Anda di halaman 1dari 19

KONSEP

DASAR DAN
PENGERTIAN
MANAJEMEN
KELOMPOK IV:
HARMAIZA DEWI (1610212041)
KHAIRUN NISAK (1610212045)
TRI MAYLIZA (1610212052)
RAKA FAJAR KURNIA
(1610212054)
M. RIDHO OMBRI (1610212060)
MIFTAHUR RAHMAWATI
(1610212061)
KONSEP DASAR MANAJEMEN
Ada tiga alasan utama diperlukannya
manajemen:
1. Untuk mencapai tujuan.
2. Untuk menjaga keseimbangan diantara
tujuan-tujuan yang saling bertentangan.
3. Untuk mencapai efesiensi dan efektifitas

Dua konsep utama untuk mengukur


prestasi kerja manajemen adalah:
1. Efisiensi adalah kemampuan untuk
menyelesaikan suatu pekerjaan dengan
benar. Seorang manejer yang efisiensi
2. Efektifitas merupakan kemampuan untuk
memilih tujuan yang tepat atau peralatan
yang tepat untuk mencapai tujuan yang
telah ditetapkan. Seorang manajer efektif
dapat memilih pekerjaan yang harus
dilakukan atau metoda yang tepat untuk
mencapai tujuan.
PENGERTIAN MANAJEMEN
1. G.R. Terry
adalah suatu proses yang khas yang terdiri dari
tindakan-tindakan perencanaan,
pengorganisasian, pelaksanaan, dan
pengendalian yang dilakukan untuk menentukan
melalui pemanfaatan sumberdaya manusia dan
sumber-sumber lainnya.

2. Nickles, McHugh and McHugh, (1997)


adalah sebuah proses yang dilakukan untuk
mewujudkan tujuan organisasi melalui
rangkaian kegiatan berupa perencanaan,
pengorganisasian, pengarahan, dan
pengendalian orang-orang serta sumberdaya
organisasi lainnya.
3.Follet, 1997
Seni dalam menyelesaikan sesuatu
melalui orang lain.

4.Ernie dan Kurniawan, 2005


Adalah seni atau proses dalam
menyelesaikan sesuatu yang terkait
dengan pencapaian tujuan.
MANAJEMEN SEBAGAI ILMU,
SENI DAN PROFESI
Manajemen Sebagai ILMU
Suatu bidang Ilmu Pengetahuan (science)
yang berusaha secara sistematis untuk
memahami mengapa dan bagaimana manusia
bekerja bersama untuk mencapai tujuan dan
membuat sistem kerjasama ini bermanfaat
bagi
kemanusiaan.
Manajemen Sebagai SENI
Management adalah seni untuk mencapai
hasil yang maksimal dengan usaha yang
minimal, demikian pula mencapai
kesejahteraan dan kebahagiaan maksimal bagi
pimpinan maupun pekerja serta memberikan
pelayanan yang sebagaik mungkin kepada
Manajemen sebagai PROFESI
Manajemen sebagai Profesi merupakan
suatu bidang pekerjaan yang dilakukan oleh
orang-orang yang memiliki keahlian dan
ketrampilan sebagai kader, pemimpin atau
manajer pada suatu organisasi atau
perusahaan tertentu.
PERAN MANAJER DALAM
ORGANISASI
Manajer adalah individu yang bertanggung
jawab secara langsung untuk memastikan
kegiatan dalam sebuah organisasi dijalankan
bersama para anggota dari organisasi.
Manajer bertugas untuk memastikan bahwa
seluruh tujuan yang telah ditetapkan oleh
organisasi dapat diwujudkan melalui
rangkaian keiatan manajemen, baik yang
bersifat fungsional maupun operasional.
Peran manajer dijalankan oleh seorang
ketua, wakil ketua, ataupun ketua bagian,
ketua departemen dan lain sebagainya.
TINGKATAN-TINGKATAN
MANAJEMEN
Ada beberapa tingkatan manajemen sebagaimana
dikemukakan oleh Nickels, McHugh and McHugh:
1. Manajemen Tingkat Puncak
Terdiri dari direktur, presiden direktur, atau
wakil direktur.
Ahli didalam hal konseptual, komunikasi,
pengambilan keputusan, manajemen global,
dan manajemen waktu.
2. Manajemen Tingkat Menengah
. Terdiri dari para manajer, kepala devisi, atau
kepala cabang.
. Ahli didalam konseptual, komunikasi,
pengambilan keputusan, manajemen waktu,
dan juga teknikal.
3. Manajemen Supervisi
Terdiri dari para supervisi, ketua
kelompok, dan lain sebagainya.
Ahli didalam keahlian komunikasi,
pengambilan keputusan, manajemen
waktu, dan teknikal.
4. Manajemen Nonsupervisi
. Terdiri dari para tenaga kerja bawahan
seperti, buruh, pekerja bangunan, dan
lain-lain.
. Ahli didalam teknikal, komunikasi dan
manajeman waktu.
FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN

1. Perencanaan atau Planning


Proses yang menyangkut upaya yang
dilakukan untuk mengantisipasi gangguan
dimasa yang akan datang dan menetukan
strategi dan taktik untuk mencapai tujuan.
2. Pengorganisasian atau organizing
Proses yang menyangkut bagaimana
strategi dan taktik yang dirumuskan dapat
didesain dalam sebuah struktur organisasi
yang tepat dan tangguh dan bisa
memastikan semua pihak organisasi bekerja
dengan efektif dan efisien.
3. Pengimplementasian atau
Directing
Proses implementasi program yang dapat
dijalankan oleh seluruh pihak dalam
organisasi serta proses memotivasi agar
semua pihak dapat menjalankan tangung
jawabnya dengan kesadaran dan
produktifitas yang tinggi.
4. Pengendalian dan Pengawasan
atau Controlling
Proses yang dilakukan untuk memastikan
seluruh rangkain kegiatan telah
direncanakan, diorganisasikan dan
diimplementasikan bisa berjalan sesuai
dengan target yang diharapkan sekalipun
berbagai perubahan yang terjadi.
planning organizing

controling leading

Menunjukkan arah tahapan dari setiap fungsi


manajemen
Menunjukkan keterkaitan timbal balik antarfungsi
manajemen
FUNGSI OPERASIONAL
MANAJEMEN
1. Manajemen Sumber Daya Manusia
Penerapan manajemen berdasarkan
fungsinya untuk memperoleh SDM yang
terbaik, dan bagaimana sumber daya
tersebut dapat terpelihara dan tetap bekerja
bersama kita dengan kualitas pekerjaan yang
konstan.
Contoh:
Jika berbisnis sablon, maka SDM yang terbaik
adalah mereka yang memiliki keahlian
menyablon dengan cepat, rapi namun
ditunjang dengan kretivitas yang dimiliknya.
2. Manajemen Produksi

Penerapan manajemen berdasarkan


fungsinya untuk mengasilkan produk yang
sesuai dengan standar yang ditetapkan
berdasarkan keinginan konsumen, dengan
teknik produksi yang seefisien mungkin.
Contoh:
Untuk kasus bisnis sablon, manajemen
produksi mencakup bagaimana bahan-
bahan baku, proses penyablonan, hingga
penyelesaian produk dapat dilakukan
secara efisien dan kualitasnya terjamin.
3. Manajemen Pemasaran
Kegiatan manajemen berdasarkan fungsinya
yang pada intinya berusaha untuk
mengidentifikasi apa yang sesungguhnya
yang dibutuhkan oleh konsumen dan
bagaiman cara pemenuhannya dapat
diwujudkan.
bagian produksi Penyampaian
Riset pasar produk kepada
untuk
diwujudkan konsumen
Contoh:
Untuk pebisnis sablon, yaitu melakukan
identifikasi jenis sablon yang diminati pasar,
berapa daya belinya, bagaimana kita dapat
memenuhi pemintaan.
4. Manajemen Keuangan

Kegiatan manajemen berdasarkan


fungsinya yang pada intinya agar
kegiatan bisnis yang dilakukan mampu
mencapai tujuannya secara ekonomis,
yaitu diukur berdasarkan profit.

Manajemen keuangan bertugas


merencanakan dari mana pembiayaan
bisnis diperoleh, dan bagaiman modal
dialokasikan dengan tepat juga
bagaimana output lebih kecil dari input.
5. Manajemen Informasi

Kegiatan manajemen berdasarkan


fungsinya yang pada intinya berusaha
untuk memastikan bahwa bisnis yang
dijalankan tetap mampu untuk terus
bertahan dalam jangka panjang.

Manajemen informasi bertugas untuk


menyediakan informasi baik internal
maunpun eksternal yang dapat
mendorong kegiatan bisnis dan dapat
beradaptasi dengan perubahan.