Anda di halaman 1dari 13

termasuk dalam kelompok mineral Carbon sebagai mineral utama penyusun intan (diamond).• Intan termasuk dalam kelompok bahan galian yang terbentuk secara alami di kedalaman tertentu dari permukaan bumi. .

kedalaman lapisan bumi. Seiring lamanya waktu. dengan metamorfogenik. Pada gambar. Intan termasuk dalam kelompok bahan galian yang terbentuk secara alami di kedalaman tertentu dari permukaan bumi. maka gambut tadi akan bertransformasi menjadi batuan sedimen organik. yaitu lignite (batu bara coklat/brown coal). serta peningkatan tekanan dan suhu. Dari lignite berubah menjadi coal (batu bara hitam/black coal). termasuk dalam kelompok mineral Carbon sebagai mineral utama penyusun intan Grafit berasal dari pelapukan sisa-sisa kehidupan. prosesnya disebut (diamond). kita lihat bahwa tumbuhan yang mati akan menjadi endapan yang disebut gambut (peat). .

61 atm) merubah coal anthracite menjadi grafit.69-4934.5 - 59215. suhu mencapai 2000C-5000C dan tekanan sekitar 0. Di bawah permukaan bumi.  .• Di kedalaman 7-8 km dari permukaan bumi (kerak bumi).4 atm) adalah kondisi yang tepat untuk mengubah grafit (atau mineral karbon murni yang lain) menjadi intan.4-0. pada batuan cair (magma) yang bersuhu 900 .5 GPa (3947.13000C dan bertekanan 45-60 kilobar (44411. Grafit dapat berubah jadi intan. kedalaman 100-200 km (mantel bumi).

.

Endapan timah sekunder berasal dari endapan timah primer yang mengalami pelapukan yang kemudian terangkut oleh aliran air. Diambil dari nama dewa dalam mitologi Prancis. dan akhirnya terkonsentrasi secara selektif berdasarkan perbedaan berat jenis dengan bahan lainnya. Pengertian Timah • timah berasal dari Bahasa Inggris. Timah telah ada sejak pembentukan Bumi dan digunakan sejak Zaman Perunggu. Sumber timah yang terbesar yaitu sebesar 80% berasal dari endapan timah sekunder (alluvial) yang terdapat di alur-alur sungai. yaitu Stannum (timah) dan nama lainnya adalah Tin. mulai sekitar 3000 SM. dan di lepas pantai. Endapan alluvial yang berasal dari batuan granit lapuk dan terangkut oleh air pada umumnya terbentuk lapisan pasir atau kerikil . di darat (termasuk pulau-pulau timah).

.

Karenanya banyak dilakukan kegiatan penambangan bijih timah sekunder pada daerah muara sungai dan lepas pantai. Hal ini dilakukan dengan harapan akan diperoleh bijh timah dalam jumlah besar. Mineral ini terakumulasi dan terasosiasi dalam batuan granit ataupun batuan lain yang diterobos membentuk vein-vein bijih timah primer. Proses Pembentukan Biji timah • Proses pembentukan bijih timah berasal dari magma cair yang mengandung kasiterit (SnO2). Biasanya bijih kasiterit ini terbawa oleh arus sungai menuju muara sungai hingga lepas pantai dan terakumulasi disana. Sesuai dengan namanya. . Intrusi batuan granit kepermukaan menyebabkan fase pneumatolitic yang menghasilkan mineral-mineral bijih diantaranya bijih timah. endapan timah sekunder terdiri dari mineral-mineral bijih kasiterit yang telah tertransportasi jauh dari sumbernya (endapan timah primer).

• Timah Sekunder.BERDASARKAN CARA TERJADINYA • Timah Primer. . Endapan timah primer terdapat pada batuan beku dan batuan sedimen malih. sedangkan endapan timah sekunder adalah endapan timah primer yang telah mengalami pelapukan dan tertransport menjadi batuan sedimen.

terbentuk greissen muscovit mengandung kasiterit yang tersebar merata dan berbutir halus. juga terbentuk urat tourmalin dan kaolin mengandung kasiterit. FASE PNEUMATOLITIK (gas pd T tinggi) Terjadi pada pinggir dan puncak kupola dalam granit. FASE KONTAK PNEUMATOLITIK – HIDROTERMAL TINGGI. 2. PEMBENTUKAN TIMAH PRIMER 1. badan greisen tidak teratur. Larutan mengandung timah naik melalui celah dan masuk dalam batuan sedimen serta terubah secara metamorfosa sentuh. shg terbentuk hornfels (batutanduk) yang sering . kadar timah agak rendah.

Hasil proses hidrotermal yang menghasilkan urat-urat kuarsa mengandung kasiterit dan terjadi ubahan yang menghasilkan albit yang mengandung kasiterit . Larutan mengandung timah dengan komponen utama silika (SiO2) mengisi pada jalur sesar. 4. FASE TERAKHIR HIPOTERMAL – MESOTERMAL. Fase ini paling penting dalam penambangan. PROSES ALBITISASI & MINERALISASI DI DAERAH PROSPEK TIMAH. shg terbentuk urat kuarsa mengandung kasiterit. kekar dan bidang perlapisan. sebab mempunyai arti paling ekonomis.3.

oksigen. dan klor. Bitumen  atau aspal merupakan campuran hidrokarbon yang tinggi berat molekul .• Aspal atau bitumen adalah  suatu cairan kental yang merupakan senyawa hidrokarbon dengan sedikit mengandung sulfur.

dimana saat reservoar bocor temperatur yang tinggi menyebabkan fraksi minyak bumi dengan ikatan karbon yang lebih banyak tertinggal sementara yang lain menguap.•  aspal adalah suatu inklusi dari minyak bumi namun aspal merupakan fraksi padat minyak bumi.sisa yang tertinggal itulah yang dapat dikatakan sebagai ..