Anda di halaman 1dari 45

CAVUM ORIS

dr. Anita Soraya Soetoko, M.Sc


Cavum oris
pintu masuk saluran pencernaan
tempat menghancurkan makanan secara mekanis
terbagi menjadi Vestibulum Oris dan Cavum Oris
Propium
terdapat rima oris (rongga di antara dua bibir)
Mm. orbicularis oris
Fungsi cavum oris :
Mengunyah (Mastikasi)
Mengecap (Gustasi)
Digesti
Lubrikasi
Menelan
Berbicara
Proteksi
Vestibulum Oris ruang yang dibatasi secara
eksternal oleh bibir dan pipi dan secara internal oleh
gigi dan gusi
Cavum Oris Proprium
Atap : palatum yang terdiri dari palatum durum dan
palatum molle.
Batas anterior dan lateral : permukaan lingual arcus
dentalis rahang atas dan bawah.
Batas posterior : palatum molle , arcus palatoglossus
dan dorsum linguae.
Cavum oris dipisahkan dan pharynx oleh isthmus
faucium.
Dasar : Lingua, m. digastrius venter anterior, m.
mylohyoideus dan m. geniohyoldeus.
FRENULUM LINGUAE :
Lipatan mucosa vertikal
yang membentang dari
dasar mulut ke facies
inferior lidah (terletak di
planum medianum )

CARUNCULA
LINGUALIS
tonjolan kecil yang
masing masing terdapat
pada sisi frenulum.
Palatum Molle
bangunan dibelakang
palatum durum, dapat
bergetar.
tidak memiliki rangka
tulang, dan berakhir di
posterior sebagai tepi
bebas dengan proyeksi
tonjolan yang disebut
uvula.
DENTIS
organ aksesoris dalam rongga mulut yang secara
makro terbentuk dari tulang gigi yang disebut
dentin
Inervasi Nn. Alveolares superiores & inferiores
Vascularisasi Rr. Alveolaris Aa. Maxillaris
externus dan A. infraorbitalis, A. palatini major serta
A. buccalis
Pada manusia terdapat dua macam gigi
gigi permanent/gigi tetap terdapat pada orang

dewasa (32)
gigi decidui/gigi susu terdapat pada anak-anak (20)

Setiap gigi yang ada dengan akar/radixnya tertanam

di dalam alveolus.
Struktur Gigi
Crown/ mahkota :
permukaan gigi yang
muncul dalam mulut
Root/ radix : akar gigi
Cervix/ leher : batas
antara crown dengan
root
Apex : ujung akar
Email/ enamel : lapisan
terluar dari crown
Struktur Gigi
Dentin : lapisan kedua
( tulang gigi)
Pulpa : jaringan lunak
mengandung pembuluh
darah, pembuluh limfe
dan serabut saraf
Cementum: lapisan
paling luar dari root
Cemento Enamel
junction ( CMJ):
pertemuan antara
cementum dan enamel.
Struktur Gigi
Cavum pulpa
Dentino Enamel
Junction (DEJ):
pertemuan antar dentin
dengan email
Foramen apikal : lubang
di ujung apex.
Tulang alveolar
Gingiva
Perbedaan Gigi

Gigi Susu
Jenis dan Jumlah:
Incisivus : 8
Caninus : 4
Molar : 8
Jumlah : 20

Anterior Incisivus,Molar

PosteriorCaninus
Nomenklatur Gigi
Universal Numbering System
Nomenklatur zsigmondy
Nomenklatur american system
Nomenklatur Gigi berdasarkan FDI ( Federation Dental
International)

Sistem dua angka dari FDI :


I. Angka pertama menunjukan kuadran gigi
II. Angka kedua menunjukkan elemen gigi
PLICA SUBLINGUALIS:
Adalah plica yang memanjang kebelakang ( dari
frenulum kearah lateral ), dibentuk oleh penonjolan
kelenjar sublingualis.

GINGGIVA:
Adalah mucosa mulut yang menutupi tulang
tulang rahang sampai kurang lebih setinggi collum
dentis.
PAPILLA PAROTIDEA:
Tonjolan mucosa kecil yang terletak pada dinding
luar vestibulum oris, berhadapan dengan gigi Molar
2 atas . Papilla ini untuk bermuara ductus glandula
parotis.
Lidah
Direkatkan pada dasar mulut oleh frenulum lingua
Lidah berfungsi untuk menggerakkan makanan saat
dikunyah atau ditelan, untuk pengecapan dan dalam
produksi wicara
Secara makro terdiri dari Otot-otot ekstrinsik untuk
menggerakkan lidah sebagai satu kesatuan
sedangkan otot-otot intrisik untuk merubah bentuk
lidah
BAGIAN BAGIAN LIDAH:
Apex linguae
Corpus linguae
Radix linguae yang dipayungi
oleh lengkung lengkung
palatum.

Corpus linguae dan radix linguae


dibatasi oleh SULCUS
TERMINALIS.
Sulcus terminalis kanan dankiri
bertemu pada FORAMEN
CAECUM LINGUAE
( For.MORGAGNI)/embryologi
merupakan muara dari ductus
thyroglosus.
Pada dorsum linguae
terdapat sulcus
medianus linguae.
Ductus glandula
submandibularis
bermuara pada
caruncula lingualis ( di
kanan kiri frenulum ).
Otot-otot lidah
Otot-otot ekstrinsik otot-otot intrinsik
M. Vertikalis Memipihkan
M. genioglossus dan melebarkan lidah
menjulurkan lidah M. longitudinalis superior
M. Hyoglossusmenarik Memendekkan lidah,
lidah ke bawah menarik ujung dan sisi lidah
keatas
M. Styloglossus M. longitudinalis inferior
mengangkat lidah ke
Memendekkan lidah,
arah postero-cranial menarik ujung dan sisi lidah
M. Palatoglossus kebawah
memperkecil isthmus M.transversalis
faucium Menyempitkan dan
memanjangkan lidah
TUNICA MUCOSA LINGUAE:
Membran mucosa lidah pada dorsum linguae .Nampak
sebagai penonjolan kecil disebut papilla linguae.
TONSILA LINGUALIS:
Kumpulan jaringan limfoid pada radix linguae dan
nampak sebagai penonjolan membran mucosa.
Tonsila lingualis ( depan )
Tonsila palatina ( lateral )
Tonsila faringea ( adenoid )
Ketiganya membentuk cincin tonsil WALDEYER.
Vascularisasi a. lingualis cabang dari a. carotis externa
Inervasi

1. motorik untuk semua otot ekstrinsik dan intrinsik yang


dipersarafi oleh N. hypoglossus (XII) kecuali M.
palatoglossus yang dipersarafi N. glossopharyngeus (IX).
2. sensorik yaitu di bagian 2/3 anterior lidah yang sensibel
oleh N. lingualis dan bagian pengecap oleh chorda
tympani. Sedangkan bagian 1/3 posterior yang sensibel
oleh N. IX & X serta yang pengecap oleh N. IX.
KELENJAR SALIVA
Kelenjar saliva mensekresikan saliva kedalam
rongga oral.
Saliva terdiri dari cairan encer yang mengandung

enzim dan cairan kental yang mengandung mukus


Kelenjar yang menghasilkan saliva adalah:

Gl.Labialis,Gl, Buccalis, Gl. Palatina, Gl. Lingualis,Gl.


Parotis, Gl. Submandibularis,Gl. Sublingualis
Kelenjar parotid
kelenjar saliva terbesar yang terletak agak ke bawah
dan di depan telinga
membuka melalui DUCTUS PAROTIDEUS
STENSON setelah menembus m.
buccalis bermuara pada vestibulum oris
yg berhadapan dg gigi Molar II atas
( papilla parotidea)
Persarafan kelenjar parotis
N.Auriculotemporalis.
Kelenjar parotid
Kelenjar submandibular.
Kurang lebih sebesar kacang kenari dan terletak di
permukaan dalam mandibula
membuka melalui duktus Wharton menuju ke
dasar mulut pada kedua sisi frenulum lingua.
Perdarahan : dari cab. A, fascialis dan A. lingualis.
Persarafan : chorda tympani dan N. lingualis.
Kelenjar sublingua
Terletak di dasar mulut dan membuka melalui
duktus sublingua kecil menuju ke dasar mulut
Ductus sublingualis sebagian besar bermuara
didalam mulut pada plica sublingualis dan sebagian
kecil bermuara kedalam ductus submandibulais.
Perdarahan: dari cabang A. fascialis dan A.
lingualis.
Persarafan : chorda tympani dan N. lingualis.
Aliran Limfe: Bermuara pada nodi limfaticus
submandibularis dan cervicalis profunda.
TERIMAKASIH