Anda di halaman 1dari 16

GANGGUAN

PUBERTAS
DEFINISI
Pubertas yang muncul pada usia dini,
perempuan pada usia < 8 tahun dan laki-laki
pada usia < 9 tahun
Faktor yang mempengaruhi pubertas

1. Etnis
2. Sosial
3. Psikologis
4. Nutrisi
5. Penyakit kronis dll
Klasifikasi :
1. Central/complete/ dependent : akibat
aktivitas hipotalamus-hipofisis-gonad yg
teradi lebih awal/ sekresi ektopik dari hCG
Konstitusional, idiopatik, kel SSP, hipotiroid
berat, following androgen exposure
2. Perifer/incomplete/ independent
Berkembangnya hanya satu tanda seks
sekunder , akibat belum matangnya
aktivitas
aksis hipotalamus-hipofisis-gonad , mis
akibat kista ovarium, estrogen secreting
neoplasma
3. Sexual Precoccity due to gonadrotopin or
sex steroid exposure
4. Variasi perkembangan pubertas : telars
premature, menarche premature, pubarche
prematur, adolescent premature
DETEKSI ETIOLOGI
Pemeriksaan FSH-LH meningkat
Pemeriksaan HCG
Testosteron
Estradiol
17 kortikosteroid urine
Rontgen : bone age, kepala
USG ovarium/ testis
CT Scan/ MRI
PEMANTAUAN
Perhatikan tanda seks sekunder, TB, BB,
pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan
bone age berkala
TATA LAKSANA
Pemberian hormon ; medroxy progeso steron
asetat, LHRH
Aspek psikososial
TELARS PREMATUR
Pembesaran payudara tanpa disertai tanda
seks sekunder lain
Salah satu atau ke dua payudara
Paparan estrogen eksogen : ingesti, kulit,
kontak lingkungan
Perjalanan alamiah regresi, persisten,
progresif, menjadi pubertas prekok sentral
Klinis : bone age sesuai usia, pertumbuhan
linier normal
Pemeriksaan USG uterus dan serviks dan
pemeriksaan FSH, LH dan uji stimulasi LHRH
PUBARCHE PREMATUR
Munculnya rambut pubis sebelum usia
pubertas tanpa disertai tanda seks sekunder
lain
Ratio perempuan: laki-laki = 3:1
Maturasi dini zona retikularis korteks adrenal
yg menyebabkan produksi androgen
meningkat
DHEAS meningkat, testosteron sesuai
prepubertas
Muncul bisa bersamaan dg rambut aksila
Jika tidak ada tanda virilisasi/cushingoid
DHEAS sesuai nilai pubertas
Bone Age tidak lebih dari 1 tahun usia
kronologis tidak perlu terapi
GINEKOMASTIA
Pembesaran kelenjar mammae yg terjadi
pada laki-laki
Akibat gangguan fisiologi hormon steroid yg
bersifat sementara maupun menetap
Penurunan ratio androgen thd estrogen
Perjalana klinis dipantau tiap 3 bulan
Gejala klinis :
Fisiologis pada neonatus, pubertas, usia
lanjut
Patologis : defisiensi testosteron,
peningkatan produksi estrogen, obat-obatan
Idiopatik
TATA LAKSANA
,riw obat-obatan , riw keluarga (prolong
gynekomastia)
Identifikasi ada tidaknya penyakit kronis
(hipertiroid, hipogonadism, malnutrisi dll)
Laboratorium : fungsi hati, ginjal dan tiroid
LH, FSH, estradiol, testosteron, HCG, DHAS,
prolaktin,
USG hati/ginjal/testis
MRI
TATA LAKSANA
Etiologi
Terapi medis anti estrogen, aromatase
inhibitor
Terapi bedah
PUBERTAS TERLAMBAT
Timbul pada usia lebih 13 tahun u
perempuan dan lebih 14 tahun u laki-laki
Klasifikasi

1. Hypergonadotropin hypogonadism kelainan


pada gonad
2. Hypogonadotropic hypogonadism kelainan
pada hipotalamus atau hipofisis
Pemeriksaan : kromosom, hormon,
pencitraan
Tata laksana ; testoseron dan etinil estradiol
Aspek psikososial