Anda di halaman 1dari 18

EVAPORASI

Evap orasi adalah suatu proses penguapan seb ag ian d ari


pelaru t sehingga didapatkan laru tan zat cair pekat yang
konsentras inya lebih tin ggi. Tujuan dari evaporasi sen diri yaitu
untuk memekatkan larutan y ang terdiri dari zat terlarut yang
tak mu dah men guap dan pelarut yang mud ah menguap.
Evap orasi juga merupakan sebagai proses penguapan darip ada
liquid (cairan) dengan penambahan panas.
Evap orasi adalah metode yan g digun akan secara luas untuk
memekatkan cairan en cer, yan g melibatkan pen ghilangan
seju mlah air dari larutan dengan meman askan cairan dalam
suatu tangki, sebu ah evaporator, dan membang kitkan uap d ari
pelaru t.
Deng an kata lain, evaporasi merupakan proses pemekatan
laru tan yang mengandung zat n onvolatile dengan cara
men gusir solvent (biasanya air). Produk berupa larutan pekat
yan g disebut liquor.
VERTICAL TUBE
EVAPORATOR
Vertical tube evaporator merupakan evaporator
silinder dengan steam cheat pada bagian bawah yang
tercelup dalam liquida. Tube melalui steam cheat yang
memberi luas pemanasan, dengan liquida mengalir di
dalam tube.
Sirkulasi liquida adalah keatas melalui tube,
disebabkan aksi pemompaan uap air yang terbentuk di
dalam tube, atau thermal expansion liquida bila
pendidihan di dalam tube ditahan oleh operasi level
liquida yang tinggi. Liquida tersebut kembali ke spasi di
bawah steam cheat, bisa annulus, bisa bagian sentral
silinder atau beberapa down take silinder dalam
peralatan yang berukuran sangat besar.
VERTICAL TUBE
EVAPORATOR
Vertical tube evaporator digunakan untuk
memberikan transfer panas yang baik. Vertical Tube
Evaporator adalah contoh dari jenis evaporator dengan
menggunakan tabung vertikal, bukan horizontal,
sirkulasi alami dari cairan dipanaskan dapat dibuat
dengan alat ini. Resirkulasi cairan adalah melalui
"downcomer bagian atas kolom" besar sehingga cairan
naik melalui tabung vertikal mendidih sekitar 5-8 cm
diameter, di ruang tepat di atas pelat atas dan tabung
recirculate melalui downcomers. Kepala hidrostatik
mengurangi mendidih pada tabung yang lebih rendah,
yang dilindungi oleh cairan bersirkulasi.
VERTICAL TUBE
EVAPORATOR
Bila steam cheat merupakan kamar (chamber)
tertutup dengan annulus sebagai spasi liquida turun,
evaporator tersebut termasuk basket evaporator. Bila
steam cheat bentuk annulus dengan sentral down take,
termasuk standad vertical evaporator.
Luas downtake dari standard vertical tube evaporator
sekitar 75-150% dari luas gabungan seluruh tube yang
ada. Downtake liquida yang tidak menguap dibiarkan
resirkulasi, biasanya melalui eksternal pipa yang
dipasang pada pompa yang mana memakai paksaan
atau dorongan liquida melalui element pemanas.
VERTICAL TUBE
EVAPORATOR
Evaporator jenis ini yang sering digunakan adalah tipe
standart.
Pada mulanya vertikal tube evaporator yang dibuat
tanpa adanya down tube ( ruang kosong antara 2
tube-sheet ) tetapi kemudian dengan adanya down
tube ini lebih menguntungkan pada perpindahan
panas.
Dibanding dengan horisontal tube evaporator
perpindahan panas vertikal tube evaporator lebih baik.
Aliran liquida yang ada didalam vertikal tube
evaporator terjadi karena perbedaan density.
Kerak-kerak yang mungkin terjadi mudah dibersihkan.
VERTICAL TUBE
EVAPORATOR
CARA KERJA
Fe ed masuk e vaporator ke mudian
masuk tube melalui bawah (tinggi
cairan hampir sama dengan tinggi
tube) steam masuk ke pe mbungkus
tube (dirongga ste am). Jadi cairan
berada didalam tube sedangkan
ste am berada diluarnya, cairan akan
mendidih didalam tube. Cairan yang
sudah pekat keluar disalurkan
melalui down take dan dikeluarkan
dari bawah evaporator, sedangkan
kondensat, vapol, dan non kondensat
gas keluar dari tempat yang sudah
disediakan. Luas down take 75-100%
dari luas gabungan seluruh tube.
Sirkulasi digunakan :
Untuk memperpekatkan hasil supaya lebih baik
Untuk cairan-cairan yang agak kental, atau hasilnya
mengandung kristal banyak
Untuk menaikkan turbulensi, sehingga koefi sien
perpindahan panas benar.

Pompa yang digunakan untuk sirkulasi kebanyakan


berupa pompa centrifugal
KELEBIHAN
VERTICAL TUBE
EVAPORATOR
Ke l e b i h an v e r tic a l tu b e d i b an d i n g ka n de n g a n e v a po r a to r j e n i s l ai n ,
an ta r a l ai n s e b ag a i b e r i ku t:
Pad a d a s arn y a semua m u l ti pl e -e ff e c t e v ap o r a to r m e m i l i ki
ke u n tu n g an te rm o d i n am i k y a n g b e s ar , ka re n a p a d a m e to d e i n i s u h u
l ar u ta n ti d ak b e r u b a h , a tau d e n g a n ka ta l ai n p e r b e d aa n s u h u an tar a
s te a m d e n g a n l ar u tan ad a l ah ko n s ta n d i s e m u a te m p at.
Ko e fi s i e n tr an s fe r p a n as y an g l e b i h b e s ar.
Pro s e s i n i m am p u m e m pro d u ks i l e b i h b a n y ak d an l e b i h c e pa t, y an g
b e r ar ti l e b i h m e n gu n tu n gkan d al a m h al b i ay a.
Ve r ti c al tub e e v a p o r ato r bi as a n y a b e ke r j a d e n g a n m e to d e o n ce -
tro u g h tan p a s i r ku l a s i , s e h i n g g a l e b i h s e d e rh an a.
D e n g an m e to d e o n ce -tro u g h d an fo r w ard fe e d , ke ce n d e r u n g a n u n tu k
m e m b e n tu k ke r u s a kan d al a m p e rm u kaa n tr an s fe r p an a s , y an g m an a
m e r u pa kan fu n g s i da r i ko n s e n tr as i d a n s u h u , d a p at d i m i n i m a l i s as i .
Ke u n i kan v e r ti c al tu b e e v ap o r a to r a d al a h ke m am p u an n y a u n tu k
m e n g g u n akan tu b e b e rg a l u r. I n o v as i i n i m e m b aw a ke u n tu n g an
te r kai t p e rm u ka an tr a n s fe r p an a s d an s h e l l y an g m e l i n g ku p i n y a.
LONG TUBE VERTICAL
EVAPORATOR
Long tube evaporator (LTV atau
keatner evaporator) menggunakan
sirkulasi alam (natural circulation),
dimana liquida masuk melalui tube
yang ada di dalam steam cheat yang
terisi steam. Panjang tube biasanya
18-20 ft.
Untuk memperbesar kecepatan
sirkulasi cairan dengan harapan
koefi sien perpindahan panas makin
tinggi, pipa-pipa transfer panas dibuat
lebih panjang.
LTV umumnya tidak dipakai untuk
salting atau scaling liquid, juga tidak
untuk liquida yang sangat viscous. Ia
cocok untuk cairan yang bisa
terbentuk busa, karena busanya akan
terpecah ketika campuran liquida-uap
LONG TUBE VERTICAL
EVAPORATOR
Aliran cairan, setelah masuk ruang uap untuk
dipisahkan dengan uap yang terbentuk, kembali
kebawah melalui pipa diluar evaporator.
Setelah mengalami pendidihan maka kecepatan
liquida didalam akan tinggi, sehingga pada vapor
head dipasang buffl e (defl ektor) untuk mencegah
buih atau busa yang terjadi.
LONG TUBE VERTICAL
EVAPORATOR
Tujuan menggunakan tube yang panjang adalah :
Memperlancar heat conductifi ty (konsuktivitas
panas)
Memperbesar kecepatan dari pada aliran-aliran di
dalam tube, hingga tidak terjadi kristalisasi di dalam
tube.
Alat ini cocok untuk cairan atau larutan yang berbusa
dan sensitive pada panas, dan tidak cocok untuk
larutan yang membentuk salting (garam).
LONG TUBE EVAPORATOR
WITH FORCED
CIRCULATION
Evaporator jenis ini menggunakan pompa untuk
membantu proses sirkulasi sehingga memperbesar
koefi sien perpindahan panas. Perpindahan panas
dilakukan secara paksa atau konveksi paksa, tujuannya
untuk mempercepat laju perpindahan panas antar
fl uida.
Selain itu, penggunaan pompa juga bertujuan untuk
mencegah terjadinya penyumbatan di dalam pipa,
karena dengan menggunakan pompa maka arus aliran
akan tinggi sehingga meminimalkan timbulnya endapan
penyebab kerak. Selain itu, aliran yang cepat akan
membuat larutan lerutan menjadi/lebih homogen.
2 MACAM FORCE
CIRCULATION
Long tube evaporator dengan Forced-Circulation
with External Heating Element.
Dalam keadaan praktek, sering dibuat elemen pemanas
tidak menjadi satu dengan vapour body, yaitu disebut forced
circullation evaporator dengan external heater. Letak heater
tersebut bisa vertikal atau horisontal. Tujuan menggunakan
external heater, mudah diadakan pembersihan dan
penggantian tube, juga mudah dilakukan perbaikan, selain
itu bisa dibuat vapour body dengan diameter yang lebih kecil
dan lebih tinggi (apabila diameter elemen pemanas yang
dibutuhkan lebih besar dari diameter vapour body). Hanya
saja dengan external heater dibutuhkan persiapan yang
sedikit lebih kompleks.
Proses
Feed masuk kemudian dipompa menuju HE (Heating
Element) kemudian mendidih dan dimasukkan ke dalam
evaporator (dengan cara tangensial untuk mempercepat
pemisahan uap air dan liquida). Uap air naik ke atas dan
2 MACAM FORCE
CIRCULATION
Long tube evaporator dengan Forced -
Circulation with Internal Heating Element
Proses
Feed masuk, kemudian dipompa menuju tube-tube
dan mengisinya hingga hampir penuh. Steam
dimasukkan pada pipa-pipa yang menyelubungi pipa
feed, sehingga membuat feed mendidih. Percikan-
percikan feed atau uap yang masih mengandung air
yang sangat halus (buih/busa) ditangkap oleh defl ector
dan terjadi penetasan kembali, sedangkan uap yang
bebas air keluar melalui saluran vapor. Sedangkan
cairan kental yang terbentuk jika telah memenuhi syarat
untuk keluar dikeluarkan melalui saluran thick liquor,
jika belum memenuhi syarat maka direcycle.
PERBEDAAN INTERNAL
HEATING DAN
EXTERNAL
Internal :
HEATING
Pemeliharaan dan perbaikkan sukar
Jarang dipakai
Pemanasan terjadi didalam tabung
External :
Pemeliharaan dan perbaikkan lebih mudah
Lebih umum dipakai
Pemanasan terjadi diluar tabung dan memakan
tempat yang luas.
KELEBIHAN ALAT
LONG TUBE
EVAPORATOR
Kelebihan alat Long Tube Evapora tor yaitu :
Koefi sien transfer pa nas karena sirkula si ala mi (natura l
circulation) lebih besa r, sehingga tra nsfer panas bisa lebih
efi sien.
Waktu pembersihan lebih pendek
Cocok untuk fl uida ya ng sangat viskous hingga 1000 cP. (Ta bel 4-
7 Ulrich, 19 84).
Efektif untuk memekatkan cairan yang mem epunya i
kecenderungan untuk berbusa
Efektif untuk menangani material ya ng sensitif terha dap panas
karena evaporator ini da pat dioperasika n ta npa resirkula si.
Kapasitasnya besar
Permukaan panas ya ng lebih besar daripa da evapora tor yang
lainnya
KELEMAHAN ALAT
LONG TUBE
EVAPORATOR
Kelemahan alat Long Tube Evapora tor yaitu :
Biaya tinggi
Miskin distribusi umpan (feed)
Umumnya membutuhka n resirkulasi pada eva porator falling fi lm
Tidak diperuntukka n untuk garam dan liquid yang da pa t
menggumpan
Heat transfer tidak efektif pada beda temper atur untuk climbing
fi lm evaporator.
Jumlah cairan yang menguap setia p passsa ngat besar (karena
pipa panjang) sehingga konsentra si loka l dimulut pipa ba gia n
atas akan sangat tinggi (ingat:ca iran dalam eva porator tida k
homogen, karena adanya perbeda an suhu da n konsentr asi
padatan lokal). Hal ini dapat menyebabkan krista lisa si a tau
pembentukan gel pa da pipa, sehingga bisa m engganggu sirkulasi
aliran.