Anda di halaman 1dari 16

CSS: AIRWAY

MANAGEMENT

Rifqi Yanda Muhammad


130112150181

Preceptor:
Reza W. Sudjud, dr., SpAn-KAKV., KIC., M.Kes
Anatomi

Faring dibagi menjadi 3: nasofaring, orofaring,


hipo/laringofaring
Jika dilakukan pemeriksaan menggunakan laringoskop, akan
tampak valekula
Pengelolaan Jalan Napas
1. Nasopharyngeal and Oropharyngeal Airway
2. Face Mask
3. Laryngeal Mask Airway (LMA)
4. Tracheal Tube (TT)
5. Laryngoscope
Nasopharyngeal and Oropharyngeal
Airway
Absennya tonus otot jalan napas bagian atas dapat
menyebabkan lidah dan epiglottis jatuh kebelakang
kearah dinding posterior faring
Dapat dilakukan pembebasan jalan napas dengan jaw
thrust atau jalan napas buatan berupa nasopharyngeal
atau oropharyngeal airway
Penggunaan nasopharyngeal airway tidak dianjurkan
untuk pasien yang diberi antikoagulan ataupun adenoid
yang hipertrofi, dan juga fraktur basis cranii
Face Mask
Face mask dipasang di muka pasien dan sedikit ditekan
pada body di face mask dengan ibu jari dan telunjuk;
jari tengah dan manis menarik mandibular; jari
kelingking dibawah angulus mandibularis untuk jaw
thrust
Teknik alternatif lainnya dengan cara menggunakan
kedua tangan untuk jaw thrust yang adekuat dan face
mask yang rapat
Obstruksi selama ekspirasi dapat disebabkan karena
tekanan kuat dari face mask atau efek ball-valve dari
jaw thrust
Laryngeal Mask Airway
Sebagai alternatif face mask dan tracheal tube selama pemberian
anestesi
Untuk memfasilitasi ventilasi dan pemasangan tracheal tube pada
pasien dengan difficult airway
Untuk membantu ventilasi selama bronkoskopi fiberoptik dan saat
pemasangan bronkoskop
Terdapat dua jenis: LMA dengan satu pipa napas dan LMA dengan dua
pipa (pipa napas dan pipa yang ujung distalnya berhubungan dengan
esofagus)
Kontraindikasi untuk pasien dengan kelainan faring (abses faring,
obstruksi faring), kehamilan, hiatus hernia
Tracheal Tube
Pada kebanyakan tracheal tube untuk dewasa memilliki
cuff inflation system yang terdiri dari katup, balon
petunjuk, pipa pengembangan balon, dan cuff (balon)
Pada tracheal tube untuk anak tidak terdapat balon,
untuk meminimalkan risiko cedera pada selaput lendir
trakea
Laryngoscope
Merupakan instrumen untuk pemeriksaan laring dan
membantu intubasi trakea
Memiliki beberapa jenis blade: Macintosh, Miller,
Wisconsin
Intubasi Trakea
Merupakan tindakan memasukkan pipa trakea kedalam
trakea melalui rima glottis, sehinga ujung distal tracheal
tube berada dipertengahan antara pita suara dengan
carina (bifurcatio trachea)
Indikasi:
1. Menjaga patensi jalan napas
2. Mempermudah ventilasi positif dan oksigenasi
3. Mencegah aspirasi dan regurgitasi