Anda di halaman 1dari 20

Imunisasi Dasar Lengkap

pada Anak
Definisi
Tujuan Imunisasi
Memberikan kekebalan pada bayi dan anak, dengan
maksud menurunkan angka kematian dan kesakitan serta
mencegah akibat buruk lebih lanjut dari penyakit yang
dapat di cegah
Jenis Kekebalan
Aktif
pemberian vaksin (bibit yg dilemahkan) tubuh terpajan
respon spesifik
Pasif
Pemberian imunoglobulin sebelumnya terjadi proses infeksi
yang berlangsung
di plasma manusia atau binatang
Syarat Imunisasi
Jenis Vaksin
Macam Imunisasi
Jadwal Imunisasi
Tata Cara Imunisasi
Informed Consent
Tanyakan vaksin yang sudah diberikan
Beri Penjelasan Keuntungan dan resiko vaksin
Minta persetujuan pasien
Persiapkan Alat (Vaksin, Spuit, kapas
Bersihkan tempat yang akan di suntik
Catat dan beritahu kapan datang lagi
Beri informasi reaksi apa yang terjadi
dan bagaimana mengatasinya
Campak
Untuk mencegah campak Kontra indikasi :
yang berat
1. Demam
Penyebab : virus campak
2. Tb tanpa pengobatan
Cara pemberian :
3. Imunosupresi
1. Sc dalam / im
Penyimpanan : 0-80c
2. DOSIS : 0,5 ml
Vaksin yang telah
3. Umur 9 bln dan 6th dilarutkan Harus sudah
Efek samping : demam, dibuang setelah 8 jam
kemerahan,nyeri sendi Kadaluwarsa 2 tahun
Hep B
Cara pemberian : intra muskular Cara penyimpanan vaksin :
anterolateral paha
1. Suhu 0-80c
Dosis : 0,5 ml (10mIU/ml) < 13th
2. Waktu max 10 bulan
Dosis : 10 ml (20mIU/ml) usia 13
th ke atas Efek samping ;

Jadwal pemberian : 1. Nyeri sendi / otot


2. Bengkak
Vaksinasi primer 3 kali
3. Panas
Saat lahir sebelum 12jam
4. Mual
Usia 1-2 bulan
5. Anafilaksis
Usia 6-12 bulan
Kontra indikasi
Booster 5 thn kmd
1. Ibu hamil
DIANJURKAN TES ANTI HbSAg 3 (usia
9-18 bln) BLN PASCA SUNTIKAN 2. Alergi
TERAKHIR 3. Sakit berat
Bayi dengan Ibu Hep B Pemberian HyperHep B
Berikan vaksin Hepatitis B dan Paparan darah HbsAg (+)
Imuboglobulin hepatitis B
(HyperHep B) pada saat yang Berikan 2 dosis ( setelah
sama di tempat yang berbeda paparan dan sebulan
sebelum usia 12 jam kemudian)
Berikan langsung 3 dosis jika Pada bayi baru lahir dengan
anak - remaja belum pernah ibu HbsAg (+)
diberikan vaksin Hep B
Berikan bersamaan dengan
vaksin Hep B di tempat yang
berbeda)
Paparan Seksual
Berikan dalam kurun waktu 2
minggu setelah terpapar
Memiliki kontak dekat
dengan penderita HbsAg (+)
DPT
Untuk mencegah penyakit difeteri, Efek samping :
pertusis, tetanus
1. Demam tinggi
Vaksin : kombinasi dpt
2. Rewel
Cara pemberian vaksin :
3. Kemerahan daerah invasi
im 0,5 ml
Jadwal pemberian :
4. Nyeri sampai 2 hari

1. Dpt I : 2-4 bln Kontra indikasi

2. Dpt II : 3-5 bln 1. Ensefalopati

3. Dpt III : 4-6 bln 2. Riw. Anafilaksis

4. Dpt IV : 1 thn stl dpt iii


5. Dpt V : anak masuk sekolah Perlu diperhatikan apabila
pemberian pertama timbul
Cara penyimpanan vaksin
Hiperpireksia, anak menangis,
Pd suhu 0-80c Terus dan kejang 3 hari stl
pemberian
DTaP 6 weeks 6 yo
Td 7-9 yo & 65yo-
older
Tdap 10-64 yo
DTaP : versi terbaru dari vaksin DPT yang lebih aman

Td : vaksin hanya untuk mencegah tetanus dan difteri saja

Tdap kadar toxoid difteri dan pertusis lebih rendah dari DTaP
Efek samping :
Polio 1. Pusing
MENCEGAH PENYAKIT
POLIOMIELITIS 2. Diare ringan
Waktu Pemeberian : Bayi baru 3. Sakit pd otot
lahir, usia 2-3 bulan, dg
interval 6-8 minggu Kontraindikasi
Dosis : 1. Demam
Oral : 2 tetes (0,1ml) 2. Muntah/diare
Injeksi : dosis tunggal 3. Konsumsi obat
imunosupresif
Cara Penyimpanan :
4. Radiasi umum
Suhu -25 sampai 15 derajat
celcius 5. Keganasan
Kadaluwarsa 2 tahun 6. Pend hiv
BCG
MENGURANGI RESIKO TBC BERAT Kontra indikasi
Efek proteksi : 8-12 minggu stl 1. Uji mantoux (+)
imunisasi
2. Immunodefisiensi
Cara pemberian : Intrakutan , M
deltoidus kanan 3. Gizi buruk
Dosis 4. Demam tinggi
1. ANAK : IC 0,1 ml 5. Infeksi kulit yg luas
2. Bbl : 0.05 ml 6. Riwayat tb
7. Kehamilan
Efek samping : Cara menyimpan vaksin
1. Reaksi pembengkakan kecil 1. Pd suhu 2-80c
2. Kemerahan, 2. Tdk dlm keadaan beku
3. Abses 3. Tdk kena sinar mth langsung
4. Scar 4. Exp stl 3 jam pengenceran
Imunisasi Lanjutan
Vaksin MMR
Cara pemberian : SC, IM
Dosis : 0,5ml Vaksin HiB

KI : imunodepresi, alergi Cara pemberian : IM


telur,hamil, transfusi darah < 2th : Paha mid
Efek Samping : demam, anterolateral
rash
>2th : deltoid
Umur : 2,4,6 bulan
Vaksin Tifoid
2 jenis (inaktif dan yg
dilemahkan)
Vaksin Influenza
Cara pemberian : SC, IM Cara pemberian SC, IM

Dosis :

6-35bln : 0,25ml

>36 bln : 0,5 ml