Anda di halaman 1dari 13

Hernia Hiatal

BY: KELOMPOK 1

DEFINISI  hernia berasal dari Bahasa Latin.  Hiatal hernia merupakan penonjolan abnormal lambung proksimal melewati pintu esophagus di diafragma yang menyebabkan posisi sambungan esofagogaster lebih proksimal . yang berarti penonjolan isi suatu rongga melalui jaringan ikat tipis yang lemah (defek) pada dinding rongga. 2009). (Mansjoer. herniae.

etiologi  Kelemahan abdomen  Peningkatan tekanan intra abdomen  usia .

2010) .Manifestasi klinis Tanpa keluhan (asimtomatis) Daerah hernia agak menonjol. bertambah besar terutama saat berdiri Adanya nyeri dan demam Mual dan muntah (Dermawan dan Rahayuningsih.

(Peter J dkk.sehingga akhirnya menyebabkan kantung yang terdapat dalam perut menjadi atau mengalami kelemahan jika suplai darah terganggu maka berbahaya dan dapat menyebabkan ganggren. sehingga terjadilah penonjolan dan mengakibatkan kerusakan yang sangat parah. tekanan yang berlebihan pada daerah abdominal akan menyebabkan kelemahan dinding abdominal yang tipis. Karena organ-organ selalu saja melakukan pekerjaan yang berat dan berlangsung dalam waktu yang cukup lama. kemudian terjadi hernia.patofisiologi  Hernia berkembang ketika intra abdominal mengalami pertumbuhan tekanan. 2008) . Pertama- tama terjadi kerusakan yang sangat kecil pada dinding abdominal.

Pemeriksaan diagnostik  Menurut Kluwer. Williams & Wilkins (2012)pemeriksaan diagnostik untuk klien dengan hiatal hernia adalah sebagai berikut :  Laboratorium  Pemotretan  Prosedur diagnostik .

Penatalaksanaan  Pemakaian Sandat ( “truss” )  Pembedahan  Herniotomi  Herniorafi (Price & Borley.2007) .

Konsep asuhan keperawatan pada penderita hernia hiatal .

suku bangsa. umur. pendidikan. status menikah.1. pekerjaan. alamat. jenis kelamin. tanggal MRS dll.Pengkajian  Identitas klien : Nama.  Riwayat Kesehatan  Riwayat penyakit sekarang :  Riwayat penyakit dahulu :  Riwayat penyakit kelurga : .

1999) .Pemeriksaan fisik  Sirkulasi  Integritas ego  Makanan/cairan  Pernapasan  Keamanan (doenges.

2012. 2011) . Syamsuhidayat. dan rencana pembedahan fundoplikasi  Kekurangan nutrisi berhubungan dengan kurangnya intake cairan dan makanan yang adekuat  Risiko infeksi berhubungan dengan luka insisi bedah/operasi (NANDA NIC-NOC.Diagnosa keperawatan  Nyeri berhubungan dengan mukosa esofagus sebagai respon dari pembedahan  Kecemasan berhubungan dengan prognosis penyakit.

Intervensi keperawatan .