikulasi yang harmonis

12
gaya anterior posterior

terjadi pada pergerakan rahang di mana gigi


depan ada pada posisi edge to edge atau oklusi
protusif ke oklusi sentrik dan sebaliknya
ada kecenderungan gigi anterior bawah bergerak
ke posterior dan gigi rahang atas bergerak ke
anterior

13
pada RB:
penempatan lengan cengkeram sampai pada
permukaan mesial jika cengkeram berasal dari
sandaran distal
penempatan sandaran dan konektor minor di sisi
mesial gigi penyangga
perluasan basis sampai retromolar pad
pengurangan sudut tonjol gigi
penyusunan oklusi dan artikulasi harmonis

14
pada RA:
perluasan basis sampai tuber maksilaris
penempatan cengkeram pada gigi posterior atau
sandaran dan konektor minor pada permukaan
distal
perluasan konektor utama sampai gigi anterior
pengurangan sudut tonjol gigi
penyusunan oklusi dan artikulasi harmonis

15
gaya pemindah

timbul karena saat mastikasi makanan lengket pada


permukaan oklusal gigi tiruan dan pada saat
mulut terbuka protesa tertarik ke arah oklusal
selain itu karena:
pergerakan otot perifer
kekuatan tidak terkontrol (batuk, bersin)
gaya berat protesa RA
ditahan oleh lengan retentif cengkeram dan bagian
retentif lainnya

16
gerakan rotasi

rotasi pada garis fulkrum


pergerakan yang terjadi di sekeliling sumbu putar
yang terbentuk oleh dua buah sandaran utama
tergantung pada kompresibilitas mukosa
garis fulkrum merupakan pusat rotasi basis
protesa menjahui jaringan mukosa

17
dapat diatasi dengan:
cetakan fungsional yang tepat
pembuatan basis yang tepat
kualitas jaringan pendukung masih baik

18
pergerakan rotasi pada sumbu longitudinal
terjadi melalui pusat sandaran dan puncak lingir
pada saat berfungsi
dapat diatasi dengan: ketegaran konektor utama
dan lengan retentif cengkeram pada sisi lainnya
(desain bilateral), kedua lengan harus retentif
(desain unilateral

19
pergerakan rotasi pada sumbu imajiner
pergerakan tegak lurus pusat rahang karena gaya
kunyah horisontal dan diagonal yang bekerja
pada protesa
dapat ditanggulangin oleh lengan pengimbang atau
stabilisasi dari geligi tiruan dan konektor minor
yang berkontak dengan permukaan vertikal gigi
asli

20
Thank You