Anda di halaman 1dari 17

PROTEIN

Nama :
Asri Nur Fitriani (143020343)
Evan Anggraeni (143020347)
Rosiana Khoirunnissa (143020351)
Azka Lithia Amanda (143020354)
Renaldo Arianto Muaya (143020357)
Hedyarti Nur Asyah (143020366)
Mia Aprillia (143020372)
Putri Elgisha Adira A (143020403)
PROTEIN
Protein adalah suatu MakroNutrien yang dibutuhkan
tubuh . Merupakan suatu senyawa organik yang terdiri
dari gugus Asam amino. Dan disusun dari unsur unsur
C,H,O,N dan terkadang S.

Fungsi protein :
Diantaranya adalah pembentuk sel baru dan menjaga
sel yang ada didalam tubuh.
Protein juga bisa menjadi bahan bakar untuk tubuh
disaat kebutuhan tubuh tidak dapat di penuhi oleh
karbohidrat dan lemak.
Manfaat
Protein dalam darah :
Albumin : Menjaga tekanan osmosis
Protrombin dan Fibrinogen : Proses pembekuan darah
Gamma- globulin : Kekebalan
Protein dalam tubuh:
Kuku, tanduk, rambut, otot, bagian non mineral gigi dan
tulang
Sebagai enzim : katalisator
Sebagai racun/bisa : ular, laba-laba, bakteri (Clostridium
tetani)
Antibiotik
Jenis-Jenis Protein

a. Jenis Protein Berdasarkan Fungsinya.

b. Jenis Protein Berdasarkan Komponen-


Komponen Penyusunnya.

c. Jenis Protein Berdasarkan Sumber


Protein
A. Jenis Protein Berdasarkan
Fungsinya
Protein terdiri atas 3 macam atau jenis berdasarkan
Fungsinya antara lain sebagai berikut

Protein Sempurna : protein sempurna adalah protein


yang didalamnya terkandung asam amino yang lengkap.
Contohnya kasein pada susu dan albumin pada putih
telur. Protein sempurna pada umumnya terdapat pada
protein hewan.
Protein Kurang Sempurna : protein kurang sempurna
adalah protein yang asam aminonya lengkap tetapi
jumlah dari beberapa asam amino sedikit. Protein
kurang sempurna tidak mampu mencukupi
pertumbuhan, tetapi protein kurang sempurna ini dapat
mempertahankan jaringan yang telah ada. Contohnya
protein pada lagumin yang terdapat pada kacang-
kacangan dan giladin pada gandum.
Protein Tidak Sempurna : protein tidak sempurna adalah
protein yang kurang atau tidak memiliki asam amino
esensial. Protein tidak sempurna tak mampu mencukupi
pertumbuhan dan mempertahankan yang telah ada
sebelumnya. Contohnya, Zein yang terdapat pada jagung,
dan beberapa protein yang ada pada tumbuhan.
B. Jenis Protein Berdasarkan
Komponen-Komponen Penyusunnya

Protein Sederhana (Simple Protein) : Protein


sederhana adalah protein dari hasil hidrolisa,
total protein ini merupakan campuran atas
berbagai macam asam amino.
Protein Kompleks (Complex Protein) : protein
kompleks adalah protein dari hasil hidrolisa total
protein jenis ini yang terdiri dari berbagai macam
asam amino selain itu juga tedapat komponen-
komponen yang lain seperti unsur logam,
gugusan phospat. dll Contohnya hemoglobin,
lipoprotein, glikoprotein dan masih banyak lagi).
Protein Derivat (Protein derivative) : Protein derivat
adalah protein yang merupakan ikatan antara (intermediate
product) yang merupakan hasil dari hidrolisa parsial yang
berasal dari protein native. Contohnya albumosa, peptone
dan masih banyak lagi.
C. Jenis Protein Berdasarkan
Sumber Protein
Protein dibedakan menjadi protein nabati dan protein
hewani.

Protein Nabati : Protein nabati adalah protein yang


berasal dari tumbuh-tumbuhan. Contohnya, kedelai,
kacang-kacangan, tahu, dan tempe.

Protein Hewani : Protein nabati adalah protein yang


berasal dari hewan. Contohnya, daging, susu, keju, telur
dan ikan.
FUNGSI PROTEIN
Fungsi protein pada umumnya, protein berfungsi
sebagai zat pembangun tubuh dan pelindung tubuh,
pendorong metabolisme dan penyokong organ tubuh
dalam berbagai aktivitasnya, tidak hanya itu saja, ada
banyak fungsi protein diantaranya sebagai berikut :
Membantu dan mendorong pertumbuhan dan
memelihara susunan/struktur tubuh dari sel, jaringan
hingga ke organ-organ tubuh.

Protein sebagai sumber karbohidrat.

Membantu tubuh dalam melawan, menghancurkan dan


menetralkan zat-zat dari luar atau asing yang masuk di
dalam tubuh.
Protein berfungsi sebagai penyediaan energi bagi tubuh.

Protein berfungsi sebagai asupan diet dan rendah gula.


Memelihara dan menjaga keseimbangan asam basa dan
cairan tubuh karna pro
tein juga berfungsi sebagai buffer (penahan).
Mengatur dan menjalankan metabolisme tubuh karna
protein sebagai enzim artinya protein mengaktifkan dan
masuk kedalam reaksi kimia.
Protein juga berfungsi sebagai biokatalisator .
Protein merupakan bahan dalam sintesis substansi penting
seperti halnya hormon, enzim, antibodi dan kromosom.
Kekurangan Protein
Mengalami penyakit kwashiorkor

Pertumbuhan yang tidak sempurna

Masalah pada kulit, biasanya menyebabkan albino

Pencernaan kurang lancar

Rambut rontok

Sistem imun tubuh menurun

Terjadi kerusakan pada liver


Dehidrasi atau kekurangan cairan
Dampak dari Kelebihan Protein
Protein secara berlebihan tidak menguntungkan bagi
tubuh. Makanan yang tinggi protein biasanya tinggi
lemak sehingga dapat dapat menyebabkan obesitas.

Kelebihan protein tidak baik, karena dapat mengganggu


metabolisme protein yang berada di hati. Ginjal pun
akan terganggu tugasnya, karena bertugas membuang
hasil metabolisme protein yang tidak terpakai.

Apabila kadar protein terlalu tinggi dapat menyebabkan


kalsium keluar dari tubuh. Ini bisa jadi penyebab
osteoporosis.
Karena protein merupakan makanan pembentuk asam,

kelebihan asupan protein akan meningkatkan kadar

keasaman tubuh, khususnya keasaman darah dan

jaringan. Kondisi ini disebut asidosis. Gangguan

pencernaan, seperti kembung, sakit mag, sembelit,

merupakan gejala awal asidosis.