Anda di halaman 1dari 9

MANUSIA PANCASILA

Nama Kelompok 6 :

1.Jodi Setyawan S.
D.111.16.0014
2.Irma Deni Prawitasari
D.111.16.0017
3.Nasikus Shofa
D.111.16.00
4.Efi Ardiyanti D.111.16.00
5.Maulana Alamin
D.111.16.00
Hakikat Manusia Indonesia Berdasarkan Pancasila
Yakni Monopluralis
Monopluralis meliputi susunan kodrat manusia,terdiri rokhani (jiwa) dan jasmani (raga),sifat
kodrat manusia terdiri dari makhluk indivdu dan makhluk sosial serta kedudukan kodrat
manusia sebagai makhluk pribadi berdiri sendiri dan makhluk Allah.
Hakikat manusia menurut pancasila adalah makhluk monopluralis.kodrat manusia yang
monoplurlitas tersebut memiliki ciri antara lain :
Ciri Ciri Monopluralis yaitu sebagai berikut
a. Susunan kodrat manusia terdiri atas jiwa da raga
b. Sifat kodrat manusia sebagai individu sekaligus sosial
c. Kedudukan kodrat manusia sebagai makhluk pribadi dan makhluk Allah.
Pembangunan nasional sebagai upaya peningkatan manusia secara
totalitas.aspek jiwa,raga,pribadi,soaial,dan aspek ketuhanan manusia sebagai
makhluk monopluralis,artinya terdiri dari banyak segi tetapi merupakan suatu
kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
A. Manusia Sebagai Makhluk Individu

Sebagai makhluk individu manusia harus memiliki


kesadaran diri.realita,martabat kepribadin,perbedaan dan
persamaan dengan pribadi lain,khususnya kesadaran akan
potensi-potensi pribadi.melalui pendidikan,manusia dapat
menggali dan mengoptimalkan segala potensi yang ada pada
dirinya,serta dapat mengembangkan ide ide yang ada dalam
pikirannya dan menerapkan dalam kehidupannya sehari-hari
yang dapat meningkatkan kualitas hidup manusia itu sendiri.
B. Manusia Sebagai Makhluk Sosial

Manusia tidak hidup dalam kesendirian.bersosialisasi dengan


sesamanya berhubungan dengan manusia lain konsekuensi-
konsekuensi soaial baik dalam arti positif maupun negatif. positif dan
negatif ini adalah perwujudan dari nilai-nilai sekaligus watak manusia
bahkan pertentangan yang diakibatkan oleh interaksi
antar individu. nilai-nilai sekaligus watak manusia bahkan
pertentangan yang diakibatkan oleh interaksi individu. Jadi jika
manusia tidak terdidik maka ia tidak akan menjadi menjadi manusia
dalam arti yang sebenarnya. manusia sebagai makhluk sosial
memiliki naluri untuk saling tolong menolong,setia kawan dan
toleransi serta simpati dan empati terhadap sesamanya jadikan suatu
masyarakat yang baik,harmonis dan rukun timbullah norma,etika dan
kesopan santunan yang dianut oleh mayarakat.
Manusia sebagai Makhluk Sosal memiliki 2 hasrat yaitu :

1. Keinginan untuk menjadi satu dengan manusia yang lain di sekelilingnya


(Masyarakat)
2. Keinginan untuk menjadi satu dengan suasana alam sekitarnya.
C. Manusia Sebagai Makhluk yang Religius

Tujuan beribadah kepada Tuhan YME/Allah diperlukan suatu ilmu


melalui pendidikan manusia dapat mengenal siapa Tuhannya manusia
bisa berpikir,bertindak,berusaha,dan bisa menentukan mana yang benar
dan tidak benar.pertama memakmurkan bumi,kedua memelihara bumi
dari upaya-upaya perusakan yang datang dari pihak manapun.
Kesimpulan :
Manusia adalah makhluk dengan berbagi peranan dalam dirinya sendiri
Antara lain sebagai makhluk individu,sosial dan religius.Dan seorang harus dapat
Mengaplikasikan itu semua secara seimbang dalam pengabdian masyarakat dalam kehidupan
Berbangsa dan Bernegara.
TERIMA KASIH
ATAS
PERHATIANNYA