Anda di halaman 1dari 18

HEMATEMESIS MELENA EC TUKAK

GASTER

IP Ady Putra Astawan


102011141
Skenario
Seorang laki laki berusia 50 tahun datang ke poliklinik
umum dengan keluhan muntah berwarna kehitaman
seperti kopi 3 x sejak 2 hari yang lalu
Rumusan masalah
Laki-laki 50th muntah berwarna kehitaman seperti kopi 3x

sejak 2 hari yang lalu.


Mind map
Anamnesis
Pencegahan Pemeriksaan
Fisik
Penatalaksanaan

Komplikasi Pemeriksaan
RM
Penunjang
Etiologi

Epidemiologi Working
Diagnosis
Patofisiologi
Differential
Diagnosis
Hipotesis
Pasien menderita hematemesis melena ec tukak gaster
Anamnesis
Auto-anamnesis
Identitas : laki-laki, 50 tahun
KU :
muntah kehitaman 3x sejak 2 hari, sedikit
RPS :
nyeri ulu hati, bertambah saat makan. Nyeri berkurang setelah
minum obat maag. Nyeri ulu hati hilang timbul sejak 2 tahun
belakangan ini & BAB hitam busuk sejak 2 hari
RPD :
penyakit jantung dan konsumsi obat jantung
RPK
RS
Pemeriksaan Fisik
Keadaan Umum dan tingkat kesadaran.
Tanda-tanda vital.
Inspeksi : konjungtiva anemis
Palpasi : nyeri tekan (+) epigastrium
Perkusi
Auskultasi : bising usus (+) normal
Pemeriksaan Penunjang
Endoskopi
Tes darah
Ureum dan kreatinin
Kenaikan ureum relatif terhadap kreatin ditemukan perdarahan
saluran pencernaan atas yang signifikan dan menunjukkan jumlah
protein yang terkandung dalam darah segar di lambung, juga
mementukkan tingkat dehidrasi
Pemeriksaan K+
Bisa lebih tinggi dari normal akibat absorpsi darah di usus haus
Working diagnosis
Hematemesis Melena et causa Ulkus Gaster

Hematemesis (muntah darah), biasanya disebabkan


o/penyakit SCBA
Segar (bekuan/gumpalan atau cairan berwarna merah cerah) atau
Kecoklatan ( butiran kopi, karena enzim dan as lambung)
Melena keluarnya tinja yang lengket dan hitam per
rektal seperti aspal, bau yang khas, mengandung
campuran darah yang lengket (menunjukkan perdarahan
SCBA serta dicernanya darah pd usus halus)
Etiologi
Tukak lambung gastritis akibat H. pylori

Hematemesis bersifat tidak massif dan timbul setelah

penderita minum obat-obatan yang menyebabkan iritasi


lambung.

Sebelum muntah penderita mengeluh nyeri ulu hati.

Perlu ditanyakan juga apakah penderita sedang atau sering

menggunakan obat OAINS atau sering minum alcohol atau


jamu-jamuan.
co: Aspirin
Epidemiologi
Lebih banyak pada negara berkembang
Umumnya menyerang dewasa muda akibat pola hidup

Perdarahan SCBA terbanyak 1. varises esophagus, 2.

perdarahan lambung
Ulkus gaster 40 - 60 tahun

Laki laki > wanita


Patofisiologi
Sel parietal

Sel peptik
Bahan iritan : Defek pada
As.lambung, (zimogen)
Alkohol, barier
HCL, pepsinogen--
OAINS mukosa
pepsin

Dilatasi &
Difusi balik
permiabilitas Histamin
ion H+
pem.kapiler

Kerusakan mukosa
lambung tukak
gaster
Gejala Klinis
Nyeri epigastrium

Timbul setelah makan

Mual muntah

Sindrom dyspepsia

Rasa nyeri disebelah kiri

Perdarahan & perforasi


Tatalaksana Medikamentosa
PPI ( proton pump inhibitor) iv dosis tinggi : omeprasol 80 mg
IV , 8mg/jam selama 72 jam
Antasida, antagonis reseptor H2 (penyembuhan luka)

Eradikasi Helicobacter pylori


- PPI (omeprazol 2 x 20 mg) + amoksisilin ( 2 x 1g) +
klaritromisin (2 x 500 mg) 10-14 hari.
- PPI + metronidazol (2x500mg) + klaritromisin (2 x 500 mg)
Tatalaksana Non Medikamentosa
Diet/puasa,
Istirahat yang cukup.
Pemasangan NGT (nasogastric tube) hanya atas indikasi,
yaitu untuk memantau aktifitas perdarahan
Komplikasi

Syok hipovolemik Prognosis


Anemia.
Peritonitis . Prognosis baik jika
Ca gaster dilakukan penanganan
yang cepat dan tepat.
Kesimpulan
Perdarahan saluran cerna bagian atas merupakan salah
satu penyakit yang sering dijumpai, terkadang
memerlukan tindakan yang cepat dan tepat.
Perdarahan akut SCBA atau hematemesis melena dapat
di sebabkan oleh berbagai hal seperti konsumsi obat
OAINS.