Anda di halaman 1dari 55

Tugas Fisika Dasar II

Kelompok 1

LISTRIK ARUS SEARAH (DC)


Nama kelompok:
Ketty Mayangsari(D1121151001)
Dean Ariffa(D1121151011)
O Pengertian arus listrik :
Arus listrik adalah aliran muatan
listrik. Jika dalam selang waktu t
jumlah muatan listrik yang mengalir
adalah Q, maka besarnya arus
listrik didefinisikan sebagai :
t= Q
t
O Besarnya arus yang mengalir
berbanding lurus dengan beda
potensial antara dua tempat, dapat
ditulis sebagai berikut :
I=
dengan : V=beda potensial(A)
R=tahanan listrik antara
dua titik()
O Arus pada percabangan :
jumlah arus masuk = jumlah arus
keluar

ungakapan ini dikenal dengan


hukum kekekalan muatan listrk,
dikenal pula dengan hukum kirchorff
I
Perhatikan gambar
berikut :

I1+I2+I4 = I5+I3
O Tahanan listrik
sifat-sifat tahanan listrik yang
dimiliki bahan :
Makin besar jika bahan makin
panjang
Makin kecil jika ukuran penampang
bahan makin besar
O Hubungannya dapat ditulis sebagai
berikut :

R=

Dengan R : tahanan bahan


L : panjang bahan
A : luas penampang bahan
: tahan jenis bahan
Tahanan jenis beberapa
bahan pada suhu 20C
Jenis Bahan Tahanan jenis, Koefisiem suhu,
(m) (C)
Perak 1,59x 10 0,0061
Tembaga 1,68x 10 0,0068
Emas 2,44x 10 0,0034
Aluminium 2,65x 10 0,00429
Tungsten 5,6x 10 0,0045
Besi 9,71x 10 0,00651
Platina 10,6x 10 0,003927
Air raksa 98x 10 0,0009
Nikrom 100x 10 0,0004
Gelas 10 10
Karet Keras 10 - 10
Kebergantungan Tahanan
Pada Suhu
O Tahanan suatu material berubah
dengan terjadinya perubahan suhu.
Umumnya semakin tinggi suhu maka
makin besar tahanan benda.
O Secara matematik dapat ditulis :
R = R[1+ (T-T)]
Dimana R: nilai hambatan pada suhu,
R:nilai hambatan pada suhu acuan, T:
suhu, T: suhu acuan dan : koefisien
suhu dari tahanan
Tahanan Komersial
Nilai hambatan bervariasi mulai dari
di bawah 1 s.d. 10 (10 M)
Nilai hambatan tahanan dinyatakan
dengan kode warna yang melingkar
pada komponen. Jumlah kode
umumnya 3 buah, tetapi untuk tahan
yang lebih teliti jumlah kodenya ada
4 buah.
Nilai tahanan di
tentukan olehtiga
kode warna pertama.
Kode warna keempat
disebut toleransi
yang menentukan
Kode warna pada tahanan
ketelitian nilai
tahanan.

First
Second
digit digit
Multiplier
toleranc
e
Angka yang berkaitan dengan
kode-kode warna tahanan
Warna Nilai Toleransi (%)
Hitam 0
Coklat 1
Merah 2
Oranye 3
Kuning 4
Hijau 5
Biru 6
Ungu 7
Abu-abu 8
Putih 9
Emas -1 5%
Perak -2 10%
Tidak Berwarna 20%
O Cara membaca nilai hambatan suatu
tahanan

R = (gelang 1)(gelang 2)x 10(gelang 3)


(toleransi)
Potensiometer
O Potensiometer adalah tahanan listrik
yang nilai hambatannya dapat
diubah-ubah.
simbol potensiometer :
atau
Konduktivitas listrik
O Ilustrasi kabel konduktor yang dialiri
arus listrik

A
O Dalam kabel terdapat elektron yang
bergerak bebas
O Jika tidak ada beda potensial antara dua
ujung maka peluang elektron bergerak kekiri
kekanan sama sehingga arus total yang
mengalir dalam kabel nol
O Jika diberikan beda potensial maka muncul
medan listrik dalam kabel
O Medan listrik menarik elektron-elektron
bergerak dalam arah yang berlawanan
dengan arah medan
O Akibatnya elektron memiliki
percepatan dalam arah berlawanan
dengan arah medan percepatan
menyebabkan kecepatan elektron
dalam arah berlawanan dengan
medan bertambah.
O Dari hasil pengukuran didapatkan
bahwa kecepatan terminal elektron
dalam konduktor berbanding lurus
dengan kuat medan di dalam bahan,
atau
v=
dengan adalah sebuah konstanta
yang dikenal dengan mobilitas
elektron
O Perhatikan elemen kecil kawat sepanjang dx.
Misalkan luas penampang A. Kerapatan
elektron(jumlah elektron persatuan volum)
adalah n. Volume elemen kawat dV = Adx.
Jumlah elektron dalam elemen volum
adalah:
dN = ndV = nAdx
karena satu elektron memiliki muatan e
maka jumlah elektron dalam elemen volum :
dQ = edN = neAdx
arus yang mengalir dalam kawat adalah

arus yang mengalir dalam kawat adalah

dengan
O Konduktivitas listrk mengukur
kemampuan bahan mengantar listrik
O Makin besar konduktivitas maka makin
susah bahan tersebut mengantarkan
listrik
O Konduktor memiliki konduktivitas tinggi
sedangkan isulator memiliki
konduktivitas rendah.
O Satuan konduktivitas listrik adalah
siemens per meter(s/m)
Hubungan konduktivitas dan
resistivitas

Dengan L : panjang kawat


dengan anggapan bahwa kuat medan
listrik dalam kawat konstanta maka

EL : beda potensial antara dua ujung


kawat. Jadi dapat ditulis :
O Dengan menggunakan hukum ohm. I
= V/R. Maka kita simpulkan :

O Dengan membandingkan
persamaannya kita peroleh

kesimpulannya konduktivitas adalah


kebalikan dari resistivitas
Rangkaian tahanan
listrik
O Hambatan seri
jika hambatan total adalah R maka
terpenuhi
Vad = I R
R1 R2
a b c
R3
d

Menentukan hambatan pengganti untuk


sejumlah hambatan yang disusun secara
seri
O Jika beda potensial antar ujung
masing-masing hambatan adalah
Vab, Vbc, dan Vcd maka terpenuhi :
Vad = Vab + Vbc + Vcd
O Karena arus yang mengalir pada
semua hambatan sama maka :
Vab = I R1 (3.1)
Vbc = I R2 (3.2)
Vcd = I R3 (3.3)
O Substitusikan ketiga persamaan
maka :
I R = I R1 + I R2 + I R3
buang I pada kedua arus dioeroleh
R = R1 + R2 + R3
O Hambatan paralel
arus total yang mengalir adalah I.
Ketika memasuki tahanan-tahanan,
berdasarkan hukum kirchoff I
terpenuhi :
I = I1 + I2 + I3
beda potensial antar ujung-ujung
tahanan semuanya sama, yaitu Vab.
Jika hambatan total adalah R maka :
O Menentukan hambatan pengganti untuk
sejumlah hambatan disusun secara paralel

R1

I1
a R2 b

I I2
R3

I3
O Karena beda potensial antar ujung
hambatan R1, R2, dan R3 juga Vab
maka
O Substitusikan ketiga persamaan
maka diperoleh :

O Hubungkan Vab pada kedua ruas


maka diperoleh :
Rangkaian yang mengandung
tahanan dan sumber tegangan
O Contoh rangkaian yang mengandung
tahanan dan sumber tegangan :

a R1 R2 b

I
O Rumus yang menghubungkan besar
arus yang mengalir dan besarnya
hambatan serta tegangan adalah :
Vab = I R-
O Dimana Vab : potensial antara ujung-
ujung rangkaian I R : jumlah
perkalian arus dan tahanan
sepanjang rangkaian titik a dan b
dan : jumlah tegangan yang
dipasang sepanjang rangkaian
antara titik a dan b
HAMBATAN DALAM SUMBER
TEGANGAN
O Sumber tegangan seperti aki dan
baterai memiliki hambatan di
dalamnya yang disebut hambatan
internal
O Sumber tegangan yang ideal adalah
sumber tegangan yang hambatan
internalnya sama dengan 0
O Sumber tegangan yang baik adalah
sumber tegangan yang hambatan
internalnya kecil
LOOP

R1


I
a b
R2

O Ketika rangkaian seperti gambar diatas, maka


akan didapat Vab=0
O Rangkaian yang tertutup ini disebut loop
O Ketika Vab=0, maka persamaannya adalah
RANGKAIAN DUA LOOP

O

O Ini dapat diselesaikan dengan


persamaan
O Cara penyelesaiannya sama dengan
satu loop hanya saja pada dua loop
dicari masing masing arus pada
masing masing loop karna ada dua
arus yang mengalir pada rangkaian
DAYA LISTRIK
O Jumlah muatan pada arus yang
mengalir dalam selang waktu
dengan persamaan:
O Ketika arus mengalir dari ujung
hambatan ke ujung yang lain
memiliki beda potensial yang
menyebabkan muatan memiliki
tambahan energi berupa panas
sehingga persamaan menjadi:
O Dengan demikian, daya yang
dibuang pada hambatan adalah
O Kemudian jika menggunakan hukum
ohm, maka persamaan akan
menjadi:
SOAL
Kawat yang panjangnya 10 m
terbuat dari 5 m tembaga dan 5 m
alumunium yang memiliki diameter
sama (1,0 mm). Beda potensial
sebesar 80 V diberikan pada ujung-
ujung gabungan kawat tersebut.
(a)berapakah hambatan total kawat,
(b)berapakah arus yang mengalir
pada kawat?(c)berapakah beda
potensial sepanjang kawat
alumunium saja dan berapakah
beda potensial sepanjang kawat
tembaga saja?
O Berapakah tegangan maksimum

yang dapat diberikan pada tahanan


2,7 Kdan memiliki daya 0,25W?
Dua tahanan, ketika dihubungkan
secara seri ke tegangan 110 V
menghasilkan daya seperempat dari
yang dihasilkan ketika kedua
tahanan tersebut dihubungkan
secara paralel. Jika hambatan satu
tahanan 2,2 k, berapakah hambatan
tahanan yang lainnya?
1. Diketahui:
O
PEMBAHASAN
LT=5 m
LA=5 m
D=1 mm= 0,001 m
A=/4=3.14x/4=7.85x
A=2,65x
T=1,68x
RA=xLA/A=2,65xx5/7.85x=0,17
RT=TxLT/A=1,68xx5/7.85x=0,11
A. Karna kawat tembaga dan alumunium di
O
susun secara seri, maka hambatan
keduanya juga disusun secara seri.
R=RT+RA=0,11+0,17=0,28
B. Arus yang mengalir pada kawat
I=V/R=80/0,28=286 A.
C. Beda potensial sepanjang kawat
alumunium
VA=IxRA=286x0,17=48,6 V
Beda potensial sepanjang kawat tembaga
VT=IxRT=286x0,11=31,4 V
2. Diketahui:
O
Pmax=0,25 W
R=2,7 K= 2700
Pmax=/R
Atau
=PmaxR= 0,252.700= 675
Vmax= = 26 V
3. Diketahui:
O
Misalkan hambatan tahanan yang lain R maka
ketika dihubungkan secara seri, hambatan
total adalah Rs=R+2.200. Daya yang
dihasilkan: Ps=Vs/Rs
Jika dihubungkan secara paralel maka
hambatan total Rp memenuhi
1/Rp=1/R+1/2.200=(2.200+R)/2.200 R
Atau Rp=2.200 R/(2.200+R)
Daya yang dihasilkan Pp=V2/Rp tetapi
Ps=1/4Pp
Atau
V2/Rs=(1/4) V2/Rp
1/Rs=1/4Rp
Rs=4Rp
R+2.200=4x2.200
O R/(2.200+R)
=8.800 R
+4.400 R+4.840.000=8.800 R
4.400 R+4.840.000=0
=0
Atau
R=2.200=2,2K
Jadi,tahanan lain juga memiliki hambatan 2,2
Soal Tambahan

O Baterai 9 V dihubungkan ke lampu

yang memiliki hambatan 1,6.


Berapakah elektron yang
meninggalkan baterai selama 1
menit?
Diketahui:
O
V=9V
R=1,6
=1 menit=60 detik
I=V/R=9/1,6=5,625 A
=It= 5,625x60=337,5 elektron/sekon
hambatan sebuah toaster jika
diberikan tegangan 110 V muncul
arus 2,8 A?
jawab :
Diketahui:

V=110 V
I=2,8 A
R=V/I=110/2,8=39,29
O Sebuah hair dryer menarik arus 9 A
ketika disambungkan ke tegangan
110 V.(a)berapakah hambatan hiar
dryer?(b)berapa muatan yang
mengalir selama 15 menit?
Diketahui:
O
I=9 A
V=110 V
=15 menit=900 detik
(a) R=V/I=110/9=12,2
(b) =I=9x900=8.100 elektron/detik
Sebua kawat alumunium, ketiga
dihubungkan ke tegangan 10,0 V
tepat menghasilkan arus 0,4212 A.
Pada saat itu suhu tepat pada 20C.
Kemudian kawat itu ditepatkan pada
lingkungan yang suhunya tidak
diketahui. Dengan memberikan
tegangan yang sama, arus yang
mengalir pada kawat 0,3618 A.
Berapakah suhu lingkungan kawat
tersebut?
O Diketahui :
= 10 V V = 10 V
= 0,4212 A I = 0,3618
= 20C T=?
Jawab
= = = 23, 74
R = = = 27,64
O R = [1+ (T-)] O1,16
1=
= 1+ (T-) 0,00429 (T-20C )
= 1 + 0,00429 0,16 =
(T-20C ) 0,00429 (T-20C )
1,16 = 1 + = (T-20C )
0,00429 (T-20C ) 37,23 = T-
lanjutan 20C
37,23 + 20C
=T
T= 57,23C
Empat buah lampu yang memiliki
hambatan masing-masing 140
dihubungkan secara seri. Berapakah
hambata total dan hambatan total
jika lampu dihubungkan secara
paralel?
Diketahui : O = + + +
R 1-4 = 140 = + + +
R total secara seri = ?
=
R total secara paralel = ?
jawab :
=
R tot.S=R1+R2+R3+R4 Rtot.p = 35

=140+140+140+140
= 560
KESIMPULAN
Arus listrik searah (DC) adalah aliran
elektron dari suatu titik yang energi
potensialnya tinggi ke titik lain yang
energi potensialnya lebih tinggi

Anda mungkin juga menyukai