Anda di halaman 1dari 13

Kompetensi Inti dan

Strategi Bersaing dalam


Kewirausahaan
Andri Saefullah 13-2013-116
Annisa Aprillisda 13-2013-118
David Septrinaldy 13-2013-119
Kompetensi Inti Kewirausahaan
(1)
Menurut Collin Montgomery (1995:5) Strategi
Perusahaan adalah cara-cara perusahaan menciptakan
nilai melalui konfigurasi koordinasi aktivitas
multipemasaran.

Dalam Managemen Modern, telah terjadi pergeseran arti


Strategi perusahaan dari memaksimalkan keuntungan
pemegang saham (mencari laba perusahaan) menjadi
memaksimalkan keuntungan bagi semua stakeholder.
Kompetensi Inti Kewirausahaan
(2)
Menurut teori strategi dinamis dari Porter (1991), perusahaan dapat
mencapai keberhasilan bila memenuhi tiga kondisi berikut ini
1. Tujuan perusahaan dan kebijakan fungsi-fungsi manajemen (seperti
produksi dan pemasaran) harus memperlihatkan posisi terkuat dipasar.
2. Tujuan dan kebijakan tersebut ditumbuhkan berdasarkan kekuatan
perusahaan serta diperbaharui secara terus-menerus (dinamis) sesuai
dengan peluang dan ancaman.
3. Perusahaan harus memiliki dan menggali kompetensi khusus sebagai
pendorong untuk menjalankan perusahaan. Misalnya dengan reputasi
merek dan biaya produksi yang rendah.
Kompetensi Inti Kewirausahaan
(3)
Menurut Gary Hamel & C.K Frahalari, definisi kompetensi inti adalah
sebagai berikut
1. Kompetensi inti menggambarkan kemampuan kepemimpinan dalam
serangkaian produk atau jasa.
2. Kompetensi adalah sekumpulan keterampilan dan teknologi yang dimiliki
perusahaan untuk dapat bersaing.
3. Kompetensi inti adalah keterampilan yang memungkinkan perusahaan
memberikan manfaat fundamental kepada pelanggan
4. Sumber-sumber kompetensi secara kompetitif merupakan suatu keunikan
bersaing dan memberikan kontribusi terhadap nilai dan biaya konsumen.
Kompetensi Inti Kewirausahaan
(4)
Untuk meraih keuntungan yang berkesinambungan, perusahaan
harus dapat memaksimalkan semua sumber daya yang ada serta
melakukan pencarian ide-ide baru. Selain itu perusahaan dapat
meraih keuntungan dengan
1. Pola organisasi dan administrasi yang baik.
2. Perpaduan antara sumber daya manusia dan alam dengan
kebiasaan berfikir kreatif dan keterampilan manajerial.
3. Budaya perusahaan
4. Proses kerja dan penyesuaian yang cepat atas untutan baru.
Kompetensi Inti Kewirausahaan
(5)
Dalam persaingan global yang sedang terjadi saat ini, perusahaan kecil
harus mengarah pada keahlian khusus internal yang bisa menciptakan
produk unggul untuk memperbesar pangsa produksi (Manufacturing Share)
Terdapat beberapa langkah yang dapat digunakan untuk mengembangkan
strategi berbasis sumber daya diantaranya yaitu
1. Mengidentifikasi dan mengklarifikasi sumber daya. Sumber daya dapat
berupa:
. Teknologi
. Paten dan Merek
. Kemampuan pemasaran
Kompetensi Inti Kewirausahaan (6)
Berikut klasifikasi sumber daya Sumber
daya
fisik

Sumber Sumber
Daya Baran daya
Finansia teknolog
l g dan i
Jasa
Ungg
ul
Sumber
Sumber daya
Daya reputasi
Manusia perusah
aan
Kompetensi Inti Kewirausahaan
(7)
2. Mengidentifikasi dam mengevaluasi kemampuan atau kapabilitas
3. Menyortir dan mengembangkan kapabilitas untuk diterapkan
kepada pasar guna mencapai keuntungan yang tinggi dan
berkesinambungan. Dalam tahap ini kapabilitas harus dipelihara
dalam hal
Daya Tahan
Tidak Boleh transparan
4. Memformulasikan strategi pengembangan sumber daya inti dan
kapabilitas seefektif mungkin pada semua kegiatan manajemen.
Strategi Bersaing dalam
Kewirausahaan (1)
Dalam kewirausahaan dikenal istilah 5P yang terdiri dari
1. Probe (Penelitian dan Pengembangan)
2. Product (Produk)
3. Price (Harga)
4. Place (Tempat)
5. Promotion (Promosi)
Penelitian dan pengembangan dalam kewirausahaan merupakan strategi utama karena
memiliki keterkaitan dengan kreativitas dan inovasi. Didalamnya tercakup penelitian dan
pengembangan produk , harga, tempat dan promosi. Wirausaha yang berhasil dan
berkembang memiliki kemampuan penelitian dan pengembangan yang memadai sehingga
tercipta barang barang yang bernilai dan unggul dipasar.
Teori Strategi Generik dan
Keunggulan Bersaing(1)
Persaingan merupakan inti keberhasilan dan kegagalan.
Keberhasilan atau kegagalan bergantung kepada
keberanian prusahaan untuk bersaing
Keunggulan bersaing berkembang dari nilai yang mampu
dciptakan oleh perusahaan bagi konsumen.
Keunggulan bersaing dapat dilihat dari biaya produksi
rendah,diferensiasi produk, dan focus mencari keungulan.
Teori Strategi Generik dan
Keunggulan Bersaing(2)
Keunggulan Bersaing

Biaya Rendah Differensiasi

Target Luas 1. Kepemimpinan 2. Differensisi


dalam Biaya

Target Sempit 3. Fokus Biaya 4. Fokus Differensiasi


Teori Strategi Generik dan
Keunggulan Bersaing(3)
Risiko Strategi Generik

Biaya Rendah Differensiasi Fokus


Pesaing Meniru Pesaing Meniru Strategi focus ditiru
Teknologi Berubah Basis Differensiasi Segmen sasaran
kurang penting bagi menjadi tidak
pembeli menarik
Keunggulan biaya Differensiasi tidak Struktur Rusak dan
tidak bertahan lama bertahan lama Permintaan tidak
muncul
Strategi The New 7-Ss (DAvenil)
Konsep The New 7-Ss meliputi pokok-pokok dasar dasar sebagai berikut
1. Superior Stakeholder Satisfaction
bertujuan untuk memberikan kepuasan jauh diatas rata-rata kepada stakeholder sehingga kinerja
perusahaan akan semakin baik.
2. Soothsaying
perusahaan harus mencari sasaran yang tepat untuk penjualan
3. Positioning for speed
perusahaan harus memposisikan diri secara cepat dipasar agar lebih dikenal
4. Positioning for surprise
membuat posisi yang mencengangkan dengan membuat produuk yang unik
5. Shifting the role of the game
mengubah pola persaingan perusahaan
6. Signaling
Mengutakaman kedekatan dengan pemilik kepentingan
7. Simultanous and sequential strategic thrusts
Mengembangkan faktor penggerak strategi secara berurutan dengan penciptaan barang dan jasa
yang memuaskan konsumen.