Anda di halaman 1dari 10

Keelektronegatifan dan

Dipol

 Keelektronegatifan meningkat dengan bergerak dari kiri ke kanan dan dari atas ke bawah melintasi susunan berkala.  Sebagian besar atom yang biasa terdapat dalam senyawa organik lebih elektronegatif dari karbon (kecuali hidrogen) .Keelektronegatifan dan Dipol  Sifat keelektrongetifan suatu atom adalah kemampuan inti atom tersebut untuk menarik elektron.

.

 Bisa juga elektron-elektron tersebut digunakan bersama tapi tidak merata sehingga menghasilkan ikatan kovalen polar.Dipol ikatan  Pada ikatan kovalen. elektron- elektron bisa digunakan bersama secara merata dan menghasilkan ikatan kovalen non-polar. .

 Ikatan kovalen polar ditulis dengan mencantumkan muatan (positif atau negatif) diatas atom-atom tersebut  Selain itu dapat pula dituliskan dalam bentuk dipol ikatan yang direpresntasikan dalam bentuk simbol arah panah digambar menuju arah yang lebih elektronegatif .

non polar ditinjukka ditinjukka n dengan n dengan muatan dipol ikatan . + - H H H Cl H Cl Ikatan Ikatan Ikatan kovalen kovalen kovalen polar. polar.

Momen Dipol  Momen dipol ()dihasilkan dari pemisahan pusat muatan negatif dan positif.  Satuannya D (debye) yang diperoleh dari besarnya muatan dan jarak pemisahan dari muatan-muatan.  Molekul diatomic yang kedua atomnya sama tidak memiliki momen dipol.  Sedangkan yang kedua atomnya berbeda memili momen dipol.  Semakin elektrronegatif maka momen .

0. 1.98 D .38 D .03 D . 0.78 D .Contoh NN Br Br Tidak memiliki momen dipol (homoatomik) H F H Cl H Br H I . 1.

0 D . 0 D . Cl O=C=O C Cl Cl Cl .

84 D . 1. 1.86 D . Cl O C H H H H H .