Anda di halaman 1dari 15

PENCEMARAN UDARA :

B3, SUMBER, DAN DAMPAK

KIMIA ATMOSFER
Bahan Beracun dan Berbahaya (B3)
Adalah setiap limbah yang
mengandung B3 karena:

Langsung
Tidak

langsung
dapat mencemari, merusak, membahayakan:
lingkungan, kesehatan, kelangsungan hidup
manusia/ makhluk hidup lain
Sumber Pencemaran

Bergerak :
Tidak bergerak :

Pembakaran hutan Industri


Indeks Standar Pencemaran Udara
(ISPU)
Ukuran pencemaran udara
Polutan parameter :
CO
NO2
O3
SO2
Partikulat
Hubungan ISPU dan kondisi lingkungan
Karbon Sulfur dioksida
Kategori Rentang Nitrogen (NO2) Ozon (O3) Partikulat
monoksida (CO) (SO2)

Luka pada Luka pada


Beberapa spesies Beberapa spesies
Baik 0-50 Tidak ada efek Sedikit berbau tumbuhan akibat tumbuhan akibat Tidak ada efek
kombinasi dengan kombinasi dengan
SO2 (Selama 4 Jam) O3 (Selama 4 Jam)

Perubahan kimia Luka pada Luka pada


Terjadi penurunan
Sedang 51 - 100 darah tapi tidak Berbau Beberapa spesies Beberapa spesies
pada jarak pandang
terdeteksi tumbuhan tumbuhan

Bau dan kehilangan


Peningkatan pada warna. Peningkatan Penurunan Jarak pandang
kardiovaskular pada reaktivitas kemampuan pada Bau, Meningkatnya turun dan terjadi
Tidak Sehat 101 - 199 perokok yang sakit pembuluh atlit yang berlatih kerusakan tanaman pengotoran debu di
jantung tenggorokan pada keras mana-mana
penderita asma

Meningkatnya
Olah raga ringan
kardiovaskular pada
mengakibatkan
orang bukan perokok Meningkatnya Meningkatnya Meningkatnya
pengaruh
Sangat yang berpenyakit sensitivitas pasien sensitivitas pada sensitivitas pada
Tidak Sehat 200-299 Jantung, dan akan yang berpenyakit
parnafasan pada
pasien berpenyakit pasien berpenyakit
pasien yang
tampak beberapa asma dan bronchitis asma dan bronchitis asma dan bronchitis
berpenyaklt paru-
kelemahan yang terlihat
paru kronis
secara nyata

Berbahaya 300 - lebih Tingkat yang berbahaya bagi semua populasi yang terpapar
Polutan parameter ISPU : sumber dan dampak

Gas Sumber Dampak


CO Pembakaran yang tidak Dapat berikatan dengan haemoglobin (240 x O2)
sempurna : kendaraan Konsentrasi rendah (<400 ppmv ambient) : pusing-
bermotor, pembakaran pusing dan keletihan,
hutan dan sampah Konsentrasi tinggi (>2000 ppmv) : kematian.
Penyebab smog

Nitrogen Proses pembakaran bahan Penyebab hujan asam.


Oksida bakar fosil : bensin, Dapat bereaksi dengan zat lain membentuk zat yang
(NOx) batubara dan gas alam beracun. Menyebabkan eutrofikasi (berkurangnya
oksigen dalam air), smog, perubahan iklim dan
merusak sistem pernafasan and kematian prematur
(premature death)

Sulfur Pembakaran bahan bakar Kontributor utama hujan asam.


Dioksida fosil : minyak bumi dan Aerosol sulfat di atmosfer: gangguan pernafasan
(SO2) batubara. hingga kerusakan permanent pada paru-paru.
Proses industri : kertas Merusak bangunan ( seperti patung, monumen, arca)
dan peleburan logam dan cat.
Ozon ( O3 ) Terbentuk dari NOx danVOC Iritasi saluran pernafasan, batuk, sakit
ketika menghirup udara. Menyebabkan
penyakit pernafasan seperti asma,
pnemonia dan bronkhitis.
Partikulat Pembakaran bahan bakar PM10 ( < 10 m ) :
(Particulat minyak, (gasoline, diesel Pada 140 g/m3 : menurunkan fungsi paru-
Matter) fuel), pencampuran dan paru pada anak-anak.
penggunaan pupuk dan Pada 350 g/m3 dapat memperparah kondisi
pestisida, konstruksi, penderita bronkhitis.
industri : pembuatan besi dan Partikel sekunder PM2,5 :
baja, pertambangan, dapat menyebabkan dampak yang lebih
pembakaran sisa pertanian berbahaya terhadap kesehatan.
(jerami), dan kebakaran hutan Partikel logam berat dan yang mengandung
senyawa karbon : karsinogenik, atau menjadi
carrier pencemar toksik lain yang berupa gas
atau semi-gas karena menempel pada
perpermukaannya.

Ozon ( O3 ) Terbentuk dari NOx danVOC Iritasi saluran pernafasan, batuk, sakit
ketika menghirup udara. Menyebabkan
penyakit pernafasan seperti asma,
pnemonia dan bronkhitis.
Pencemar Sumber Keterangan

Buangan kendaraan bermotor; Standar kesehatan: 10 mg/m3 (9


Karbon monoksida (CO)
beberapa proses industri ppm)

Sulfur dioksida (S02) Panas dan fasilitas pembangkit Standar kesehatan: 80 ug/m3
listrik (0.03 ppm)

Buangan kendaraan bermotor; Standar kesehatan: 50 ug/m3


Partikulat Matter
beberapa proses industri selama 1 tahun; 150 ug/m3

Nitrogen dioksida (N02) Buangan kendaraan bermotor; Standar kesehatan: 100 pg/m3
panas dan fasilitas (0.05 ppm) selama 1 jam

Ozon (03) Standar kesehatan: 235 ug/m3


Terbentuk di atmosfir
(0.12 ppm) selama 1 jam
Polutan lain
Polutan Sumber Dampak
NH3 Limbah domestik, Bila terexposure pada konsentrasi
pertanian, hewan, industri gas yang tinggi dapat
kimia dan herbal, dan menyebabkan gangguan pada
penyamakan kulit paru paru dan kematian.
Bau yang tidak sedap
H2S Limbah domestik, Bersifat toksik
pertanian, hewan, industri
kimia dan herbal, dan
penyamakan kulit
Bau yang tidak sedap
Hg Gas geotermal, gunung Toksik, merusak syaraf
berapi, industri terkait,
pengolahan emas
Pb Kendaraan Pb bereaksi dengan gugusan sulfhidril dari protein yang
menyebabkan pengendapan protein dan menghambat
bermotor, pembuatan haemoglobin,
Industri, Gejala keracunan akut bila tertelan dalam jumlah
besar yang dapat menimbulkan sakit perut muntah atau
Erosi pipa diare akut.
Gejala keracunan kronis menyebabkan hilang nafsu
makan, konstipasi lelah sakit kepala, anemia,
kelumpuhan anggota badan, kejang dan gangguan
penghilatan
VOC : Pembakaran bensin, kayu, Iritasi kulit, iritasi
Aldehid batubara, pelarut, cat, lem mata, iritasi paru-paru

Benzena Pembakaran bensin, kayu, Iritasi mata, gangguan


batubara, pelarut, cat, lem pencernaan, dan
Penyebab Kanker
PAH Pembakaran bensin, kayu, Iritasi kulit, iritasi
batubara, pelarut, cat, lem. paru-paru, Gangguan
Emisi kendaraan bermotor syarat, dan pemicu
kanker
Toluena Pembakaran bensin, Gangguan pada kardiovaskuler,
kayu, dan batubara Gangguan pencernaan
Buangan pelarut, cat, Gangguan sistem syaraf
lem

Kloroform Pembakaran bensin, Gangguan pada kardiovaskuler


kayu, dan batubara Gangguan sistem syaraf
Buangan pelarut, cat,
lem

Klorinated aromatis Pembakaran bensin, Iritasi kulit,


HK kayu, dan batubara Gangguan pencernaan
Buangan pelarut, cat, Gangguan pada hati
lem Gangguan sistem syaraf d
Penyebab kanker