Anda di halaman 1dari 21

ENTOMOL

Referenc
Close Materi Cover OGI
e

Jangkrik (Gryllus bimaculatus)

Dosen Pengampu :Dr. Dra. Hj. ASNI JOHARI,


M.Si.

Oleh :
LILI SURYANI
(A1C414016)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI


PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUANDAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2016
ENTOMOL
Referenc
Close Materi Cover OGI
e

Sejarah Jangkrik
Di negara Cina, jangkrik telah lama disadari keberadaannya sebagai
penghasil suara.
Pada zaman sebelum Dinasti Tang tahun 500 sebelum Masehi sampai
618 Masehi, masyarakat Cina telah mengagumi suara jangkrik.
Selama masa pemerintahan Dinasti Tang pada tahun 618-906 Masehi,
sebagian masyarakat Cina mulai melihara jangkrik dewasa dalam wadah
yang terbuat dari bambu, untuk dinikmati suaranya. Pada zaman tersebut
juga ditemukan puisi yang menceritakan tentang suara jangkrik.
ENTOMOL
Referenc
Close Materi Cover OGI
e

Morfologi Jangkrik

Sayap Depan Jangkrik Jantan

Kaki depan jangkrik


ENTOMOL
Referenc
Close Materi Cover OGI
e

Anatomi Jangkrik
Jangkrik adalah omnivora, dikenal dengan suaranya yang hanya dihasilkan
oleh cengkerik jantan. Suara ini digunakan untuk menarik betina dan menolak
jantan lainnya. Suara cengkerik ini semakin keras dengan naiknya suhu
sekitar. Di dunia dikenal sekitar 900 spesies jangkrik, termasuk di dalamnya
adalah gangsir.
ENTOMOL
Referenc
Close Materi Cover OGI
e

Fisiologi Jangkrik
Sistem Syaraf Jangkrik
Seperti halnya serangga yang lainnya, sistem syaraf jangkrik terdiri dari
cerebral ganglion, ganglionated nerve chord, dan peripheral nerve system.
Cerebral ganglion terbagi menjadi tiga, yaitu thoracix ganglia, abdominal
ganglia, dan terminal ganglion
ENTOMOL
Referenc
Close Materi Cover OGI
e

Jangkrik juga memiliki organ sensori lain pada ujung posteriornya, organ
ini disebut cerci.
Terdapat sepasang cerci yang ditutupi oleh rambut-rambut.
Ganglion dan sistem syaraf jangkrik dapat menghantarkan impuls dengan
cepat karena diameter interneuronnya yang besar.
Hal itu juga yang menyebabkan jangkrik sulit ditangkap.

Organ Sensori Jangkrik


Organ sensori ditemui pada jangkrik jantan yang disebut sebagai organ
stridulasi berfungsi untuk menghasilkan suara.
Struktur penghasil bunyi tidak akan ditemukan pada jangkrik yang belum
dewasa
ENTOMOL
Referenc
Close Materi Cover OGI
e

Klasifikasi Jangkrik
Kingdom : Animalia
Sub kingdom : Invertebrata
Filum : Arthropoda
Kelas : Insecta
Ordo : Orthoptera
Familia : Gryllidae
Genus : Gryllus
Spesies : Gryllus
bimaculatus
ENTOMOL
Referenc
Close Materi Cover OGI
e

Cara Perkembangbiakan Jangkrik


Usaha jangkrik untuk mempertahankan keturunannya dilakukan melalui
siklus reproduksi.
Ini dimulai dengan proses kopulasi antara jangkrik dewasa jantan dan
betina, yang dicapai pada usia sekitar 70-80 hari.
Usia jangkrik betina siap kawin ditandai dengan keluarnya sayap terbang
dan ovipositor secara lengkap, gerakannya gesit atau lincah dan pada
jantan, diiringi dengan suara ngekrik yang keras
ENTOMOL
Referenc
Close Materi Cover OGI
e

Siklus Hidup Jangkrik


Jangkrik termasuk serangga yang mengalami metamorfosis tidak sempurna.
Siklus hidupnya dimulai dari telur kemudian menjadi jangkrik muda (nimfa)
dan melewati beberapa kali stadium instar terlebih dahulu sebelum menjadi
jangkrik dewasa(imago) yang ditandai dengan terbentuknya dua pasang sayap.

Anak jangkrik 1-15 hari


Jangkrik muda 15-30 hari
Jangkrik dewasa 30-40 hari
Jangkrik siap kawin 41-50 hari
Jangkrik bertelur (betina) dan mati 50-70 hari
ENTOMOL
Referenc
Close Materi Cover OGI
e
ENTOMOL
Referenc
Close Materi Cover OGI
e

Habitat Jangkrik
Habitat jangkrik yaitu didaerah yang intensitas
cahayanya rendah sehingga sering kali dapat
dijumpai di bawa bebatuan, tumpukan kayu-kayu,
celah-celah perabotan rumah, dan di bawah
naungan dedaunan atau rerumputan seperti di
bawah padang rumput, ladang pertanian, dan
sebagainya. Persebaran jangkrik cukup luas
meliputi Eropa tengah dan selatan, Asia, dan Afrika
Utara.
ENTOMOL
Referenc
Close Materi Cover OGI
e

Perilaku Jangkrik
Getaran suara yang berbunyi sebagai suara ngerik adalah khas untuk setiap
jenis. Jenis yang berbeda akan mengeluarkan tipe suara yang
berbeda.kekhasan suara ini merupakan ciri bagimasing-masing jenis dan untuk
memudahkan menemukan pasangan. Suara ini diperdengarkan ketika jangkrik
akan kawin atau untuk menghindari jenis lain. Selain itu kekhasan suara
berguna untuk mengenali daerah keleluasaan bagi serangga jantan.
ENTOMOL
Referenc
Close Materi Cover OGI
e

Manfaat Jangkrik
Sehat Untuk tubuh
Protein yang jauh lebih banyak
Jangkrik pencegah penyempitan pembuluh darah
Baik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak
Dapat mencegah penuan
ENTOMOL
Referenc
Close Materi Cover OGI
e

Perbedaan Jangkrik Jantan dan


Jangkrik Betina
Jangkrik Jantan
1.memiliki sayap luar yang kasar (bergelombang)
2.mempunyai badan bulat
3.mengeluarkan suara khusus

Jangkrik Jantan
ENTOMOL
Referenc
Close Materi Cover OGI
e

Jangkrik Betina
memiliki sayap luar yang lebih halus (bertekstur lurus)
mempunyai badan lebih panjang dan gemuk
sayapnya tidak bisa menghasilkan suara/bunyi
memiliki ovapositor (jarum penyuntik telur) yang berfungsi
untuk meletakkan telur ke dalam tanah

Jangkrik Betina
ENTOMOL
Referenc
Close Materi Cover OGI
e

Cara Berkomunikasi Pada Jangkrik

Jangkrik saling berkomunikasi dengan


cara mengepakkan kedua sayapnya
hingga terdengar suara mengerik.
Cara semacam ini dilakukan oleh
jangkrik jantan untuk menarik
perhatian jangkrik betina. Jadi, yang
memiliki kemampuan mengerik
hanya jangkrik meningkat, biasanya
suara mengerik akan semakin keras.
Suara mengerik jangkrik jantan ini
juga untuk mengusir jangkrik jantan
lain yang berusaha mendekati daerah
teritorialnya.
ENTOMOL
Referenc
Close Materi Cover OGI
e

Budidaya Jangkrik

a. Mengawinkan jangkrik
Tempat untuk mengawinkan jangkrik
sebaiknya terpisah dengan tempat
pembesaran anakan. Kondisi kandang
untuk mengawinkan sebaiknya dibuat
agar mirip dengan habitat jangkrik di
alam.
b. Menetaskan telur
Telur jangkrik akan menetas setelah
7-10 hari, terhitung sejak perkawinan.
Maksimal 5 hari setelah induk betina
bertelur (sebelum menetas), pisahkan
telur-telur tersebut. Hal ini untuk
menghindari si induk memakan
telurnya sendiri.
ENTOMOL
Referenc
Close Materi Cover OGI
e

c. Pemberian pakan
Setelah telur menetas, langkah selanjutnya adalah
memberikan pakan. Jangkrik yang baru menetas,
berumur 1-10 hari diberikan pakan ayam (voor),
yang terbuat dari kacang kedelai, beras merah, dan
jagung kering yang dihaluskan. Setelah lewat 10
hari, anakan jangkring bisa dikasih makan sayur-
sayuran dan jagung muda. Selanjutnya pakan bisa
ditambahkan singkong, mentimun atau ubi.

d. Pemeliharaan kandang
Penting untuk menjaga kandang
tetap higienis dan bersih, serta
terhindar dari gangguan hama. Hal
lain yang perlu dijaga adalah kondisi
kandang agar tetap lembab dan
gelap. Selain itu tetap jaga agar
makanan cukup tersedia, karena bila
kurang jangkrik akan kanibal, saling
emmangsa di antara mereka.
ENTOMOL
Referenc
Close Materi Cover OGI
e

e. Pemanenan
Ada dua output yang bisa dipanen dari ternak jangkrik, yaitu
jangkrik dewasa dan telur jangkrik. Telur jangkrik biasanya
dijual lebih mahal dari jangkrik itu sendiri. Telur biasanya dijual
kepada para peternak jangkrik pembesaran. Ternak jangkrik
sudah bisa dipanen setelah mencapai umur kurang lebih 30
hari. Terhitung sejak telur mulai menetas.
ENTOMOL
Referenc
Close Materi Cover OGI
e

TERIMA KASIH
ENTOMOL
Referenc
Close Materi Cover OGI
e

REFERENSI :
Sitiavata, R.P, 2014. Buku Pintar Budidaya Kroto, Ulat
Hongkong Dan Jangkrik. Flash Book, Yogyakarta.
Sukarno, 1999. Budidaya Jangkrik. Kanisius, Yogyakarta.
Suseno, 1999. Beternak Jangkrik Untuk Mancing. Trubus.
http://www.jualtelurjangkrik.com/2015/03/jenis-jenis-dan-sik
lus-hidup-jangkrik.html
http://eprints.uny.ac.id
http://www.sridianti.com/struktur-dan-fungsi-tubuh-insecta.
html
https://id.scribd.com/document/186863166/jangkrik
http://hewan.co/ciri-khas-dan-klasifikasi-ilmiah-jangkrik.html
https://id.scribd.com/document/333176192/Makalah-Jangkri
k
https://id.scribd.com/document/330955433/Ciri-Khusus-H