Anda di halaman 1dari 9

NAMA KELOMPOK

1. YUDHI SUDARTO
2. DIDI KURNIAWAN
3. RYAN FAUZI
4. IWAN

K ELO M P O K 4 TEN TA N G
K EH A M ILA N D A N M ELA H IR K A N
A .P S IK O LO G I K EH A M ILA N P ER S A LIN A N D A N
.P S IK O LO G I K EH A M ILA N A .
K EH A M ILA N D A N M A S A P R A N ATA L
K EH A M ILA N D A N M A S A P R A N ATA L B AY I PA D A
U M U M N YA M EM B ER IK A N A R TIEM O S IO N A L YA N G
B ES A R PA D A W A N ITA . D EN G A N P ER IS TIW A
K EH A M ILA N TER S EB U T A D ATEO R I YA N G
B ER P EN D A PAT, W A N ITA YA N G TELA H H A M IL S ER IN G
D IH IN G G A P I K EIN G IN A N D A N K EB IA S A A N A N EH .
K R O N IS PA D A U M U M N YA S EO R A N G W A N ITA YA N G
TEN G A H H A M IL ITU
M ELA N JU TK A N K EC EN D ER U N G A N -K EC EN D ER U N G A N
P S IK O LO G IS D A N C IR I-C IR I TIN G K A H LA K U
YA N G D IM ILIK I S EB ELU M IA H A M IL. YA N G JELA S
K EH A M ILA N PA D A U M U M N YA
M EN A M B A H IN TEN S ITA S EM O S I-EM O S I D A N
TEK A N A N -TEK A N A N B ATIN PA D A K EH ID U PA N
P S IK IS N YA .S EO R A N G IB U YA N G H ID U P B A H A G IA ,
PA D A LA Z IM N YA D A PAT M ER A S A K A N K EP U A S A N D A N
K EB A H A G IA A N K ETIK A IA M EN JA D I H A M IL. IA
B A N G G A A K A N K EA D A A N D IR IN YA S ER TA
B.Kesulitan-Kesulian pada Masa Hamil
Jika terdapat kesukaran-kesukaran khusus dalam
rumah tangganya,seperti kesulitan keuangan, urusan
rumah tangga yang berat, konflik dengansuami dan
lain-lain. Maka beban ujian berupa kehamilan itu pasti
akansemakin berat menekan pada dirinya. Disamping
itu kehamilan itu
mengandung resiko mempertaruhkan jiwa dan raga,
khusunya pada saatmelahirkan bayi.Jika pada
kehidupan sehari-hari seorang wanita memiliki sikap
hidupyang relatif sehat dan bersikap rasional taraf
perfeksi/ kesempurnaan, serta tidak menuntut pada
dirinya sendiri norma-norma standar yang terlampau
muluk-muluk atau persyaratan tertentu yangtidak
mungkin tercapai, wanita tersebut pasti akanterhadap
diri sendiri, tanpa dibarengikompulsi-kompulsi
1.Memandang kehamilannya dengan sikap yang sehat.
2.Merasakan kesempurnaan dan kehabagiaan
3.Namun tetap dibanyangi ketakutan dan ketegangan terhadap
persalinan.Jika seorang calon ibu merasa puas dan bahagia terhadap
keadaandirinya sebagai wanita dan secara riil bisa menerima hakekat
dirinya sebagai penyambung generasi, maka kehamilannya akan
dianggap sebagai rahmat.Kehamilan juga dapat menambah
intensitas kebahagiaan dengan suaminya,sebaliknya kehamilan juga
dapat memperkuat dan mempererat beba kesulitan batin, jika
diantara suami istri sudah terdapat konflik-konflik.Sebenarnya, setiap
wanita hamil itu mengalami masa kehamilan dengan cara yang
sangat individual, dan bergantung pada
kepribadiannya.Perkembangan fisiologis pada masa kehamilan
mengakibatkan reaksi-reaksi psikologis tertentu. Dengan adanya
janin dalam kandungan terjadilah peristiwa-peristiwa berikut
1.Perkembangan pada fungsi glanduler
2.Perubahan pada siklus darah
3.Teorgnisasi dari semua pertumbuhan somatik dari janin dan
bayinya.
C.Pengaruh Lingkungan pada Kehamilan
Membahas masalah reaksi-reaksi psikis yang individual terhadapkehamilan,
orang tidak bisa mengabaikan pengaruh lingkungan dalam pengertian sempit
maupun luas.Mengunduh
Pegertian yang sempit yaitu faktor-faktor fisiologis dan psikis dariwanita
hamil tersebut. Suami, keluarga, rumah tangga dan lingkungannya.Sedangkan
pengertian yang luas mencakup pengaruh-pengaruh adat-istiadat,tradisi dan
kebudayaan. Maka psikologi mengenai kehamilan itu tidak mau banyak
diwarnai oleh kepercayaan dan keyakinan-keyakinan tradisionaldaerah masing-
masing.Reaksi psikis terhadap kehamilan itu dengan sendirinya sangat banyak
dan amat berfariasi. Namun elemen pokok yang umum terhadap setiap
wanitahamil ialah ketakutan dan kepercayaan takhayul.Peristiwa demikian ini
tipis terjadi hampir hampir setiap wanita didunia, sekalipun struktur
kebudayaan mereka sangat berbeda. Bahkan wanita-wanita terpelajar yang
biasanya sama sekali tidak mempercayai takhayul,setelah ia menjadi hamil,
lalu ikut-ikutan mengambangkan mekanismekepercayaan pada
takhayul.Ringkasannya semua mekanisme perasaan dan reaksi
dengankehamilannya itu sangat dipengaruhi lingkungan yang paling dekat.
Terutamadipengaruhi oleh ekseptasi masyarakat lingkungan tesebut terhadap
Si bayi,yang berbeda-beda dari suatu daerah dibandingkan dengan daerah
lainnya.Juga politicy
nasional, interest-interest ekonomi, hukum-hukumkonstitusional, dan nilai-
nilai etis tertentu mengenai hakekat anak manusia,semua ikut mempengaruhi
sikap wanita terhadap kehamilannya.
2.PSIKOLOGI KELAHIRANA.Kelahiran Bayi dan Masa Post-
Natal
Banyak dokter psikolog dan seniman yang berspekulasi mengeni
artidari peristiwa kelahiran. Ada beberapa pendapat spekulatif
mengenai peristiwa kelahiran anak manusia ini. Misalnya saja:
Tangis seorang bayi pada saat kelahiranya itu merupak suata
mekanis disebabkan oleh peristiwa terhirupnya udara untuk
pertama kalinya dalam paru-paru. Bayi tersebutdicabut dari
kehangatan perlindungan dalam rahim ibunya. Dan sejak
Mengunduh
kelahirannya, ia harus belajar dengan kemampuan sendiri untuk
hidup,menghirup udara, menghisap air susu. Ia harus melatih
semua fungsi jasmaniah dan rokhaniahnya agar bisa
mempertahankan hidupnya. Dengan sendirinya, saat kelahiran itu
menimbulkan akibat psikologis yang mengejutkan bagi si bayi.
Terjadilah semacam trauma psikis, yang akan dibawa sepanjang
hayat.
B.Adat Kebiasaan Melahirkan Bayi
Peristiwa kelahiran bukan saja merupakan proses murni
psikologis belaka, akan tetapi banyak pula diwarnai
komponen-komponen psikologis.Aktivitas melahirkan bayi ini
cukup bervariasi dari yang mmudah dan lancar sampai pada
yang cukup sukar, berlangsung normal ataupun melalui
prosesyang abnormal dengan operasi sexio-caesaria
dll.Orang menyebutkan beberapa faktor penyebab mudah
sulitnyaaktivitas melahirkan bayi, antara lain:
1.Perbedaan iklim dan lingkungan sosial yang mempengaruhi
kelenjar endokrin
.2.Cara hidup yang baik atau cara hidup yang sangat ceroboh
dari wanitayang bersangkutan
.3.Kondisi otot pinggul wanita.
C.Faktor Somatis dan Psikis yang Mempengaruhi Kelahiran
Bayi
Setiap proses biologis dari fungsi keibuan dan reproduksi, yaitu
sejak turunnya bibit kedalam rahim ibu sampai kelahiran bayi itu
senantiasa sajadipengaruhi (distimilir atau justru terhambat) oleh
pengaruh-pengaruh psikistertentu maka ada:1.Interdependensi di
antara faktor-faktor somatis (jasmanah) dan faktor-faktor
psikis.2.Jadi pada fungsi reproduksi yang sifatnya biologis itu
selalu dimulai pulaoleh elemen-elemen psikis.
Untuk memperoleh sedikit pengertian tentang situasi
psikologiskelahiran, kita harus menjenguk sejenak fase terakhir
dari masa kehamilan.Bahkan pada wanita paling sehat sekalipun
kondisi somatis menjelangkelahiran bayi ini dirasakan sangat
berat dan tidak menyenangkan.Penderitaan fisik dan beban
jasmaniah selama berminggu-minggu terakhir masa kehamilan itu
banyak menimbulakan gangguan psikis.
D.Komunitas Terapeutik
Kegiatan komunikasi terapeutik pada ibu melahirkan merupakan
pemberian bantuan pada ibu yang melahirkan dengan kegiatan
bimbingan proses persalinan
.1.Tujuan komunikasi terapeutik pada ibu dengan gangguan psikologis.
a.Membantu pasien menjelaskan serta mengurangi beban perasaan dan
pikiran selama proses persalinan.
b.Membantu mengambil tindakan yang efektif untuk pasienc.Membantu
mempengaruhi orang lain, lingkungan fisik dan diri sendiriuntuk
kesejahteraan itbu dan proses persalinan agar dapat berjalandengan
semestinya
.2.Pendekatan Komunikasi Terapeutik
a.Menjalin hubungan yang mengenakan(rapport) dengan klien.
b.Kehadiran merupakan bentuk tindakan aktif ketrampilan
c.Mendengarkan dan memperhatikan keluhan klien.
d.Sentuhan dalam pendampingan klien yang bersalin
.e.Memberi informasi tentang kemajuan persalinan
.f.Memandu persalinan dengan memandu instruksi khusus tentang
bernapas, berelaksasi dan posisi postur tubuh.
g.Mengadakan kontak fisik dengan pasienh.Memberikan pujian pada klien
tentang usaha yang telah dilakukannyai.Memberikan ucapan selamat
pada klien atas kelahiran putra/putrinya