Anda di halaman 1dari 37

1. Jelaskan 2 sifat pengendalian & berikan contohnya!

Pengendalian sosial yang bersifat


preventif adalah pengendalian sosial
yang dilakukan sebelum terjadinya
pelanggaran. Dalam sosialisasi, nasihat,
anjuran, larangan atau perintah dapat
disampaikan sehingga terbentuklah
kebiasaan yang disenangi untuk
menjalankan peran sesuai dengan yang
diharapkan. Misalnya, nasihat guru
terhadap siswanya. Guru meminta siswa
untuk selalu belajar dan membuat
pekerjaan rumah, jika nasihat itu
didengar dan dilaksanakan oleh siswa
Pengendalian sosial yang bersifat
represif adalah pengendalian sosial
yang ditujukan untuk memulihkan
keadaan seperti sebelum pelanggaran
itu terjadi. Pengendalian ini dilakukan
setelah orang melakukan suatu tindakan
penyimpangan sosial. Biasanya diikuti
dengan penjatuhan sanksi bagi pelaku
penyimpangan sosial. Misalnya, seorang
pelajar yang melanggar peraturan
sekolah- Pelajar tersebut dikenai sanksi.
Tujuannya agar ketertiban sekolah
2. Bentuk 3 sanksi yang digunakan untuk tertib
sosial,jelaskan dan berikan contohnya!
1. Sanksi Fisik : Sanksi yang
mengakibatkan penderitaan fisik
Misalnya : didera, dpenjara, diikat dsb
2. Sanksi Psikologi : Sanksi dengan
beban kejiwaan Missal: dicopot
kepangkatannya di suatu upacara dll
3. Sanksi Ekonomik : Sanksi kepada
pelanggar norma berupa pengurangan
benda dalam bentuk penyitaan dan
denda. Missal: membayar ganti rugi,
membayar denda dsb
3. Jelaskan2 macam pengendalian sosial dengan
kekerasan!
1) Kompulsi (paksaan), yaitu keadaan
yang sengaja diciptakan sehingga
seseorang terpaksa menuruti atau
mengubah sifatnya dan menghasilkan
suatu kepatuhan yang sifatnya tidak
langsung. Contoh: diberlakukannya
sanksi denda bagi pengendara sepeda
motor yang tdak memakai helm.
2) Pervasi (pengisian), adalah suatu
cara penanaman atau pengenalan
norma secara berulang-ulang sehingga
orang akan mengubah sikapnya sesuai
dengan yang diinginkan. Contoh:
4. Apakah perbedaan difresnsiasi dan stratifikasi dan
berikan contohnya.
Di dalam stratifikasi sosial, hubungan antarkelas
dalam bayak hal cenderung tidak seimbang, di
mana ada pihak tertentu yang lebih dominan dan
berkuasa daripada pihak yang lain. Sementara
itu, di dalam diferensiasi sosial yang
dipersoalkan bukanlah keseimbangan antara
berbagai kelompok (bukan antar-berbagai kelas),
melainkan sifat dasar masyarakat pluralis serta
perbedaan yang terdapat di dalamnya.
Contoh diferensiasi: suku sunda dan sukubatak
memiliki kelebihan masing-masing. Jadi
seseorang tidak bisa menganggap suku
bangsanya lebih baik, karena itu akan
menimbulkan etnosentrisme dalam masyarakat.
Contoh stratifikasi: Andi berumur 20 tahun, Budi
berumur 15 tahun hal ini menunjukkan Andi
termasuk pada tingkatan usia dewasa,sementara
Budi tingkatan usia remaja.

5. Apakah Fungsi Lembaga Kemasyarakatan


Memberikan pedoman bagi anggota masyarakat,
bagai mana mereka harus bertingkah laku atau
bersikap didalam menghadapi masalah-masalah
dalam masyarakat terutama yang menyangkut
kebutuhan-kebutuhan.
Menjaga keutuhan masyarakat.
Memberikan pegangan kepada masyarakat untuk
mengadakan sistem pengendalian sosial(social
control). Artinya, sistem pengawasan masyarakat
terhadap tingkah laku anggota-anggotanya.
6. Apa yang anda ketahui tentang difrensiasi intelektual.

Diferensiasi intelektual yaitu perolehan


hak dan kewajiban yang berbeda bagi
setiap anggota masyarakat secara
horisontal atas dasar perbedaan
kepandaian. Diferensiasi berdasarkan
intelektual (kemampuan berfikir).
Intelektual merupakan suatu kemampuan
berfikir seseorang atau faktor gen.
Kemampuan berfikir seseorang sangan
tergantung pada faktor kelahiran. Contoh:
munculnya pembedaan-pembedaan kelas
pada sekolah-sekolah tertentu.
7. Apakah dampak difrensiasi sosial?
1. Dampak Positif (Integrasi)
Interseksi adalah persilangan/pertemuan
diantara unsur-unsur yang berbeda dalam
keanggotaan di masyarakat. Interseksi bisa
mengarah ke intergrasi karena dengan
adanya persilangan keanggotaan yang sama,
konflik mampu dihindari karena adanya saling
pengertian dan asal-usul yang sama.
Mutual Akulturasi adalah proses sosial
kelanjutan dari interseksi dimana anggota
masyarakat menyukai/menggemari kebiasaan
adat istiadat, seni, kebudayaan, makanan,
seni bangunan, dsb. yang berbeda dengan
dirinya.
Asimilasi adalah pembauran / pertemuan /
pencampuran 2 kebudayaan atau lebih yang
berbeda dimana unsur-unsur aslinya sudah
tidak tampak lagi sehingga melahirkan
kebudayaan yang benar-benar baru.
Amalgamasi adalah perkawinan campuran.
Akulturasi adalah pencampuran dua
kebudayaan atau lebih, dimana unsur-unsur
asli kebudayaannya tidak hilang.
Difusi Kebudayaan adalah berpindah
kebudayaan dari satu kelompok masyarakat
ke masyarakat lainnya.
Akomodatif adalah sikap toleransi terhadap
nilai-nilai yang berbeda dengan kita.
2. Dampak Negatif (Disintegrasi)
Primordialisme adalah kesetiaan tradisional,
yaitu sikap masyarakat yang memegang teguh
terhadap tradisinya yang ditanamkan
(disosialisasikan) sejak kecil.
Etnosentrisme adalah primordialisme yang
berlebihan yang akan menghasilkan sebuah
pandangan subjektif.
Konsolidasi adalah usaha untuk menata
kembali suatu himpunan atau organisasi untuk
memperkuat organisasi/himpunan tersebut
yang justru akan menumbulkan perasaan
saling menandingi, curiga dan menjurus ke
arah perpecahan/konflik dengan diluar
kelompoknya/kelompok lain.
8. Jelaskan apa yang menjadi kemajemukan bangsa Indonesia!
Kondisi wilayah Negara kesatuan Republik
Indonesia yang terdiri kurang lebih
17.058 buah pulau besar dan kecil
berkembang melahirkan keragaman
budaya.
Letak wilayah Indonesia yang strategis
pada posisi silang sehingga
memungkinkan terjadi kontak dengan
bangsa-bangsa lain. Akibat pertemuan
dengan pendatang menyebabkan tercipta
proses asimilasi melalui perkawinan
campuran (amalgamasi) sehingga
terbentuk ras dan etnis.
9. Jelaskan apa itu toleransi dan sebutkan 2 model toleransi

Pengertian toleransi secara luas adalah suatu


sikap atau perilaku manusia yang tidak
menyimpang dari aturan, dimana seseorang
menghargai atau menghormati setiap tindakan
yang orang lain lakukan. Ada 2 model
toleransi:
1. Membangun toleransi dengan menggunakan
pendekatan sistem sosial.
2. Membangun toleransi dengan menggunakan
pendekatan sistem budaya
toleransi membutuhkan interksi sosial melalui
percakapan dan pergaulan yang intensif.
membangun kepercayaan di antara berbagai
kelompok dan aliran.
10. Apa yang memperkuat ketahan sosial masyarakat
melalui toleransi
1. Kemampuan masyarakat melindungi
warganya yang di dalam realitasnya bersifat
majemuk baik secara vertikal maupun
secara horizontal.
2. Partisipasi masyarakat dalam organisasi
melaui kegiatan-kegiatan organisasi yang
menjalin hubungan antarwarga masyarakat.
3. Kemampuan masyarakat untuk mencegah
dan mengelola konflik dengan cara
membangun toleransi dengan pendekatan
sistem sosial, yaitu melalui hubungan
antara anggota-anggota dari berbagai
kelompok.
11. Sebutkan 2 kemajemukan yang penyebab konflik
Pada dasarnya secara sederhana
penyebab konflik dibagi dua yaitu:
1. Kemajemukan Horizontal. Yang
artinya adalah struktur masyarakat
yang majemuk secara kultural,
seperti suku bangsa, ras, dan
majemuk secara sosial dalam arti
perbedaan pekerjaan atau profesi.
2. Kemajemukan Vertical. Yang artinya
struktur masyarakat yang
terpolarisasi berdasarkan kekayaan,
pendidikan, dan kekuasaan.
12. Apa yang menyebabkan akar konflik dan apa akibatnnya
Adanya hubungan sosial, ekonomi, politik yang akarnya
adalah perbuatan atas sumber-sumber kepemilikan.
-Perbedaan individu yang meliputi perbedaan pendirian
dan perasaan.
-Perbedaan latar belakang kebudayaan sehingga
membentuk pribadi-pribadi yang berbeda.
-Perbedaan kepentingan antara individu atau kelompok
Manusia memiliki perasaan, pendirian maupun latar
belakang kebudayaan yang berbeda.
-Perubahan-perubahan nilai yang cepat dan mendadak
dalam masyarakat.
Akibat konflik:
1. Bertambah kuatnya rasa solidaritas kelompok
2. Hancurnya kesatuan kelompok
3. Adanya perubahan kepribadian individu
4. Hancurnya nilai-nilai norma sosial yang ada
5. Hilangnya harta benda (material) dan korban manusia
13. Jelaskan dan berikan contoh hasil-hasil konflik!
Konflik Vietnam berubah menjadi perang.
Konflik Timur Tengah merupakan contoh
konflik yang tidak terkontrol, sehingga timbul
kekerasan. hal ini dapat dilihat dalam konflik
Israel dan Palestina.
Konflik Katolik-Protestan di Irlandia Utara
memberikan contoh konflik bersejarah
lainnya.

Banyak konflik yang terjadi karena


perbedaan ras dan etnis. Ini termasuk konflik
Bosnia-Kroasia (lihat Kosovo), konflik di
Rwanda, dan konflik di Kazakhstan.
14. Jelaskan fungsi positif menurut Coser
a. Konflik akan meningkatkan solidaritas
sebuah kelompok yang kurang kompak.
b. Konflik dengan kelompok tertentu
akan melahirkan kohesi dengan
kelompok lainnya dalam bentuk aliansi.
Misalnya, konflik antara Perancis
dengan Amerika Serikat tentang
serangan ke Irak memunculkan kohesi
yang lebih solid antara Perancis dan
Jerman.
c. Konflik di dalam masyarakat biasanya
akan menggugah warga yang semula
pasif untuk kemudian memainkan peran
15. Apa fungsi positif konflik menurut Himes
a. Secara struktural, konflik dapat mengubah
keseimbangan kekuasaan antara kelompok
dominan dan kelompok minoritas.
b. Dari sisi komunikasi, konflik meningkatkan
perhatian masyarakat terhadap hal yang
dipersengketakan dalam konflik, meningkatkan
kesediaan media massa untuk memberitakannya,
memungkinkan masyarakat memperoleh
informasi baru, dan mengubah pola komunikasi
berkenaan dengan hal tersebut.
c. Dari sisi solidaritas, konflik akan meningkatkan
dan memantapkan solidaritas di antara kelompok
minoritas.
d. Dari sisi identitas, konflik akan menumbuhkan
kesadaran mengenai siapa mereka dan
mempertegas batas-batas kelompok.
16. Apa yang menjadi faktor pendorong terjadinya integrasi
A. Faktor Internal:
kesadaran diri sebagai makhluk sosial
tuntutan kebutuhan
jiwa dan semangat gotong royong
B. Faktor External:
tuntutan perkembangan zaman
Persamaan dalam unsur kebudayaan
terbukanya kesempatan berpartisipasi dalam
kehidupan bersama
persaman visi, misi, dan tujuan
sikap toleransi terhadap kelompok berbeda
Kesempatan yg seimbang dalam ekonomi
Sikap saling menghargai orang lain
17. Sebutkan kategori masyarakat majemuk menurut J.S furnivall!
Masyarakat majemuk dengan kompetisi seimbang, yaitu
masyarakat majemuk yang terdiri atas sejumlah
komunitas atau kelompok etnis yang memiliki kekuatan
kompetitif seimbang.
Masyarakat majemuk dengan mayoritas dominan, yaitu
masyarakat majemuk yang terdiri atas sejumlah
komunitas atau kelompok etnis yang kekuatan
kompetitip tidak seimbang.
Masyarakat majemuk dengan minoritas dominan, yaitu
masyarakat yang antara komunitas atau kelompok
etnisnya terdapat kelompok minoritas, tetapi
mempunyai kekuatan kompetitip di atas yang lain,
sehingga mendominasi politik dan ekonomi.
Masyarakat majemuk dengan fragmentasi, yaitu
masyarakat yang terdiri atas sejumlah besar komunitas
atau kelompok etnis, dan tidak ada satu kelompok pun
yang mempunyai posisi politik atau ekonomi yang
dominan.
18. Apakah ciri-ciri masyarakat majemuk
Terintegrasinya masyarakat ke dalam kelompok-
kelompok sosial yang memiliki ciri khas budaya
yang berbeda satu sama lain.
Adanya lembaga-lembaga sosial yang saling
tergantung satu sama lain karena adanya tingkat
perbedaan budaya yang tinggi.
Kurang mengembangkan konsensus di antara
para anggota masyarakat tentang nilai-nilai
sosial yang bersifat dasar.
Kecenderungan terjadinya konflik lebih besar di
antara kelompok satu dengan yang lain.
Integrasi sosial tumbuh di antara kelompok
sosial yang satu dengan yang lain.
Adanya kekuasaan politik oleh suatu kelompok
atas kelompok yang lain.
19. Apakah dampak kemajemukan sosiokutural
1. Konflik sosial
Proses/keadaan dimana dua pihak
atau lebih berusaha menggagalkan
tujuan pihak lain karena ada
perbedaanpendapat, nilai-nilai atau
tuntutan masing-masing pihak.
2. Integrasi sosial
Proses penyatuan antar dua unsur
atau lebih yang mengakibatkan
terciptanya keinginan yang berjalan
secara baik dan benar.
20. Apa yang menentukan keberhasilan intragsi sosial
Untuk meningkatkan integrasi sosial,
maka pada diri masing2 harus
mengendalikan perbedaan/konflik yg
ada pada suatu kekuatan bangsa dan
bukan sebaliknya.
Tiap warga masyarakat merasa dapat
saling mengisi kebutuhan antara satu
dengan yg lainnya.
21. Sebutkan alat pemersatu bangsa indonesia:
a. Lambang negara
b. Semboyan negara
c. Bahasa Indonesia
d. Bendera negara
e. Lagu kebangsaan Indonesia Raya
f. Konstitusi negara (Hukum Dasar)
22. Langkah-langkah apa yang ditempuh guna
menghindari disintegrasi?
1. Menanamkan nilai-nilai Pancasila, jiwa sebangsa
dan setanah air dan rasa persaudaraan, agar
tercipta kekuatan dan kebersamaan di kalangan
rakyat Indonesia.
2. Menghilangkan kesempatan untuk
berkembangnya primodialisme sempit pada
setiap kebijaksanaan dan kegiatan, agar tidak
terjadi KKN.
3. Meningkatkan ketahanan rakyat dalam
menghadapi usaha-usaha pemecahbelahan dari
anasir luar dan kaki tangannya.
4. Penyebaran dan pemasyarakatan wawasan
kebangsaan dan implementasi butir-butir
Pancasila, dalam rangka melestarikan dan
menanamkan kesetiaan kepada ideologi bangsa.
5. Menumpas setiap gerakan separatis
secara tegas dan tidak kenal kompromi.
6. Membentuk satuan sukarela yang
terdiri dari unsur masyarakat, TNI dan
Polri dalam memerangi separatis.
7. Melarang, dengan melengkapi dasar
dan aturan hukum setiap usaha untuk
menggunakan kekuatan massa.
23. Perubahan sosial terbagi 2 perubahan secara
cepat dan lambat, jelaskan perubahan secara cepat!
Revolusi adalah perubahan yang sangat
cepat. Revolusi bersifat radikal dengan
menghancurkan seluruh tatanan lama untuk
digantikan dengan tatanan baru. Di dalam
prosesnya. revolusi seringkali disertai dengan
kekerasan serta jumlah korban yang besar.
Sejarah modern mencatat dan mengambil
rujukan revolusi mula-mula pada Revolusi
Perancis, kemudian Revolusi Amerika. Namun,
Revolusi Amerika lebih merupakan sebuah
pemberontakan untuk mendapatkan
kemerdekaan nasional, ketimbang sebuah
revolusi masyarakat yang bersifat domestik
seperti pada Revolusi Perancis.
24. Jelaskan syarat terjadinya revolusi?
a. Harus ada keinginan dari masyarakat
untuk mengadakan suatu perubahan.
b. Adanya pemimpin yang mampu
memimpin masyarakat untuk
mengadakan perubahan.
c. Adanya pemimpin yang dapat
menampung keinginan atau aspirasi
dari masyarakat dan merumuskannya
menjadi program kerja.
d. Ada tujuan konkret yang dapat
dicapai.
e. Harus ada momentum yang tepat
untuk memulai gerakan.
25. Jelaskan faktor penyebab perubahan sosial budaya
1) Lingkungan Alam Fisik yang Ada di
Sekitar Manusia
Perubahan dapat disebabkan oleh
lingkungan fisik, seperti terjadinya
gempa bumi, taufan, banjir besar, dan
lain-lain mungkin menyebabkan bahwa
masyarakat yang mendiami daerah-
daerah tersebut terpaksa harus
meninggalkan tempat tinggalnya.
Apabila masyarakat tersebut mendiami
tempat tinggalnya yang baru, maka
mereka harus menyesuaikan diri
dengan keadaan alam yang baru
2) Peperangan
Peperangan dengan negara lain dapat
menyebabkan terjadinya perubahan
perubahan yang sangat besar baik pada
lembaga kemasyarakatan maupun struktur
masyarakat.
3) Pengaruh Kebudayaan Masyarakat Lain
Adanya pengaruh kebudayaan masyarakat lain
dapat menyebabkan terjadinya perubahan
sosial dan budaya. Hubungan yang dilakukan
secara fisik antara dua masyarakat, mempunyai
kecenderungan untuk menimbulkan pengaruh
timbal-balik, artinya masingmasing masyarakat
mempengaruhi masyarakat lainnya, tetapi juga
menerima pengaruh dari masyarakat yang lain
itu.
26. Apakah yang melatar belakangi pembangunan?
Persoalan yang dihadapi oleh negara
sedang berkembang adalah kemiskinan
dan keterbelakangan yang erat sekali
dengan faktor historis, yakni eksploitasi,
pemerasan dan penjajahan. Kenyataan
sejarah inilah yang meyakinkan kita
bahwa faktor-faktor struktural yang
sengaja diciptakan oleh struktur politik
dalam masa kolonialisme barat-lah
yang melatarbelakangi pembangunan.
27. Sebutkan 2 Sistem pelapisan sosial
1) Sistem Fungsional, merupakan
pembagian kerja kepada kedudukan
yang tingkatnya berdampingan dan
harus bekerja sama dalam
kedudukan yang sederajat.
2) Sistem Skalar, merupakan
pembagian kekuasaan menurut
tangga atau jenjang dari bawah ke
atas ( Vertikal ).

-Sistem Pelapisan masyarakat tertutup


-Sistem Pelapisan masyarakat terbuka
28. Jelaskan 3 pendekatan dalam mempelajari
stratifikasi sosial!
1. Pendekatan Objektif
Pendekatan objektif artinya, usaha untuk memilah-
milah masyarakat kedalam beberapa lapisan
dilakukan menurut ukuran-ukuran yang objektif
berupa variable yang mudah diukur secara
kuantitatif.
2. Pendekatan Subjektif
Pendekatan subjektif artinya munculnya pelapisan
sosial dalam masyrakat tidak diukur dengan kriteria-
kriteria yang objektif, melainkan dipilih menurut
kesadaran subjektif warga itu sendiri,
3. Pendekatan Reputasional
Pendekatan reputasional artinya pelapisan social
disusun dengan cara subjek penelitian diminta
menilai setatus orang lain dengan jalan
menempatkan orang lain tersebut ke dalam skala
tertentu.
29. Kemiskinan ada yang bersifat absolut dan relatif,
jelaskan dan berikan contohnya!
Kemiskinan absolut adalah kemiskinan yang
dipandang dari pendapatan masyarakat yang secara
nyata di bawah garis kemiskinan. Contoh tidak cukup
untuk memenuhi pangan, sandang, kesehatan,
perumahan, dan pendidikan yang diperlukan untuk
bisa hidup dan bekerja.
Kemiskinan relatif adalah kemiskinan yang dilihat
berdasarkan perbandingan antara suatu tingkat
pendapatan dengan tingkat pendapatan lainnya.
Contohnya, seseorang yang tergolong kaya (mampu)
pada masyarakat desa tertentu bisa jadi yang
termiskin pada masyarakat desa yang lain.
Kemiskinan jenis ini sering dikaitkan karena
pengaruh kebijakan pembangunan yang belum
menjangkau seluruh masyarakat, sehingga
menyebabkan ketimpangan.
30. Dalam mengukur standar kemiskinan Kuncoro
menggunakanPoverty line , absolute dan relative
poverty, Deserving poor dan target population.
jelaskan dan berikan contohnya.
a) Powerty line (garis kemiskinan). Yaitu tingkat
konsumsi rumah tangga minimum yang dapat diterima
secara sosial. Ia biasanya dihitung berdasarkan income
yang dua pertiganya digunakan untuk keranjang
pangan yang dihitung oleh ahli statistik kesejahteraan
sebagai persediaan kalori dan protein utama yang
paling murah.
b) Absolute and relative poverty (kemiskinan absolut
dan relatif). Kemiskinan absolut adalah kemiskinan
yang jatuh dibawah standar konsumsi minimum dan
karenanya tergantung pada kebaikan (karitas/amal).
Sedangkan relatif adalah kemiskinan yang eksis di atas
garis kemiskinan absolut yang sering dianggap sebagai
kesenjangan antara kelompok miskin dan kelompok
non miskin berdasarkan income relatif.
c) Deserving poor adalah kaum miskin
yang mau peduli dengan harapan
orang-orang non-miskin, bersih,
bertanggungjawab, mau menerima
pekerjaan apa saja demi memperoleh
upah yang ditawarkan.
d) Target population (populasi sasaran
adalah kelompok orang tertentu yang
dijadikan sebagai objek dan kebijakan
serta program pemerintah. Mereka
dapat berupa rumah tangga yang
dikepalai perempuan, anak-anak, buruh
tani yang tak punya lahan, petani
31. Apa yang menyebabkan kemiskinan?jelaskan dan
berikan contohnya
Kemiskinan kultural: mengacu pada persoalan
sikap seseorang atau masyarakat yang disebabkan
oleh faktor budaya, seperti tidak mau berusaha
memperbaiki tingkat kehidupan, malas, pemboros,
tidak kreatif meskipun ada bantuan dari pihak luar.
Kemiskinan struktural: situasi miskin yang
disebabkan karena rendahnya akses terhadap
sumber daya yang terjadi dalam suatu sistem
sosial budaya dan sosial politik yang tidak
mendukung pembebasan kemiskinan, tetapi
seringkali menyebabkan suburnya kemiskinan.
Contoh : tidak terlalu sulit dijumpai rumah-rumah
kumuh berderet di bantaran sungai, atau para
pengemis yang berkeliaran di perempatan-
perempatan jalan di Indonesia.

Anda mungkin juga menyukai