Anda di halaman 1dari 32

HYPER C H OL E ST E R OL EM IA

DEFINISI
Hiperkolesterolemia adalah suatu keadaan dimana kadar kolesterol darah diatas batas normal.
Dapat terjadi karena gangguan metabolisme lemak yang dapat menyebabkan peningkatan kadar
lemak darah yang dapat disebabkan oleh:
Defisiensi enzim lipoprotein lipase dan reseptor Low Density Lipoprotein (LDL).
Abnormalitas genetika yang menyebabkan kenaikan dramatis produksi kolesterol di hati.
Penurunan kemampuan hati untuk memetabolisme kolesterol dari darah.
ETIOLOGI
Hiperkolesterolemia dapat disebabkan oleh beberapa faktor yakni:
Faktor Genetik (Familial Hypercholesterolemia)
Pola Makan
Gaya Hidup
Obesitas
Penyalahgunaan alkohol
Diabetes yang tidak terkontrol
PATOFISIOLOGI
Zat tersebut LDL teroksidasi tahap
Peningkatan
menyebabkan dua yang dapat
kolesterol dalam
monosit berubah mengubah makrofag
darah
menjadi makrofag menjadi sel busa

Sel busa akan saling


LDL memacu
Kolesterol melekat berikatan dan
terbentuknya zat yang
pada dinding dalam membentuk gumpalan
dapat menarik
pembuluh darah yang akan tertimbun
monosit ke intima
di intima

Plak kolesterol yang


LDL menembus LDL akan mengalami tertimbun akan
endotel dan oksidasi tahap menyebabkan
menempel ke intima pertama pemyempitan lumen
pembuluh darah
MANIFESTASI KLINIK
Rasa tertekan (ditimpa beban, sakit, terjepit, diperas, terbakar) di dada yang dapat
menjalar ke lengan kiri, leher, dan punggung
Tercekik atau sesak berlangsung lebih dari 20 menit
Keringat dingin, lemah, berdebar dan bisa menyebabkan pingsan
Gejala akan bertambah berat dengan aktivitas dan akan berkurang dengan istirahat.
Pedoman dari national cholesterol education program adult treatment III
(NCEP ATP III) yang menetapkan batasan pengukuran kolesterol seperti dalam
di bawah ini:
Pengukuran Rendah Normal Perbatasan Tinggi Sangat Tinggi
Tinggi
Kolesterol Total <200mg/dl 200-239mg/dl >240mg/dl

Kolesterol LDL <100mg/dl 100-159mg/dl 160-189mg/dl >190mg/dl

Kolesterol HDL <40mg/dl 60mg/dl

Trigliserida <150mg/dl 150-199mg/dl 200-499mg/dl >499mg/dl


TERAPI NON FARMAKOLOGIS
MENURUNKAN ASUPAN LEMAK JENUH
Lemak jenuh terutama berasal dari minyak kelapa, santan, dan minyak-
minyak lain seperti minyak jagung, minyak kedelai dll yang mendapat
pemanasan tinggi atau berulang. Kelebihan lemak jenuh akan menyebabkan
peningkatan kadar LDL.
Lemak tidak jenuh banyak terkandung pada ikan laut, minyak sayur, dan
minyak zaitun. Asupan lemak tidak jenuh ini dapat meningkatkan kadar HDL
dan mencegah terbentuknya endapan pada pembuluh darah.
MENURUNKAN ASUPAN KOLESTEROL DAN MENGKONSUMSI
LEBIH BANYAK SERAT
Kolesterol terutama banyak ditemukan pada lemak hewani (jeroan, kuning telur, serta seafood,
kecuali ikan).
Serat banyak ditemukan pada buah-buahan (apel, pir yang dimakan dengan kulitnya) dan
sayur-sayuran. Serat yang dianjurkan adalah sebesar 25-40 gr/hari, setara dengan enam buah
apel merah dengan kulit atau enam mangkok sayuran. Serat berfungsi untuk mengikat lemak
yang berasal dari makanan dalam proses pencernaan, sehingga mencegah peningkatan kadar
ldl.
MERUBAH CARA MEMASAK

Sebaiknya memasak makanan dengan merebus bukan menggoreng dan


mengukus atau membakar tanpa minyak atau mentega.
Minyak goreng dari asam lemak tidak jenuh sebaiknya digunakan untuk
minyak salad, sehingga mempunyai efek positif terhadap peningkatan kadar
hdl
OLAH RAGA TERATUR DAN JAGA BERAT BADAN
IDEAL
Dianjurkan untuk melakukan olahraga yang bersifat aerobik (jalan cepat, lari-lari kecil, sepeda,
renang, dan lain-lain) secara teratur 3-5 kali setiap minggu, minimal 45 menit/olahraga) untuk
meningkatkan kadar HDL.
Obesitas merupakan salah satu faktor risiko hiperkolesterolemia, sehingga berat badan
diupayakan agar tetap ideal, minimal tidak obesitas dengan imt < 25 kg/m 2. Cara menjaga
berat badan yang utama adalah dengan pengaturan diet dan aktivitas fisik yang teratur. Selain
mencegah hiperkolesterolemia, berat badan yang ideal akan mengurangi faktor risiko penyakit
DM, hipertensi, PJK, dan lain-lain.
TERAPI FARMAKOLOGIS
OBAT PENURUN LIPID
Jenis dan Sediaan Efek Farmakologis Indikasi Efek samping
Bile Acid Sequestran Meningkatkan Ekskresi Peningkatan gembung,
(Kolestiramin, Asam Empedu LDL konstipasi dan
Kolestipol) Meningkatkan Reseptor peningkatan
LDL Trigliserida

HMG-CoA Reductase Menurunkan Sintesa Peningkatan Mialgia, Artralgia,


Inhibitors Cholesterol LDL Peningkatan
(Lovastatin, Menurunkan Reseptor Transaminase,
Pravastatin, LDL Hati Dispepsia
Simvastatin, Menurunkan produksi
Fluvastatin, VLDL
Atorvastatin,
Rosuvastatin)
Derivat Asam Fibrat Meningkatkan LPL Peningkatan Dispepsia, Mialgia,
(Gemfibrozil, Meningkatkan Sintesa Tg dan Batu Empedu,
Fenofibrate) VLDL Remnant Peningkatan
Transaminase
OBAT PENURUN LIPID (LANJ)
Jenis dan Sediaan Efek Farmakologis Indikasi Efek samping
Asam Nikotinik Menurunkan sintesa Peningkatan Flushing,
(Niasin) VLDL Hati LDL, Gangguan
Peningkatan Pencernaan,
Tg, HDL Peningkatan
yang KGD,Asam Urat
rendah. dan Fungsi Hati
Asam Lemak Omega Menurunkan Produksi Peningkatan Dispepsia, Diare,
3 Kilomikron dan VLDL Tg yang Bau Amis Ikan
(Minyak Ikan) hebat ( Mual )

Cholesterol Menurunkan absorbsi Peningkatan Peningkatan


Absorption Inhibitors cholesterol di usus halus LDL Transaminase
(Ezetimibe) (intestinal)
DIABETI C M AR C H
DEFINISI
Menurut American Diabetes Association (ADA) 2010, diabetes
mellitus merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan
karakteristik hiperglikemik yang terjadi karena kelainan kerja insulin
atau sekresi insulin atau keduanya.
Apa itu diabetic march?
Diabetic march adalah perjalanan penyakit
diabetes dimana dinilai dari 5-15 tahun sebelum
terjadinya diabetes hingga sampai dapat
menimbulkan gejala.
FAKTOR RESIKO

Umur
Dislipidemia
Riwayat 45 tahun
Obesitas
DM keatas
gestational
(IMT > 25) kg
Riwayat Riwayat keluarga BBL>4
melahirkan
Hipertensianak
>140/90
DM
SEL HEPATOSIT
SEL NON HEPATOSIT
REGULASI SEKRESI INSULIN
Blood glucose
concentration
Gastrointestinal Blood amino acid
hormones concentration

Major control

Food
intake

Parasympathetic Sympathetic stimulation


Islet b cells (and epinephrine)
stimulation

Insulin secretion

Blood glucose
Blood fatty acids
Blood amino acids
Protein synthesis
Fuel storage
MANAGEMEN DM DARI SEGI NON
FARMAKOLOGI
PRINSIP MANAGEMEN
Pendidikan tentang
diabetes
Managemen gaya hidup
Diet
Latihan
DIET DAN LATIHAN
Diet 3 komponen penting
Nutrisi yang cukup untuk kebutuhan energi
Asupan makanan didistribusikan sepanjang hari
Pola makan dan jumlahnya harus konsisten
Latihan
Membantu menurunkan KGD
Jalan cepat 30 menit , 3-4 kali seminggu.
KARBOHIDRAT

60 70 % dari total kalori


Sumber bahan makanannya :
Nasi
Jagung
Sagu
PROTEIN
15 -20 % ( 10 % pada orang nefropathy)
Sumber protein diperoleh dari hewan dan nabati seperti:
- Ikan
- Ayam tanpa kulit
- Putih telur
- Daging
LEMAK
Lemak jenuh < 7 %, lemak tidak jenuh < 10 %
Lemak harus lemak tak jenuh seperti
- Minyak kanola
- Minyak zaitun

Meningkatkan terjadinya penyakit jantung pada diabetes satu


setengah kali lebih tinggi dari orang yang tak diabetes
KOLESTEROL
Harus dikonsumsi kurang dari 300mg dalam sehari
- Ayam tanpa kulit
- Kuning telur 2 biji dalam seminggu

Hindari makan :
- kerang - udang
-Jeroan - kepiting
BUAH-BUAHAN DAN SAYUR-SAYURAN
Asupan serat dari buah dan sayuran juga
sangat diperlukan
Minimal 25g setiap hari
Natrium < 3000 mg/ hari
TERAPI FARMAKOLOGI
Insulin
Insulin adalah hormon yang dihasilkan dari sel beta pankreas dalam merespon glukosa. Insulin merupakan
polipeptida yang terdiri dari 51 asam amino tersusun dalam 2 rantai, rantai A terdiri dari 21 asam amino dan
rantai B terdiri dari 30 asam amino. Insulin mempunyai peran yang sangat penting dan luas dalam pengendalian
metabolisme, efek kerja insulin adalah membantu transport glukosa dari darah ke dalam sel.
Anti-diabetik oral
Golongan Sulfonilurea
Golongan Biguanide
Golongan Thiazolindion
Golongan Inhibitor Alfa Glukosidase