Anda di halaman 1dari 21

D E PA R T M E N T O F O R T H O P E D I C A N D T R A U M A TO L O G Y

M E D I C A L FA C U LTY APRIL 2016


UNIVERSITY MOSLEM OF INDONESIA
FRAKTUR OS PATELLA

BY :

FADLI 11120150060

SUPERVISOR :
dr. ARIYANTO ARIEF,Sp.OT,M.Kes

PRESENTING AS A TASK ON CLERKSHIP


DEPARTMENT OF ORTHOPEDIC AND TRAUMATOLOGY
MOSLEM UNIVERSITY OF INDONESIA
MAKASSAR
2016
IDENTITAS PENDERITA
Nama : Nn. S
Umur : 26 tahun
Jenis kelamin : Perempuan
Pekerjaan : Wiraswasta
Agama : Islam
Alamat : Jl. Jendral Muh. Yusuf No. 43 Parepare
Status perkawinan : Belum Menikah
Suku : Bugis
Tanggal MRS : Selasa, 20 April 2016
Tanggal periksa : Selasa, 21 April 2016
No. Reg : 109716
ANAMNESA
Keluhan utama : nyeri pada pergelangan kaki kanan setelah
kecelakaan lalu lintas
Riwayat penyakit sekarang
Pasien datang ke UGD RS Andi Makassau setelah mengalami
kecelakaan lalu lintas motor ketika hendak pulang ke rumahnya +2
jam yang lalu SMRS. Pasien sempat pingsan saat kejadian tersebut
dan tidak mengingat proses kecelakaan yang menimpanya. Pasien
baru sadarkan diri saat telah berada di ambulance. Menurut saksi,
motor yang dikendarai menabrak tumpukan batu sehingga pasien
terjatuh. Pasien tidak pusing, mual dan tidak mempunyai riwayat
muntah. Terdapat luka robek pada pergelangan kaki kanannya.

Riwayat penyakit dahulu : Pasien tidak memiliki riwayat alergi,


Hipertensi dan DM disangkal
PEMERIKSAAN FISIK
Primary Survey
Airway : Clear, Patent
Breathing : Suara nafas normal, pergerakan dada simetris kiri dan kanan. P = 18
x/min
Circulation : TD = 110/80 mmHg, N= 80x/min, kuat angkat, regular.
Disabiity : GCS 15 (E4M6V5), reflex cahaya +/+, pupil isokor, 2.5mm/2.5mm
Exposure : Temperatur 36,5 oC (aksilla)
Secondary Survey
Status lokalis :
Regio Ankle Dextra
Look : tampak luka terbuka diaspek anterolateral 2x5 cm, dasar tulang, jaringan kotor, deformitas (+), udem
(+),
hematom (+)
Feel : nyeri tekan (+)
Move : ROM sulit dievlauasi karena nyeri
NVD : sensibilitas baik, pulsasi arteri dorsalis pedis dan tibialis posterior teraba, CRT <2
FOTO KLINIS
Pemeriksaan Penunjang
Laboratorium (12-04- Foto Genu Dextra AP/lateral ( 20 April 201
2016)
Darah Rutin:
RBC 4,71 106/mm3
HGB 13,8 g/dL
HCT 39,8%
WBC 11,9 103/mm3
PLT 259 103/mm3
GDS 113 mg/dl

Hemostatis :
Waktu perdarahan 1 menit 30 detik
Waktu pembekuan 10 menit
RESUME
Seorang perempuan berumur 26 tahun masuk ke IGD RS Andi Makassau
dengan nyeri pada pergelangan kaki kanan setelah mengalami kecelakaan
lalu lintas motor + 2 jam yang lalu SMRS. Pasien terjatuh dari motor
karena menabrak tumpukan batu. Mekanisme trauma tidak diketahui.
Riwayat sinkop (+). Primary survey dalam batas normal.
Secondary survey : vulnus laceratum aspek anterolateral ukuran 2x5 cm,
dasar jaringan kotor, deformitas (+), edema (+), hematom (+). Nyeri
tekan (+). NVD dalam batas normal.

DIAGNOSA KERJA
- Fraktur terbuka distal Os Fibula Dextra Weber B
grade III A
- Fraktur terbuka distal Os Tibia Dextra grade III A
PLANNING
DIAGNOSA
Planning Terapi
- Antibiotik
- Anti nyeri
- TT
- Cek DR, BT, CT
- ORIF
PEMBAHASAN Fraktur Ankle
ANATOMI ANKLE
DEFINISI
Fraktur (patah tulang) pada ujung distal fibula dan tibia merupakan
istilah yang digunakan untuk menyatakan fraktur pergelangan kaki
(ankle fracture). Fraktur ini biasanya disebabkan oleh terpuntirnya
tubuh ketika kaki sedang bertumpu di tanah atau akibat salah
langkah yang menyebabkan tekanan yang berlebihan
(overstressing) pada sendi pergelangan kaki.
EPIDEMIOLOGI
Insidens sering terjadi pada :
Fraktur pergelangan kaki menduduki posisi kedua
sebagai fraktur
yang sering ditemukan.
Fraktur pada anak-anak pada umunya melibatkan
lempeng
pertumbuhan.
Fraktur pada remaja (Fraktur Tillaux) memiliki pola
khusus karena
penutupan parsial pada lempeng pertumbuhan.
ETIOLOGI
1. Trauma akut, seperti jatuh, salah langkah atau
cedera saat berolahraga
2. Lesi patologis jarang menyebabkan fraktur
ankle
Kondisi yang Berkaitan dengan Fraktur
Pergelangan Kaki
1. Keseleo pergelangan kaki (sprain ankle)
2. Keseleo PTT (sprain PTT)
KLASIFIKASI
Klasifikasi yang sering dipakai adalah klasifikasi dari
DanisWeber yang berdasarkan pada level fraktur
fibula.
1. Weber type A
PATOMEKANIS
ME
FRAKTUR MALEOLUS DENGAN ATAU TANPA SUBLUKSASI DARI
TALUS, DAPAT TERJADI DALAM BEBERAPA MACAM TRAUMA:
1.
GEJALA KLINIS DAN
DIAGNOSA
Gejala
PENATALAKSANAAN
KOMPLIK
ASI
Early complication
PROGNOSIS
Terima Kasih