Anda di halaman 1dari 19

TATA RUANG DALAM

Ir. Marie Ning Murdiyanti, MT,

KULIAH KELIMA

TATA RUANG
DALAM
(INTERIOR)
1. MEMAHAMI KETENTUAN
MENGGAMBAR
2. MEMAHAMI SIMBOL 1
TATA RUANG DALAM

KETENTUAN
MENGGAMB
AR

2
MEMAHAMI
KETENTUAN MENGGAMBAR

Menggambar / mendesain adalah format utama


yang harus disiapkan dari awal sampai akhir
(menyambung terus-menerus).
Untuk memudahkan pembacaan dan
pemahaman desainer interior menggunakan
ketentuan dalam pemberian nomor, ungkapan
grafis dls dalam penyajian gambarnya. Hal tsb
untuk mengkomunikasikannya secara umum
kepada klien, konsultan dan kontraktor. Untuk
kebutuhan penyajian ungkapan garis, simbol,
keterangan untuk penyampaian visi
desainernya.
KETEBALAN DAN TIPE GARIS
Garis secara esensial digunakan untuk
mengkomunikasikan bahasa dari seorang
desainer interior. Garis membawa makna
maksud informasi proyek. Mempertunjukkan
kualitas potongan dari ruang, dan isyarat
visualisasi bagi para pembaca untuk memahami
hirarki, jenis dan makna. Ketebalan dan tipe
garis dapat diciptakan melalui berbagai media
gambar, baik manual maupun secara digital.
Tipe garis mempunyai banyak fungsi dalam
gambar interior. Desainer interior menetapkan
hubungan maksud pada perbedaan
bobot/tingkatan, mengapa, garis disajikan lebih
tebal dengan berbagai tipe dipesan untuk
penyampaian rencana, potongan, sedangkan
garis yang lebih tipis dari outline adalah untuk
menyampaikan permukaan, mebelair dan
ruangnya tersebut.
Tanda garis pisah, merepresentasikan elemen
yang berbeda. Dari obyek yang diberada di
sebaliknya/ disembunyikan dari gambaran di
bawah bidang potongnya. Contoh lemari yang
berada di bawah meja dapur. Apakah itu lemari
kaca, laci atau rak.
Hal tersebut menjadi bahasa komunikasi dari
para juru gambar, desainer interior, maupun
tukang mebel serta perdagangan antar konsultan.
Contoh garis struktur, garis kabel, listrik dan
tombol saklar dls. Ini menunjukkan bahwa
barang/jaringan tersebut harus dipaksa untuk
dibangun.
Hirarki dalam gambar rencana ditetapkan secara
hati-hati penggunaan ketebalan dan tipe garis tsb.
Pada gambar
berikut ini dapat
dilihat potongan
dinding disajikan dg
garis yang tebal.
Mebel dan instalasi
digambar dengan
garis yang lebih
tipis. Dan elemen
yang
disembunyikan
digambarkan
dengan garis patah-
patah ( seperti
kabinet, laci, rak
dls)
Simbol
adalah bahasa kodifikasi
Aplikasi
simbol
dalam
gambar
rencana.
____________________
_______
mengapa
diterapkan agar
apabila ada
perubahan dls
mudah
dilaksanakan dalam
1 kesatuan
ketentuan yang
umum
Eksisti
ng
Lant
ai
Faktor penentu :
-Batasan jarak/ ukuran
antar dinding.
-Pintu sbg center untuk
berhubungan dg ruang
lain
Rencan
a
Rencana Plafond
Perletakan
furniture
TINGGI BIDANG INTERIOR YANG DIRANCANG
PETUNJUK
RUANG

ketika
banyak
ruang
yang
diranca
ng
Penjelas
an
DETAIL
TATA RUANG DALAM
Ir. Marie Ning Murdiyanti, MT,

KULIAH KEDUA

LATIHAN
MENDESAIN
(INTERIOR)
1. GAMBAR RUANG
2. GAMBAR LANTAI
3. PERLETAKAN MEBEL 17
SOAL DESAIN TATA RUANG
DALAM
Rancanglah Tata Ruang Dalam yang telah anda pilih.
Sajikan gambar Desain tersebut dengan benar
sesuai ketentuan-ketentuan tersebut diatas.
Pertimbangkan aspek intern-ekstern yang akan
mempengaruhi desain Tata Ruang Dalam
Tuliskan keinginan-keinginan yang akan dicapai.
( mulai dari
fungsi, zoning dls).
Desain Ruang Tata Letak Perabotan, Desain Lantai,
Desain dinding, dan Plafond-nya.
Selamat Mendesain,
Buatlah desain yang bagus dan menarik yaa...
TATA RUANG DALAM

TERIMA KASIH ATAS


KERJASAMANYA
DAN
SUKSES UNTUK ANDA

19