Anda di halaman 1dari 20

SENYAWA BIOANORGANIK

KLOROFIL

OLEH :
ABDUL AZIZ F1C114007
DEFIA INDAH PERMATA SARI F1C114045

PROGRAM STUDI KIMIA


FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS JAMBI
2017
Latar Belakang
Rumusan Masalah

Apa definisi dari klorofil?


Apa saja jenis-jenis dari klorofil?
Bagaimana sifat fisika dan kimia dari klorofil?
Apa fungsi dari klorofil?
Apa saja sumber yang mengandung klorofil?
Bagaimana pembentukan klorofil?
Apa perbedaan klorofil dengan senyawa bioanorganik lainnya?
Tujuan

Untuk mengetahui definisi dari klorofil.


Untuk mengetahui jenis-jenis dari klorofil.
Untuk mengetahui sifat fisika dan kimia dari klorofil.
Untuk mengetahui fungsi dari klorofil.
Untuk mengetahui sumber apa saja yang mengandung klorofil.
Untuk mengetahui pembentukan klorofil.
Untuk mengetahui perbedaan klorofil dengan senyawa bioanorganik
lainnya.
Definisi Klorofil

Klorofil adalah pigmen pemberi warna hijau pada tumbuhan, alga dan
bakteri fotosintetik. Senyawa ini yang berperan dalam proses fotosintesis
tumbuhan dengan menyerap dan mengubah tenaga cahaya matahari
menjadi tenaga kimia. Berikut struktur dari klorofil :
Macam-Macam Klorofil
Klorofil a
Klorofil a menghasikan warna hijau biru yang merupakan suatu senyawa
kompleks antara magnesium dengan porfirin yang mengandung cincin
siklopentanon (cincin V).
Klorofil b
Klorofil b menghasilkan warna hijau kekuningan yang merupakan
klorofil kedua yang terdapat pada tumbuhan hijau.
Klorofil c

Klorofil c menghasilkan warna hijau cokelat yang terdapat pada ganggang


coklat Phaeophyta serta diatome Bacillariophyta. Rumus kimia kolorofil C :
Kelompok C3 (-CH = CH2) (-CH = CH2) (-CH = CH2) (-CH)
Kelompok C7 (-CH3) (-CHO) (-CH3) (-CH3) (-CH3)
Kelompok C8 (-CH2CH3) (-CH2CH3) (-CH2CH3) (-CH)
Kelompok C17 (-CH2CH2COO-Phytyl) (-CH2CH2COO-Ph)
Klorofil d

Klorofil d terdapat pada ganggang merah Rhadophyta. Akibat adanya


klorofil, tumbuhan dapat menyusun makanannya sendiri dengan bantuan
cahaya matahari. Fotosintesis terjadi pada semua bagian berwarna hijau
pada tumbuhan karena mamiliki kloroplas, tetapi tempat utama
berlangsungnya fotosintesis adalah daun. Pigmen warna hijau yang terdapat
pada kloroplas disebut dengan klorofil dan dari zat inilah warna daun
berasal. Klorofil menyerap energy cahaya yang menggerakkan sintesis
molekul makanan dalam kloroplas untuk menghasilkan energi (Campbell,
2002).
Sifat Fisik Klorofil

Sifat fisika klorofil adalah menerima dan atau memantulkan cahaya


dengan gelombang yang berlainan (berpendar =berfluoresensi). Klorofil
banyak menyerap sinar dengan panjang gelombang antara 400-700 nm,
terutama sinar merah dan biru.
Sifat Kimia Klorofil

tidak larut dalam air, melainkan larut dalam pelarut organik yang lebih
polar, seperti etanol dan kloroform
inti Mg akan tergeser oleh 2 atom H bila dalam suasana asam, sehingga
membentuk suatu persenyawaan yang disebut feofitin yang berwarna
coklat
Fungsi Klorofil
Klorofil atau yang biasa dikenal dengan zat hijau daun, sama seperti namanya
merupakan kandungan yang menyebabkan warna hijau pada tanaman. Klorofil ini
akan menyerap energi dari matahari untuk memfasilitasi berlangsungnya proses
fotosintesis pada tumbuhan. Klorofil sangat berfungsi buat tanaman, jika tanaman
kekurangan klorofil maka daun-daun akan berguguran. Misalnya, tanaman atau
pohon tersebut akan mengalami kehilangan daun atau gugur pada musimnya.
Sebelum daun-daun gugur banyak zat-zat nutrisi dialirkan kejaringan penyimpanan
dalam batang untuk didaur ulang kembali membentuk daun pada musim semi
berikutnya. Pada musim gugur daun akan berhenti membuat klorofil yang baru
sehingga daun akan kehilangan warna hijaunya dan gugur. Warna pada musim daun
gugur adalah kombinasi dari pigmen yang baru dibuat selama musim gugur dan
pigmen yang sebelumnya telah ada pada daun, akan tetapi diikuti oleh klorofil yang
berwarna hijau gelap sehingga warna yang dihasilkan daun gugur berwarna coklat.
(Campbell, 1974).
Sumber Klorofil
Pembentukan Klorofil
Asam Glutamat

Suksinil CoA +
Glysine
Perbedaan Klorofil dengan Senyawa Bioanorganik
Lainnya
Klorofil ini dalam tanaman sama seperti darah pada manusia. Komposisi kimia
klorofil hampir sama dengan komposisi darah manusia. Perbedannya, atom sentral
klorofil adalah magnesium sedangkan atom sentral manusia adalah besi.
Begitu pula dengan senyawa bioanorganik lainnya, seperti mioglobin dan
vitamin B12. Sehingga perbedaan struktur ini akan menyebabkan fungsi yang
berbeda pula pada metabolisme yang terjadi pada makhluk hidup.
Kesimpulan
Klorofil adalah pigmen pemberi warna hijau pada tumbuhan, alga dan bakteri fotosintetik.
Jenis klorofil terdiri dari klorofil a,b,c,dan d.
Sifat fisika klorofil adalah menerima dan atau memantulkan cahaya dengan gelombang
yang berlainan (berpendar =berfluoresensi). Sifat kimia klorofil, antara lain (1) tidak larut
dalam air, melainkan larut dalam pelarut organik yang lebih polar dan inti Mg akan
tergeser oleh 2 atom H bila dalam suasana asam, sehingga membentuk suatu
persenyawaan yang disebut feofitin yang berwarna coklat.
Klorofil berperan sebagai zat yang memberikan warna hijau pada daun dan dalam proses
fotosintesis tumbuhan akan mengubah energi cahaya matahari menjadi energi kimia,
berpotensi pula sebagai alternatif sumber bahan baku industri makanan, obat-obatan dan
agen lingkungan yang bernilai ekonomis. Selain itu, klorofil berperan juga sebagai
desinfektan dan antibiotik dalam dunia kesehatan.
Sumber klorofil adalah sayuran hijau.
Klorofil dibentuk dari kondensasi suksinil Co-A dan asam amino glisin menjadi senyawa
yang tidak stabil yaitu asam amino glisin menjadi senyawa asam amino ketoda di dapat,
kemudian melalui dekarboksilasi dan diubah menjadi asam amino lovalenat dikatalis oleh
enzim amino lovalenat sintetase dengan adanya pridoksal posfat dan cahaya.
Perbedaan klorofil dengan senyawa bioanorganik lainnya yaitu terletak pada struktur dari
masing-masing senyawa tersebut sehingga fungsinya berbeda pula.