Anda di halaman 1dari 52

Sistem Transportasi dan

Sistem Respirasi
IPA VIII/2

Oleh
DISAJIKAN OLEH
SUGIHARTO, S.PD., M.Pd.
SMP 7 SALATIGA
Sistem Transportasi pada Tumbuhan

1. Sistem Transportasi pada Tumbuhan


a. Jaringan yang Berperan dalam Proses Transportasi
Tumbuhan
Jaringan yang berperan dalam proses transportasi
tumbuhan adalah xilem dan floem. Xilem berfungsi untuk
mengangkut air dan mineral dari tanah ke daun
sedangkan floem berfungsi untuk mengangkut hasil
fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan.
Xilem danfloem yang ada di akar bersambungan dengan
xilem dan floem pada seluruh bagian tubuh tumbuhan.
b. Proses Transport Air dan Hasil fotosintesis pada
Tumbuhan
1) Transportasi Air dan mineral
Pertama-tama, air diserap oleh rambut-rambut akar.
Kemudian,air dan mineral akan masuk ke sel epidermis
melalui proses osmosis. Selanjutnya, air dan mineral akan
melewati korteks. Dari korteks air kemudian melewati
endodermis dan perisikel.
Selanjutnya air masuk ke jaringan xilem yang berada di
akar.
Setelah tiba di xilem akar air dan mineral bergerak ke xilem
batang serta ke xilem daun.
Epidermis Korteks Endodermis Perisikel

Xilem
2) Transportasi Hasil fotosintesis

Perjalanan zat-zat hasil fotosintesis dimulai dari


stempat terjadinya fotosintesis misalnya daun
yakni daerah yang memiliki konsentrasi gula
tinggi ke bagian tanaman lain yang dituju yakni
daerah yang memiliki konsentrasi gula rendah.
Gambar 7.1 menunjukkan proses transport
nutrisi pada tumbuhan.
Daerah yang dituju:
konsentrasi gula rendah.
Nutrisi dan air digunakan
untuk pertumbuhan

Sumber nutrisi:
konsentrasi gula
tinggi, tempat
memproduksi nutrisi.

Daerah yang dituju:


konsentrasi gula
rendah, nutrisi dan
(Tanda Panah) air digunakan untuk
Menunjukkan jalannya pertumbuhan.
nutrisi yang dibentuk
tanaman pada proses
fotosintesis.

Gambar 7.1 Transport Nutrisi pada Tumbuhan


2. Sistem Transportasi pada
Manusia
Sistem transportasi pada tubuh manusia
berfungsi untuk mengangkut nutrisi, oksigen,
karbondioksida serta sisa metabolisme. Proses
ini berlangsung terus menerus selama
kehidupan manusia. Bagaimanakah sistem
transportasi tersebut berlangsung di dalam
tubuh? Agar kamu dapat memahaminya,
simaklah penjelasan berikut ini dengan baik.
Darah
Darah
jaringan ikat yang berbentuk cair
Volume dalam tubuh orang dewasa 5
liter
55% berupa plasma darah, 45% sel
darah
Fungsi Darah
pengangkut air, sari makanan, O2,
hormon, dan zat terlarut ke seluruh
tubuh
menjaga suhu tubuh agar tetap stabil
mencegah infeksi
mengatur keseimbangan asam basa
tubuh
Plasma
Darah
Kandungan Plasma Darah
Gas oksigen, nitrogen dan karbondioksida
Protein seperti fibrinogen, albumin dan
globulin
Enzin, Antibodi, Hormon, Urea, Asam urat
Sari makanan dan mineral
seperti glukosa, gliserin, asam lemak,
asam amino, kolesterol, dsb.
Plasma
Darah
Fungsi Plasma Darah
mengangkut:
sari makanan ke sel tubuh
hormon ke sel target
zat sisa seperti:
urea dibawa ke ginjal
CO2 dibawa ke paru-paru
Sel Darah

Sel darah terdiri dari:


Sel darah merah (Eritrosit)
Sel darah putih (Leukosit)
Keping darah (Trombosit)
Sel darah merah (eritrosit)
Ciri-ciri:
Mengandung haemoglobin, penyebab
warna merah
Mengandung zat besi (Fe)
Bentuk bulat, pipih dan cekung di bagian
tengah
Tidak memiliki inti sel
Tiap 1 mm3 mengandung 5 juta eritrosit
Dibentuk di sumsum merah tulang pipih
Umur 120 hari
Jika rusak dirombak di hati atau limpa
Fungsi
Mengangkut O2 dan CO2
Sel darah putih (leukosit)
Ciri
Tidak berwarna dan tidak berinti
Bentuk tdk tetap & dpt bergerak
seperti amoeba (amoeboid)
Mampu menembus dinding
pembuluh darah diapedesis
Memakan kuman penyakit
fagositosis
Tiap mm3 terdapat 5 10 ribu sel
darah putih
Umur 12-13 hari
Dibuat di sumsum merah, limpa dan
limfe
Fungsi :
Melindungi tubuh dari infeksi kuman
Menghasilkan zat antibodi
Keping darah (trombosit)
Ciri
Tidak berinti
Ukuran kecil, bentuk tidak teratur
Tiap mm3 darah terdapat 200 000 sel
trombosit
Dibuat di sumsum merah tulang pipa
Proses Pembekuan Darah karena Terluka
Proses pembekuan darah
Pernahkah kamu berpikir bagaimana proses pembekuan darah
terjadi? Keping darah sangat berhubungan dengan proses
mengeringnya luka, sehingga tidak heran jika ada yang
menyebut keping darah dengan sel darah pembeku. Sesaat
setelah terluka, trombosit akan pecah karena bersentuhan
dengan permukaan kasar dari pembuluh darah yang terluka. Di
dalam trombosit terdapat enzim trombokinase atau
tromboplastin.
Enzim tromboplastin akan mengubah protein yang disebut
protrombin (calon trombin) menjadi trombin karena pengaruh ion
kalsium dan vitamin K dalam darah. Trombin akan mengubah
fibrinogen (protein darah) menjadi benang-benang fibrin.
Benangbenang fibrin ini akan membentuk jaring-jaring di sekitar
sel-sel darah, sehingga luka tertutup dan darah tidak menetes
lagi.
Tabel Perbandingan antara eritrosit, leukosit dan trombosit

Faktor Sel darah merah Sel darah putih Keping darah


No pembeda (eritrosit) (leukosit) (trombosit)

1. Tempat Sumsum tulang Sumsum tulang dan Sumsum tulang


produksi buku limfa
2. Jumlah 5.000.000/mm3 7.000/ mm3 250.000/ mm3
3. Ukuran 7,5 m 5-9 m 2-4 m
4. Bentuk Cakram bikonkaf Tidak beraturan Tidak beraturan

5. Struktur Tanpa nukleus Mempunyai nukleu Tanpa nukleus


Mempunyai Tanpa hemoglobin Tanpa
hemoglobin hemoglobin
6. Fungsi Membawa Fagosit memakan Pembekuan
oksigen dari kuman darah
paru-paru ke Limfosit menghasilkan
seluruh bagian antibodi untuk
tubuh membunuh kuman
Fungsi Darah
1. Sebagai Alat Pengangkut
a. Eritrosit berfungsi sebagai pengangkut oksigen
dari paru-paru ke jantung dan ke seluruh sel-sel
tubuh;
b. plasma darah mengangkut:
1. sari makanan dari usus ke hati kemudian ke
seluruh tubuh;
2. karbondioksida dari jaringan tubuh ke paru-paru;
3. urea dari hati ke ginjal untuk dikeluarkan;
4. hormon dari kelenjar hormon keseluruh tubuh;
2. Leukosit berfungsi untuk membunuh bibit-
bibit penyakit.
3. Trombosit berfungsi untuk pembekuan
darah.
4. Menjaga kestabilan suhu tubuh. Suhu
tubuh manusia berkisar 37 0C, walaupun
suhu lingkungan meningkat atau
menurun. Hal ini dikarenakan
penyebaran energi panas yang secara
merata dilakukan oleh darah.
Perhatikan skema proses pembekuan
darah pada Gambar 7.5 berikut. Coba
kamu
buat uraian proses pembekuan darah
berdasarkan skema berikut, sehingga
kamu akan lebih memahaminya.
Proses pembekuan darah

Mengeluarka
Trombosit n Enzim
pecah trombokinase
Faktor anti
haemofili
trombokinas
Protrombi e Trombin
n
Kalsium dan vitamin
K
Trombin
Fibrinog Benang fibrin yang
en akan menutup luka
Golongan darah
Dasar penggolongan darah
Ada tidaknya aglutinogen dan aglutinin
Darah digolongkan menjadi 4 macam
Gol darah A, punya aglutinogen A dan aglutinin b
Gol darah B, punya aglutinogen B dan aglutinin a
Gol darah AB, punya aglutinogen AB
Gol darah O, hanya punya aglutininogen
Alat peredaran darah
Alat Peredaran Jantung
Darah Pembuluh darah
Peredaran darah
Jantung
Bagian-Bagian Jantung
Manusia Beserta Fungsinya
Jantung adalah organ muskular pada manusia yang
berfungsi memompa darah melalui pembuluh darah
dalam sistem sirkulasi darah manusia. Bentuknya
seperti buah pir terbalik dengan ukuran setara dengan
kepalan orang dewasa. Fungsi jantung sangatlah vital
karena jantung menjaga darah agar tetap mengalir
dan membawa oksigen serta sari-sari makanan ke
dalam setiap sel tubuh. Jantung terdiri dari beberapa
bagian. Berikut adalah bagian-bagian jantung manusia
beserta fungsinya lengkap beserta gambar anatomi
jantung. Langsung saja kita simak yang pertam
Bagian-bagian Jantung
Jantung
Jantung mempunyai empat ruang
dua serambi (atrium) dan dua bilik
(ventrikel)
letak di dalam rongga dada sebelah kiri
dibungkus oleh 2 lembar perikardium:
lamina panistalis di sebelah luar
lamina viseralis yang menempel pada
dinding jantung
Katup pada Jantung
katup atrioventikuler (valvula bikuspidal) ada
antara serambi dan bilik
fungsi mencegah aliran dari bilik
keserambi selama sistol
katup semilunaris (katup aorta dan
pulmonalis)
fungsi mencegah aliran balik dari aorta
dan arteri pulmonalis kiri ke
bilik selama diastole
1. Aorta
Aorta adalah arteri terbesar dalam tubuh.
Letaknya di bagian atas jantung. Fungsi
aorta adalah untuk membawa darah yang
mengandung oksigen dari ventrikel kiri ke
seluruh tubuh.
2. Vena Kava Superior
Vena kava superior (vena cava) adalah
vena besar dalam tubuh. Letaknya juga di
bagian atas jantung. Fungsi vena kava
superior adalah untuk membawa kembali
darah kaya karbon dioksida dari seluruh
3. Arteri Pulmonalis
Arteri pulmonalis adalah arteri yang mengangkut
darah dari jantung keparu-paru. Fungsi arteri
pulmonalis adalah untuk mengganti karbon
dioksida dan uap air yang ada di dalam darah
dengan oksigen.

4. Katup Aorta
Katup aorta adalah katup yang memisahkan
ventrikel kiri dengan aorta. Perubahan tekanan
darah pada kedua sisi katup menyebabkan katup
dapat terbuka dan tertutup. Fungsi katup aorta
adalah untuk mencegah darah mengalir ke arah
yang salah.
5. Atrium
Atrium adalah bentuk jamak dari atria yang sama
artinya dengan serambi. Terdapat dua atrium yaitu
atrium kiri (serambi kiri) dan atrium kanan (serambi
kanan). Atrium dua ruangan teratas dari empat
ruang utama pada jantung. Fungsi atrium kiri adalah
adalah menerima darah dari paru-paru yang kaya
oksigen dan membawanya ke ventrikel kiri.
Sedangkan fungsi atrium kanan adalah menerima
darah dari seluruh tubuh yang kaya akan karbon
dioksida kemudian membawanya ke ventrikel
kanan.
6. Vena pulmonalis
Vena pulmonalis adalah vena yang membawa
darah kaya oksigen dari paru-paru ke jantung
tepatnya di atrium kiri. Ukurannya lebih kecil dari
vena cava dan terdiri dari vena pulmonalis kanan
dan vena pulmonalis kiri. Fungsi vena pulmonalis
adalah untuk membawa darah kaya oksigen
kembali ke jantung untuk kemudian diedarkan ke
seluruh tubuh.
7. Katup Trikuspidalis
Katup trikuspidalis atau katup trikuspid adalah katup
yang terdiri dari dari tiga daun katup. Katup ini dapat
terbuka jika sistole berkontraksi dan dapat menutup
kembali. Fungsi katup trikuspidalis adalah untuk
memisahkan atrium kanan dan ventrikel kanan dan
membantu mengalirkan darah miskin oksigen dari
atrium kanan ke ventrikel kanan.

8. Katup Mitral
Katup mitral ataubicuspidadalah katup yang
memisahkan atrium kiri dan ventrikel kiri. Katup ini
dapat terbuka saat darah kaya oksigen di atrium kiri
hendak mengalir ke ventrikel kiri. Fungsi katup mitral
adalah untuk mencegah darah yang telah berada di
ventrikel kiri kembali ke atrium kiri.
9. Ventrikel
Ventrikel adalah dua ruang kosong dari empat ruang
di bagian bawah jantung. Ventrikel juga disebut bilik.
Ada dua macam ventrikel, yaitu ventrikel kiri (bilik
kiri) dan ventrikel kanan (bilik kanan). Fungsi
ventrikel adalah untuk menerima darah dari atrium
kemudian membawanya keluar dari jantung. Fungsi
ventrikel kiri adalah menerima darah dari atrium kiri
dan membawanya ke seluruh tubuh. Fungsi ventrikel
kanan adalah menerima darah dari atrium kanan
dan membawanya ke paru-paru.
10. Vena Kava Inferior
Vena kava inferior atau vena cava inferior adalah
vena terbesar dalam tubuh manusia. Fungsi vena
kava inferior adalah membawah darah dari bagian
bawah tubuh ke atrium kanan jantung.
Selain bagian-bagian yang disebutkan dalam
gambar anatomi di atas, berikut adalah beberapa
bagian lain jantung manusia:
11. Katup Atrioventrikular
Katup atrioventrikular atau katup atrioventrikuler
adalah katup yang terletak di antara atrium dan
ventrikel. Fungsi katup atrioventrikular adalah
untuk membuat darah hanya dapat mengalir dari
atrium ke ventrikel.

12. Dinding Jantung


Dinding jantung adalah bagian terluar yang
melapisi jantung. Dinding jantung terdiri dari tiga
lapisan yaitu endokardium (terdalam), miokardium
(bagian tengah), dan epikardium (terluar).
Endokardium terdiri dari epitel pipih selapis.
Miokardium terdiri dari otot kardiak (otot jantung).
Epikardium adalah sebuah membran fibrosa.
Fungsi dinding jantung adalah membuat jantung
berdetak dan mencegah supaya jantung tidak
bocor
Kerja jantung
Seranbi
meguncupbilik
mengembang Darah
masuk ke bilik
bilik meguncup
Seranbi mengembang
Darah bilik
pembuluh nadi;
dari vena ke
serambi
Serambi dan bilik
istirahat sebentar
Nadi
Ciri(arteri)
Tempat Agak ke dalam
Dinding Pembuluh
Tebal, kuat, dan
elastis
Aliran darah Berasal
dari jantung
Denyut terasa
Katup Hanya disatu
tempat dekat jantung
Bila ada luka Darah
memancar keluar
vena
Ciri:
Dinding Pembuluh Tipis,
tidak elastis
Dekat dengan permukaan
tubuh (tipis kebiru-biruan)
Aliran darah Menuju jantung
Denyut tidak terasa
Katup Disepanjang
pembuluh
Bila ada luka Darah Tidak
memancar
Kapiler
darah
Pembuluh yang
membentuk jalinan
pembuluh di seluruh
jaringan
Sebagai penghubung
antara pembuluh
nadi dan pembuluh
balik (vena)
Peredaran darah
Peredaran manusia, termasuk peredaran darah
tertutup ada di dalam pembuluh darah
Termasuk peredaran darah ganda
Mencakup 2 macam peredaran darah
Peredaran darah kecil
Peredaran darah besar
Sistem Peredaran Getah Bening (Limfa)
Di dalam tubuh juga terdapat alat tubuh yang
fungsinya sama dengan kelenjar limfa yaitu:

1. Limpa ialah sebuah kelenjar yang berwarna ungu


tua dan terletak di sebelah belakang lambung. Limpa
berfungsi untuk:
tempat pembentukan leukosit dan antibodi;
tempat cadangan sel darah. Jika ada bagian
tubuh yang kekurangan darah, maka limpa akan
mengeluarkan cadangannya;
tempat pembongkaran eritrosit yang sudah mati;
2. Tonsil dan Amandel
Tonsil terletak di bagian kiri dan
kanan pangkal tenggorokan.
Tonsil berupa kelenjar limfa yang
dikenal dengan amandel.
Kelenjar pada amandel banyak
mengandung limfosit.
Selain itu tonsil juga ada di
rongga hidung yang disebut polip
(polip hidung).
Amandel dan polip bekerja
sebagai garis depan pertahanan
tubuh dari infeksi yang dapat
tersebar dari hidung, mulut dan
tenggorokan.
Kelainan pada Sistem Peredaran
Darah
1. Anemia
2. Leukemia
3. Hemofilia
4. Hipertensi
5. Arterosklerosis
6. Wasir (Hemeroid)
7. Varises
8. Penyakit Kuning
Teknologi yang Terkait dengan
Sistem Peredaran Darah
1. Golongan Darah dan Pengujian
Keturunan
2. Operasi Jantung dan Pembuluh Darah
3. Transplantasi Jantung
4. Jantung Buatan
Getah Bening
Cairan getah bening
terbentuk karena
darah keluar melalui
dinding kapiler dan
melalui ruang antarsel
masuk ke pembuluh
halus / pembuluh
getah bening (limfe)
Penyakit pada Sistem Transportasi
1. Anemia
Anemia sel sabit merupakan penyakit menurun tak bisa
diobati
Anemia perniosa, rendahnya jumlah eritrosit karena makan
kurang vit B12
2. Talasemia
Sel darah merah abnormal,umur lebih pendek,diasesi
dengan transfusi darah
3. Hemofili
Darah sulit/tidak bisa membeku
4. varises
Pelebaran pembuluh vena
5. Atherosklerosis
Penyumbatan pembuluh darah oleh lemak
6. Arteriosklerosis
Penyumpatan pembuluh darah oleh zat kapur
7. leukopeni
jumlah sel darah putih kurang dari normal