Anda di halaman 1dari 26

MERANCANG

QUESIONER
By : Oky Nurmala Dewi (12310350)
PENDAHULUAN

Di dalam penelitian dibutuhkan


pengumpulan data. Alat untuk
mengumpulkan data disebut instrumen
pengumpulan data
Quesioner merupakan salah satu alat
pengumpulan data yang biasa dipakai
dalam wawancara dan angket terstruktur
Quesioner adalah bentuk penjabaran
variabel-variabel yg terlibat dalam tujuan
penelitian dan hipotesis
DEFINISI
Quesioner diartikan sebagai daftar
pertanyaan yang sudah tersusun
dengan baik, sudah matang, di mana
responden tinggal memberikan jawaban
atau dengan memberikan tanda-tanda
tertentu
Quesioner juga sering disebut sebagai
daftar pertanyaan (formulir)
MANFAAT
Pentingnya quesioner sebagai alat
pengumpul data adalah untuk
memperoleh suatu data yang sesuai
dengan tujuan penelitian tersebut
Isi quesioner adalah sesuai dengan
hipotesis penelitian tersebut
SYARAT QUESIONER

Relevan dengan tujuan dan hipotesis


penelitian
Mudah ditanyakan
Mudah dijawab
Data yang diperoleh mudah diolah
(diproses)
MACAM-MACAM QUESIONER
Quesioner (formulir) untuk keperluan
administrasi
Quesioner untuk observasi (form of
observation)
Quesioner untuk wawancara (form for
quesioning)
Quesioner (formulir) untuk keperluan administrasi

Quesioner untuk keperluan administrasi


digunakan untuk keperluan administrasi.
Pengisian formulir ini sepenuhnya oleh
pihak responden tetapi biasanya ada
petunjuk pengisian
Contoh : kartu klinik
formulir masuk
kartu pendaftaran pasien, lamaran
kerja, dll
Quesioner untuk observasi (form of observation)

Agar observasi itu terarah dan dapat


memperoleh data yg benar-benar
diperlukan, maka sebaiknya juga daftar
pertanyaan yg berbentuk lembar atau
daftar tilik (check list). Quesioner ini
mencakup hal-hal yg diselidiki, diamati,
atau diobservasi
Quesioner untuk wawancara (form for quesioning)

Jenis quesioner ini digunakan untuk


mengumpulkan data melalui wawancara
(interview). Alat ini lebih digunakan untuk
memperoleh jawaban yg akurat dari
responden
wawancara bisa dilakukan dengan
personal interview (door to door) atau
telephone interview
UNSUR-UNSUR QUESIONER
1. Jenis Pertanyaan
2. Bentuk Pertanyaan
3. Isi Pertanyaan
4. Urutan Pertanyaan
5. Pre Coding
Jenis Pertanyaan

Yang perlu diperhatikan pd jenis


pertanyaan ini ialah sifat data yg mana yg
akan diperoleh. Berdasarkan hal ini dapat
digali beberapa hal seperti :
a. Pertanyaan mengenai fakta
b. Pertanyaan ttg pengetahuan
c. Pertanyaan mengenai pendapat dan
sikap
d. Pertanyaan ttg perilaku (tindakan)
e. Pertanyaan-pertanyaan informatif
Bentuk Pertanyaan

Bentuk pertanyaan terbuka


a. Free response Question
Contoh : Bagaimana pendapat ibu
mengenai alat-alat
kontrasepsi?
Bagaimana pendapat anda
mengenai keputihan?
b. Direct Response Question
Contoh : Bagaimana perasaan ibu
selama menggunakan IUD ini?
Bentuk Pertanyaan Tertutup
a. Dichotomous Choice
Contoh :
Apakah ibu mengetahui ttg Keluarga
Berencana?
1. Ya
2. Tidak
b. Multiple Choice
Contoh : ingin mengetahui kualitas tidur
seseorang
Berapa lama anda tidur dalam sehari?
1. 2-4 jam
2. 4-6 jam
3. 8-10 jam
4. Lebih dari 10 jam
c. Check List
Contoh :
Mencegah kehamilan dapat dilakukan dengan
berbagai cara. Cara-cara apa saja yg sudah ibu
ketahui?
1. pil
2. IUD
3. Kondom
4. Injeksi
5. Pijat/urut
6. Douche
7. sistem kalender/pantang berkala
8. senggama terputus
9. Vasektomi/tubektomi
10. lain-lain (sebutkan)
d. Rangking Question
Contoh :
Menurut ibu/bapak Saudara, kebutuhan
apakah yg paling diutamakan?
01. Pendidikan
02. Perumahan
03. Kesehatan
04. Pekerjaan
05. Hiburan/rekreasi
06. Lain-lain (sebutkan)
Isi Pertanyaaan

Isi pertanyaan disesuaikan dgn tujuan


penelitian serta tergantung pd
dalam/dangkalnya data yg digali
Menghindari kebosanan bias
Jumlah pertanyaan yg optimal hanya akan
memakan waktu 15-30 menit, maksimal
45 menit
Apabila pertanyaan terlalu panjang dan
memakan waktu lebih dari 45 menit,
sebaiknya interviewer datang dua kali
untuk responden yg sama
Urutan Pertanyaan

Introduksi
judul penelitian, kalimat pengantar
Pertanyaan pemanasan latar belakang
responden : dimana dilahirkan, darimana
asalnya, sudah berapa lama tinggal di kota
tsb, dsb....
Pertanyaan demografi
yang berhubungan dgn : umur, agama, seks,
dsb..
Diletakkan pd urutan kedua sekaligus
pertanyaan pemanasan, tetapi ada juga yg
terpisah
Introduksi (pengantar)
Pertanyaan-pertanyaan pokok
- ialah jantungnya kuesioner, sebab tujuan
penelitian atau data-data yg akan
diperoleh akan tercakup didalam
pertanyaan2 ini serta digali semua data yg
diperlukan. Misalnya :
apabila responden menjawab telah pergi
berobat ke Puskesmas, berapa ia harus
membayar, dsb...
- Setelah pertanyaan pokok selesai
sebaiknya kuesioner ditutup dgn
pertanyaan untuk membuktikan
kebenaran jawaban2 sebelumnya.
Pre Coding

Hasil jawaban kuesioner selanjutnya akan


diproses/diolah baik melalui coding sheet
atau kartu kode, maupun dgn alat
elektronik seperti komputer
Tahap berikutnya adalah Uji Validitas dan
Reliabilitas sebelum melakukan uji ini,
maka kuesioner tsb tidak dapat digunakan
untuk mengumpulkan data
Referencee

Notoatmodjo. Soekidjo. Metodologi


Penelitian Kesehatan. Jakarta : PT Rineka
Cipta, 2012