Anda di halaman 1dari 18

Afnal Asrifuddin, SKM, M.

Kes

WAKIL DEKAN II
UKURAN NILAI TENGAH
@ UNTUK MENDAPATKAN GAMBARAN
PENELITIAN YANG LEBIH JELAS DARI
SEKUMPULAN DATA TENTANG SESUATU
HAL

@ SUATU NILAI YANG REPRESENTATIF YANG


MEWAKILI SEKUMPULAN DATA

@ - MEAN
- MEDIAN
- MODUS
1. MEAN = Arithmatic Mean
- Penjumlahan seluruh nilai pengamatan dibagi
dengan
banyaknya pengamatan
- Rumus:
X1 + X2 + X3 + .. + Xn
X = -----------------------------------------
n
- Contoh:
Jumlah anak dari lima keluarga adalah masing-
masing
8, 3, 6, 9, 4 orang
jadi rata-rata jumlah anak dalam keluarga =
8+3+6+9+4
X = ------------------------- = 6 orang
Kelebihan dan Kekurangan rata-rata hitung
Kelebihan: - banyak dikenal/tidak asing
- mudah dihitung
Kekurangan: - nilainya sangat dipengaruhi oleh
nilai ekstrim
- harus diketahui besar setiap nilai
pengamatan.
Untuk data dgn Skala pengukuran interval dan
ratio
Nilai ekstrim harus di cek kebenarannya
Bila ada nilai ekstrim maka sebaiknya
menggunakan nilai MEDIAN
2. MEDIAN
nilai yang letaknya di tengah-
tengah, membagi dua deretan nilai
sama banyak
Tidak dipengaruhi oleh nilai ekstrim
Mudah dihitung
Data genap=
Xn/2 + X(n/2 +1)
Md = -----------------------
2
Md = X(n+1/2)
CONTOH:
Dari contoh sebelumnya, jumlah
anak dari lima keluarga adalah
masing-masing
8, 3, 6, 9, 4 orang
Array: 3, 4, 6, 8, 9 n = 5
Md = X (n+1)/2 = X3 = 6 orang

data:3, 4, 4, 6, 8, 9
4+6
Md = ---------- = 5 orang
Untuk data dgn skala pengukuran Interval
dan Ratio serta Ordinal
Contoh:
Misalnya ada 10 penderita psikiatrik yang
dievaluasi tingkat keberatan gejala
depresinya, 3 orang dilaporkan tanpa
gejala, 1 orang depresi ringan, 2 orang
dilaporkan depresi sedang dan 4 orang
lainnya depresi berat.
Maka Md dari data ini = kategori depresi
sedang.
Cocok digunakan bila distribusi data
3. MODUS
Nilai yang paling sering muncul
Contoh: menggunakan data
sebelumnya
3, 4, 4, 6, 8, 9
Mo = 4
Bisa digunakan untuk semuatingkat
pengukuran (nominal ordinal, interval
dan ratio), namun umumnya untuk
skala nominal
Nilai Modus bisa lebih dari satu
Nilai Mean, Median dan Modus adalah
sama untuk distribusi data yang simetrik

Untuk distribusi data yang miring


(skewed), Mean berada pada daerah
kemiringan (ekor yang panjang)
berdekatan dengan Median.
Meandari Data yang
Berkelompok
(fi.Mi)
x = ----------------
fi

Dimana:
fi = frekuensi setiap kelas
Mi = Titik tengah (Mid Point) setiap
interval kelas
Contoh-1:
Daridata sebelumnya tentang berat
badan bayi di bagian KIA RSB Ibu dan
Anak, Januari 2016. Untuk menghitung
rata-rata berat badan bayi tersebut
adalah sbb:

133,5
x = ------------ = 5,34 kg
25
2. Median Untuk Data Yang Berkelompok
J
Md = Li + ------ ( Ui - Li )
Fi
Dimana:
Li = Limit bawah dari kelas interval dimana
median
diduga berada
Ui = Limit atas dari kelas interval dimana
median
diduga berada
J = Frekuensi kelas sebelum kelas median
dugaan
Contoh:
Dengan menggunakan data berat badan
bayi yang berkunjung di bagian KIA RSB
Ibu dan Anak, Januari 2016, maka median
dari data tersebut adalah sbb:
7
Md = 5,0 + ----- ( 5,99 - 5,0)
10
= 5,0 + 0,693
= 5,693 Kg
3. Modus untuk Data Yang Berkelompok

Ci f - f -1
Mo = Mo + ------ [ -------------------]
2 2f - f+1 - f 1
Dimana:
Mo = Modus dugaan
Ci = Besarnya interval kelas
f = Frekuensi kelas modus dugaan
f-1 = Frekuensi kelas sebelum kelas modus
dugaan
f+1= Frekuensi kelas setelah kelas modus
dugaan
Contoh:
Dengan menggunakan data berat badan
bayi di bagian KIA RSB Ibu dan Anak,
Januari 2016, dengan cara kedua
diperoleh nilai modus dugaan (Mo) = 5,4
Kg, jadi nilai modus berat badan bayi=
1 10 - 7
Mo = 5,4 + ----- [ -----------------]
2 20 5 7
= 5,4 + 0,187
= 5,587 Kg
Penentuan Nilai Letak Lainnya:

1. Quartil

Adalah tiga buah nilai yang letaknya sedemikian rupa sehingga


nilai tersebut membagi deretan data menjadi empat bagian
yang mempunyai jumlah frekuensi yang sama:

Quartil Pertama ------ Q1 = 1 (n+1)/4


Quartil Kedua ------- Q2 = 2 (n+1)/4 = Md
Quartil Ketiga ------ Q3 = 3 (n+1)/4

Contoh:

Dengan menggunakan data berat badan bayi di bagian KIA,


Puskesmas X, Kabupaten Y, maka:

1 (n + 1) 1 (25 + 1)
Q1 = ------------ = --------------- = 6,5
4 4
Berarti bahwa nilai Quartil pertama = Q1 terletak pada data yang
ke 6,5 jadi terletak antara data ke 6 dan ke 7
Data yang ke 6 = 4,5
Data yang ke 7 = 4,5

Jadi Q1 = data yang ke 6,5 = 4,5 + 0,5 (4,5 4,5)


= 4,5 + 0 = 4,5 Kg

(25 + 1)
Q2 = ----------- = 13
2
Q2 = data yang ke 13 = 5,2 Kg

3 (25 + 1)
Q3 = -------------- = 19,5
4

Data yang ke 19 = 5,5


Data yang ke 20 = 6,1
Jadi Q3 = nilai yang ke 19,5 = 5,5 + 0,5 (6,1 5,5)
= 5,5 + 0,6 = 5,8 Kg
terima kasih