Anda di halaman 1dari 16

Refrat Ikterus

Pembimbing :
Dr. Tony Darmadi Sp.PD

Oleh :
Patricia Maiseka
11-2015-013
Ikterus (Jaudience)

Perubahan membran mukosa yang


menjadi kuning karena pewarnaan
oleh bilirubin yang meningkat
kadarnya dalam sirkulasi darah dan
jaringan (> 2 mg/ 100 ml serum)
Apa itu Bilirubin?
Bilirubin
merupakan
produk
pemecahan
hemoglobin
normal yang
dihasilkan dari
sel eritrosit tua
(berusia 120
hari)
BILIRUBIN METABOLISM

Heme Globin

Heme
oxygenase
Biliverdin
Biliverdin reductase LIVER
KIDNEY
Unconjugate
d bilirubin Urinary
UDPGT Urobilinogen
Conjugated
bilirubin
Intestinal INTESTINE
bacteria
Urobilinogen

Stercobili
n
Jaundice

Pembentukan
unconjugated
Pre-hepatic hyperbilirubin
Transport emia

Conjugated
hepatic Post-heptic hyperbilirubin
emia

Liver uptake Konjugasi Ekskresi


Penyebab Peningkatan
Bilirubin

Hiperbilirubinemia tak
terkonjugasi/indirek
over produksi,
penurunan ambilan hepatik,
penurunan konjugasi hepatik

Hiperbilirubinemia konjugasi/direk
penurunan eksresi bilirubin ke dalam
empedu
Penyebab tersering obstruksi bilier ekstrahepatik :

Obstruksi sal.empedu dalam hepar : Sirosis


hepatis, abses hati, hepatokolangitis, tumor
maligna primer dan sekunder.
Obstruksi didalam lumen sal.empedu : batu
empedu, askaris.
Kelainan di dinding sal.empedu : atresia bawaan,
striktur traumatik, tumor saluran empedu.
Tekanan dari luar saluran empedu : Tumor caput
pancreas, tumor Ampula Vatery, pancreatitis,
metastasis tumor di lig.hepatoduodenale
Contoh Penyakit Ikterus
PRE HEPATIC POST
HEPATIC HEPATIC
Hemolytic Hepatitis, Gallstone,
Anemia cirrhosis, Crigler- malignancy,
Najjar Syndrome, inflammation
Dubin-Johnson
Syndrome,
Rotors
Syndrome
Evaluasi
Tabel tes diagnostik
Ikterus Ikterus
Tes fungsi Ikterus hepatik
pre-hepatik post-hepatik

Bilirubin total Normal / Meningkat Meningkat

Konjugasi bilirubin Normal Meningkat

Bilirubin tak
Meningkat Normal / Meningkat Normal
terkonjugasi

Urobilinogen Normal / Meningkat Menurun / Negatif

Warna Urine Normal Gelap

Warna feses Normal Pucat

Alkaline fosfatase Meningkat


Normal

Bilirubin terkonjugasi
Didapatkan Tidak didapatkan
dalam Urin
Differential Diagnosis Of Hepatocellular Jaundice

Neoplasms Hepatocellular carcinoma


Cholangiocarcinoma Metastatic
disease
(gastrointestinal, genitourinary,
bronchogenic)
Hereditary Wilsons disease
Alpha -1- antitrypsin deficiency
Hemochromatosis
Miscellaneous Secondary biliary cirrhosis
Cryptogenic cirrhosis
Infections - viral Hepatitis viruses (A-E) Herpes viruses
(CMV, HSV) Hemorrhagic viruses (Ebola,
Marburg,
Lassa, yellow fever) Adenovirus,
enterovirus
Infections fungal Candida Blastomyces Cocciodies
Histoplasmosis Cryptococcus
Infections Helminths ascaris, clonorchis,
parasitic schistosomiasis, echinococcus
Protozoa amebiasis, plasmodia, babesiosis,
toxoplasmosis, leishmaniasis
Toxic Medications
Alcohol
Chlorinated hydrocarbons Amanita
phalloides toxin Aflatoxin
Vitamin A1
Arsenic
Pyrrolizidine alkaloids
Immunologic Autoimmune hepatitis Primary biliary
cirrhosis Primary sclerosing cholangitis
Nonalcoholic steatohepatitis
Pemeriksaan Penunjang

Darah rutin
Urin
Bilirubin
Aminotransferase dan alkali
fosfatase
Tes serologi hepatitis virus
Biopsi hati
Pemeriksaan pencitraan
Penatalaksanaan

Pre- Hepatik
Anemia Hemolitik : Prednison 1-2mg/kgBB, obat-
obatan imunosupresif,dan spleenektomi
sindroma Gilbert atau sindroma Crigler Najjar :
Fenobarbital 5 mg/kgBB/hari (long term)
Intra Hepatik
Hep A : self limitting disease
Hep B : Lamivudin 100mg/hari selama 2 tahun,
interferon, dsb
Hepatoma dan sirosis hepatis : Transplantasi hepar
Post Hepatik
Ikterus obstruktif : Pembedahan