Anda di halaman 1dari 16

TINJAUAN PUSTAKA

GASTROSCHISIS

Pembimbing:
dr. Muntadhar, Sp.B, Sp.BA
Dr. Dian Adi S. Sp.BA
PENDAHULUAN
Gastroschisis penonjolan
dari isi abdomen melalui
lubang atau defek pada
dinding abdomen dimana
organ yang berherniasi
tersebut tidak dilapisi oleh
kantong/ sac.
Defek terletak di sebelah
lateral dan hampir selalu
pada sebelah kanan dari
umbilikus
Terjadi antara 0,4- 3 per
10000 kelahiran
Insidensi adanya kelainan
bawaan yang menyertai
antara 10%-20% kasus.
FAKTOR RESIKO
EMBRIOLOGI
Dinding abdomen terbentuk dari lipatan tubuh
(cephalic, caudal, lateral) yang bertemu di
tengah embrio dimana amnion tertanam dalam
yolk sac.
Kecacatan perkembangan pada titik ini
menyebabkan berbagai kelainan dinding
abdomen:
Omphalokel
Gastroschisis
Prune-Belly Sindrome
EMBRIOLOGI
HERNIA UMBILIKALIS FISIOLOGIS
Terjadi pertumbuhan sangat cepat
dari hati dan gelung usus primer
Rongga abdomen menjadi
terlalu kecil untuk menampung
seluruh gelung usus.

Gelung-gelung ini masuk ke


rongga selom ekstra-embrional di
dalam tali pusat selama
perkembangan minggu ke 6

Serentak dengan pertumbuhan


panjangnya, gelang usus primer
berputar berlawanan arah dengan
jarum jam dengan poros arteri
mesenterika superior

Source: Langmans Medical Embryology. Ninth Edition.


MINGGU 10
KEMBALI KE RONGGA ABDOMEN
Selama perkembangan di minggu
ke 10, gelung usus yang
berherniasi mulai kembali ke
dalam rongga abdomen.

Terjadi rotasi serta fiksasi dari


usus

Proses ini tidak terjadi pada bayi


dengan gastroschisis,
menyebabkan peningkatan resiko
volvulus midgut.

Source: Langmans Medical Embryology. Ninth Edition.


GAMBARAN KLINIS
PRENATAL DIAGNOSIS
Peningkatan maternal serum alpha fetoprotein
rata-rata lebih dari 9 kali dari nilai mean
USG

Source: Fetal Diagnosis and Treatment. The Childrens Hospital of Philadelphia.


DIAGNOSIS BANDING
Omphalokel
Prune Belly Syndrome
PENATALAKSANAAN
PRE-OPERASI

Resusitasi dari ABC


Initial Problem:
Hilangnya panas karena tereksposnya isi
abdomen
Hilangnya cairan

Infeksi

Distensi gaster
PENATALAKSANAAN
OPERATIF
tujuan utama
memasukkan visera yang berherniasi ke dalam
rongga abdomen
menutup fascia dan kulit sehingga menciptakan
dinding abdomen yang solid dengan umbilicus yang
relative normal
Meminimalkan timbulnya resiko bagi bayi

Terapi operatif bervariasi tergantung ukuran


dan tipe defek, besar bayi dan problem yang
menyertai.
OPERATIF
Primary Surgical Closure:
Reduksiorgan ke intra abdomen secara
langsung segera setelah kelahiran bayi.

Staged Closure:
Reduksi organ secara bertahap ke dalam
rongga abdomen menggunakan silo. Biasanya
membutuhkan waktu 1-3 minggu, kemudian
defek ditutup secara primer.
STAGED CLOSURE
POST-OPERATIF
Pemberian perlindungan antibiotic
Memenuhi dan menjaga volume secara penuh

Pengawasan analisa gas darah dan tekanan vena


sentral
Mengenali dan melakukan terapi pada sepsis
sesegera mungkin.
Memulai nutrisi total parenteral sesegera setelah
pemasangan monitor vena sentral
PROGNOSIS
Mortalitas gastroschisis pada masa lampau
cukup tinggi, yaitu sekitar 30%, namun akhir-
akhir ini dapat ditekan hingga sekitar 5%.
Mortalitas berhubungan dengan sepsis dan

vitalitas dan kelainan dari traktus


gastrointestinal pada saat pembedahan.