Anda di halaman 1dari 17

Course : S0743 - Traffic Engineering

Year : 2011

Introduction
Session1
SCOPE OF TRAFFIC ENGINEERING
Traffic Engineering is that phase of
engineering which deals with the planning,
geometric design and traffic operations of
roads, streets, and highways, their
networks, terminals, abutting lands and
relationships with other modes of
transportation for the achievement of safe,
efficient, and convenient movement of
persons and goods.. Transportation?

Bina Nusantara University


3
TRANSPORTATION
Transportasi adalah hal yang berhubungan
dengan pemindahan penumpang/barang
dari asal ke tujuan.
Alat pindah entitas berjalan/moda (sarana)
Tempat pergerakan fasilitas tetap (prasarana)
Pengaturan pergerakan pengatur/pengendali
Komponen Sistem Transportasi terdiri dari:
Fasilitas tetap: jaringan jalan, simpul2
Entitas berjalan (dengan teknologinya): mobil dsb.
Sistem kendali: kendali kendaraan, kendali arus
Bina Nusantara University
4
TRANSPORTATION MODES
Tiap moda transportasi mempunyai
fasilitas tetap (prasarana) maupun entitas
berjalan (sarana) tersendiri.

Bina Nusantara University


5
FACILITIES AND INFRASTRUCTURE
MODA SUB-MODA PRASARANA SARANA
DARAT JALAN RAYA JALAN TERMINAL MOBIL
JALAN REL REL STASIUN KERETA API
PIPA PIPA STASIUN GRAVITASI
SABUK GERAK (CONVEYOR) SABUK STASIUN SABUK
KABEL KABEL STASIUN KERETA
AIR RO-RO LAUT, SUNGAI, PELABUHAN FERRY, KAPAL
KAPAL KANAL, ANJIR

UDARA UDARA LAPANGAN PESAWAT UDARA,


TERBANG HELIKOPTER

KOMBINASI AIR TERMINAL HOVERCRAFT


DARAT

KOMBINASI AIR LAPANGAN CATALINA


UDARA TERBANG
Bina Nusantara University
6
TRAVEL
Perjalanan merupakan pemenuhan
(supply) dari permintaan (demand)
perpindahan penumpang / barang antar
berbagai asal dan tujuan.
Perjalanan merupakan kebutuhan turunan
(derived demand)

Bina Nusantara University


7
TRANSPORATION MODES
COMPONENT
MODA /
KERETA API PENERBANGAN JALUR PIPA SABUK BERJALAN
JENIS KOMPONEN

MINYAK, GAS, FLUIDA,


LALU LINTAS KARGO PENUMPANG BATUBARA
SOLID

ALAT SIMPAN DAN


TERMINAL TERMINAL PETI KEMAS BANDARA TANKI
MUAT

CONTAINER,
PETI KEMAS KABIN PESAWAT UDARA RANGKAIAN PIPA SABUK DAN PENUTUP
GERBONG

FLUIDA DALAM PIPA


KENDARAAN RANGKAIAN KERETA PESAWAT UDARA SABUK
DAN POMPA

ROL DAN PENDUKUNG


RUAS JALAN JALUR REL JALUR UDARA PIPA
SABUK

PERTEMUAN JALUR
PERSIMPANGAN WESEL PERTEMUAN PIPA PERTEMUAN SABUK
UDARA

SESUAI KECEPATAN
RENCANA OPERASI JADWAL JADWAL JADWAL MENCAMPUR
SABUK

Bina Nusantara University


8
TRAFFIC ENGINEERING SYSTEM
Pergerakan (lalu lintas) adalah berpindah
atau berjalannya kendaraan atau pejalan
kaki pada suatu fasilitas tetap (prasarana).
Komponen Sistem Lalu Lintas (jalan)
meliputi:
Manusia
Kendaraan
Jalan/jaringan jalan
Komponen manusia dianggap sebagai hal yang
given
Komponen kendaraan diluar bidang ahli lalu
lintas.
Bina Nusantara University
9
Bidang ahli lalu lintas lebih mengarah ke
TRAFFIC ENGINEERING SYSTEM
Tujuan lingkup ahli lalu lintas:
Untuk mendapatkan keserasian komponen
manusia, kendaraan, dan jalan dalam mencapai
keberhasilan pengoperasian sistem lalu lintas.
Dalam kenyataan, sulit mendapatkan
keserasian dimaksud
Kecelakaan, kemacetan, gangguan lalu
lintas

Bina Nusantara University


10
TRAFFIC ENGINEERING SYSTEM
Kedudukan keperluan pengetahuan lalu
lintas dalam analisis

Struktur Lalu Lintas

Beban hidup, Arus Lalu


Beban
beban mati Lintas

Perilaku Material Manusia,


Elemen Engineering Kendaraan

Bina Nusantara University


11
TRAFFIC ENGINEERING ELEMENT
Unsur Teknik Lalu Lintas terdiri dari:
Sistem Lalu Lintas
Komponen Jalan
Lingkungan Lalu Lintas Jalan
Ahli Lalu Lintas

Bina Nusantara University


12
TRAFFIC ENGINEERING ELEMENT
Komponen Jalan mempunyai fungsi:
Melayani kendaraan yang bergerak
Melayani kendaraan parkir
Melayani pejalan kaki dan kendaraan non motor
Pengembangan wilayah dan akses ke daerah
kepemilikan

Bina Nusantara University


13
TRAFFIC ENGINEERING ELEMENT
Lingkungan Lalu Lintas Jalan:
tempat terjadinya pergerakan lalu lintas yang
mempunyai pengaruh penting dalam
perancangan maupun pengoperasian sistem lalu
lintas, meliputi
Lingkungan Fisik
Lingkungan Lalu Lintas
Lingkungan Sosial

Bina Nusantara University


14
TRAFFIC ENGINEERING ELEMENT
Lingkungan Fisik:
Sistem lalu lintas harus beroperasi siang dan
malam
Sistem lalu lintas harus dirancang beroperasi
pada berbagai kondisi cuaca setempat
Pengaruh keadaan medan terhadap biaya
konstruksi dan standard perencanaan
Pengaruh kepadatan penduduk, jenis dan nilai
bangunan terhadap biaya dan pemahaman
masyarakat
Bina Nusantara University
15
TRAFFIC ENGINEERING ELEMENT
Lingkungan Lalu Lintas:
Variasi arus lalu lintas harian, jam-jaman
Komposisi lalu lintas % kendaraan berat
Distribusi arah,nilai umum
Jalan lingkar perkotaan: 65%-75% arah jam puncak
Jalan perkotaan : 50%-60% arah jam puncak
Jalan antar kota : bervariasi, lalu lintas rekreasi
Konsistensi perencanaan dalam ruas jalan yang
sama

Bina Nusantara University


16
TRAFFIC ENGINEERING ELEMENT
Lingkungan Sosial:
Undang-undang jalan
Pemahaman dan ketaatan pengemudi terhadap
peraturan
Sifat masyarakat pada tanggung jawab
mengemudi
Penegakan hukum peraturan lalu lintas oleh
polisi

Bina Nusantara University


17