Anda di halaman 1dari 35

Benda asing

trakea,bronkus,esofag
us
Benda asing traktus
aerodigestive

Aspirasi:
Ingestion
BA dalam
(tertelan):
laryngotrach
BA dalam
eo
esofagus
bronchial
Esofagus : faringgaster
1/3 Hub erat dg otot-otot
Otot faring
lurik
Berakhir di bawah m.
konstriktor faringeal
2/3
Otot otot : sirkular dan
polos longitudinal
batas bawah esofagus :
sfingter esofageal
bawah
JENIS BENDA ASING
makanan bukan makanan

anak : dewasa :

- uang logam - tulang + daging


(tersering) (tersering)
- gigi palsu, dll
-mainan, baterai,
dll
Kekerapan
Terbanyak : usia 2-4 th. Bisa pd dewasa
84 % usia < 5 th
73 % usia < 3 th
Anak laki-laki : anak perempuan = 2:1.
Predisposisi
Usia < 3 th cenderung memasukkan sesuatu ke mulut
Mobilitas anak , pengenalan thd makanan org dewasa
Gigi molar belum lengkap / sdh tanggal /gigi palsu
Fungsi neuromuskular pd proses menelan belum
matang / sudah (stroke, alkohol,dll)
Kelainan anatomis esofagus : striktur, stenosis, tumor
Psikologis : retardasi mental, psikosis
PATOFISIOLOGI

ada
terlal Benda / bagian
makanan tajam &
u terhenti di
besar esofagus menanca
p
Lokasi

penyempitan
fisiologis (just penyempitan anatomis:
below) 90 % - krikofaring
- persilangan aorta /
bronkus
- esofagus distal
PENATALAKSANAAN
Rujuk ke RS esofagoskopi +
ekstraksi
gagal
esofagotomi (external
approach)

BA uang logam :
bukan kasus gawat darurat

harus ekstraksi dlm 24 jam


dg persiapan optimal
Endoskopi

Diagnostik:
Bila foto tidak Terapi:
tampak kelainan Ekstraksi
tp curiga kuat
Esofagoskopi segera:
telah terjadi komplikasi, mis.
emfisema
benda asing tajam
benda asing baterai (< 4
jam)

NGT kontra indikasi


-blm tahu bentuk & jumlah
BA
-blm tahu ada kelainan
anatomis (striktur/ stenosis)
KOMPLIKASI

1. Tdk bisa makan / minum dehidrasi


2. Lesi s/d perforasi esofagus mediastinitis
benda yg tajam
Iatrogenik
3. Aspirasi
Foto leher
lateral: coin di
esofagus (2)
Foto leher-toraks-abdomen AP/ lateral
Benda asing saluran
nafas
BA endogen : gigi, sekret, clott, dll
BA eksogen :
Organik : biji-bijian, kacang, dll
Anorganik: paku, jarum, peniti ,dll
Faktor predisposisi
Personal :
Umur : < 3 th memasukkan sesuatu dlm mulut
Jenis kelamin : anak laki-laki > anak perempuan
mekanisme proteksi normal: kesadaran , tidur,
epilepsi, alkohol,dll
Kelainan neurologis, fungsi menelan blm sempurna
pada anak
Dental : gigi molar blm tumbuh / sudah tanggal
Faktor kejiwaan : retardasi mental, psikosis
Kecerobohan : menggigit jarum, peniti, dll
PATOFISIOLOGI
Mekanisme pertahanan :
- epiglotis & kart. aritenoid
menutup jalan napas
- spasme k. vokalis & pl. ventrikularis
bila ada benda mendekati k. vokalis
- refleks batuk
impuls aferen pd laring, trakea, bronkus
Saat menelan epiglottis menunduk
(tutup laring)
tertawa, menangis,
teriak, terkejut
Laring
inspirasi kuat / dalam terbuka

aspirasi
Gejala dan tanda
Tergantung fase
Derajat sumbatan tergantung letak, ukuran, bentuk dan
jenis BA.
Terdapat 3 fase aspirasi
1. Fase awal :
pada saat BA terjepit di sfingter laring.
Px tiba-tiba batuk-batuk bertubi-tubi
(violent paroxixm of coughing),
sesak nafas / tercekik (chocking),
gagap (sputtering),
wheezing,
sianosis
2. Bila benda asing masuk trakea atau bronkus:
kadang terjadi fase asimtomatis selama 24 jam / lebih
(tergantung derajat sumbatan):
BA terhenti, refleks batuk , gejala iritatif sering tjd
keterlambatan diagnosis
3. Fase komplikasi:
obstruksi, iritasi, infeksi
batuk, hemoptisis, pneumonia, atelektasis, abses
paru, dll
A. B A di laring
terjepit di glottis / subglottis
Gejala tgt ukuran dan bentuk obstruksi total /
parsial.
Obstruksi total gawat darurat.
Obstruksi parsial : parau, wheezing, stridor,
odinofagia, batuk, dll.
B A sudah turun ke trakea/ bronkhus, tp
meninggalkan gejala sisa misalnya edema laring.
B. B A di trakea
Gejala spt B A di laring
Sesak nafas tgt ukuran & bentuk BA
C. B A di bronkhus
Br onkhus kanan lebih sering dp. kiri
Sering asimtomatis kecuali pada fase komplikasi
Fase asimtomatis: foto toraks sering dalam batas normal bila
BA radiolusen.
B A organik menimbulkan reaksi lebih hebat dp anorganik
Diagnosis
Anamnesis:
Pemeriksaan fisik
Bisa normal
Didapat gejala dan tanda
Pemeriksaan penunjang
Foto toraks AP / lateral:
Bila BA radioopaque: segera foto
BA radiolusen : foto bila kejadian > 24
jam ( <24 jam tampak normal)
Video fluoroskopi
Bronkogram: untuk BA radiolusen terutama di
perifer
Penatalaksanaan
A. BA di laring
Emergensi : obstruksi total
Pd anak: pegang posisi terbalik (kpl di bawah)
Punggung / tengkuk dipukul
Diharapkan BA jatuh
Cara lain: Heimlich(bila obstruksi total)
Komplikasi Heimlich: trauma gaster, hepar,
costae
Bila obstruksi parsial: Heimlich tdk bisa
Ekstraksi dg laringoskop / bronkoskop
Bila tidak tersedia alat: trakeotomi sebelum rujuk(dg
Trendelenburg)
B. BA di trakea / bronkus
-Rujuk untuk ekstraksi dengan bronkoskop
-Bila fasilitas bronkoskopi tidak ada trakeotomi
-Bila mungkin diekstraksi dengan cunam atau suction
via trakeotomi.
Antibiotik dan steroid tidak rutin
Fisioterapi dada : pada kasus pneumoni, bronkitis
purulen dan atelektasis
Px pulang 24 jam pasca tindakan bila komplikasi (-)