Anda di halaman 1dari 22

PSIKOLOGI PENDIDIKAN

MENCIPTAKAN LINGKUNGAN BELAJAR


YANG PRODUKTIF

NAMA KELOMPOK 4

Dewi Nur Aisyah (A1C016010)


Elisabeth V.K ambarita (A1C016048)
Chandra SyafiI (A1C016051)
Eshine Welina Putri (A1C016076)
Ayu Dian Novriana (A1C016038)
Endah Pratiwi (A1C016060)
MENCIPTAKAN LINGKUNGAN BELAJAR YANG PRODUKTIF

1. menciptakan lingkungan yang kondusif untuk


belajar. Dengan cara pengelolaan kelas, yaitu proses
membangun dan memelihara lingkungan kelas
yang kondusif bagi pembelajaran dan prestasi siswa
2. mengatur kelas
1)aturlah perabotan dalam cara-cara yang
mendorong interaksi siswa
2) minimalkan kemungkinan distraksi
3) aturlah kelas agar mudah untuk berinteraksi
4) identifikasilah lokasi-lokasi yang mempermudah
pemantauan perilaku siswa
3. membangun dan mempertahankan hubungan
guru-siswa yang produktif
1) komunikasikan secara rutin kepedulian dan
respek kepada siswa sebagai individu
2) ingatlah bahwa kepedulian dan respek
melibatkan lebih dari menunjukkan afeksi
3) bekerjalah untuk memperbaiki hubungan yang
terlanjur dingin sejak awal pertemuan
4. Menciptakan Iklim Psikologis yang Efektif
1) Bangunlah suasana yang berorientasi tujuan,
menyerupai bisnis, namun tidak menakutkan
2) komunikasikan dan tunjukkan bahwa tugas
sekolah dan pokok bahasan akademik itu
berharga
3) berilah siswa kesempatan untuk
mengendalikan aktifitas-aktifitas kelas
4) minimalkan persaingan diantara para siswa
5) tingkatkan rasa kebersamaan dan keterjalinan
5. Menetapkan Batasan
1) tetapkan beberapa peraturan dan
prosedur diawal tahun
2) sajikan peraturan dan prosedur
dengan cara yang informasional ketimbang
dengan cara yang mengontrol
3) tinjaulah secara periodik kegunaan
peraturan dan prosedur yang ada
4) tegakkan peraturan secara konsisten
dan tidak pandang bulu
6. Merencanakan Aktifitas yang Membuat Siswa Fokus pada
Tugas
Saran untuk membuat siswa fokus pada tugasnya :
a) Pastikan bahwa siswa selalu terlibat secara produktif dalam
kegiatan yang bermanfaat
Beberapa strategi untuk membuat siswa selalu terlibat secara
produktif:
) Buatlah sesuatu yang sepesifik untuk dilakukan siswa tiap

hari, bahkan dihari pertama sekolah


) usahakan materi-materi yang disajikan terorganisir dan

berbagai perlengkapan dipersiapkan sebelum kelas dimulai


) waktu untuk membantu siswa jangan terlalu lama terfokus

pada siswa tertentu saja


b. Pilihlah tugas dengan tingkat kesulitan yang sesuai
dengan pengetahuan dan keterampilan siswa
c. Sediakan struktur untuk berbagai aktifitas dan tugas
Bahkan kalaupun pelajatan senagian besar diarahkan oleh
siswa biasanya sedikit banyak membutuhkan struktur dan
panduan tertentu
d. Rencanakan masa transisi di hari sekolah
berbagai macam rencana transisi yang terjadi sepanjang
hari sekolah, contohnya :
- seorang guru meminta siswanya mengikuti prosedur yang
sama setiap hari ketika jelang jam makan siang
7.Memonitor Apa yang dilakukan siswa
8.Memodifikasi Strategi Pengajaran
9.Mempertimbangkan Perbedaan Individual dan
Perbedaan Perkembangan
MENYIKAPI PERILAKU YANG TIDAK SESUAI

Mengabaikan
Perilaku
Memberi Isyarat
Kepada Siswa
Membahas Masalah
Secara Pribadi dengan
Strategi Mengatasi
Siswa
Perilaku yang Tak Mengajarkan Strategi-
Sesuai di Kelas Strategi Pengaturan
Diri
Berunding dengan
Orangtua
Melakukan Intervensi
yang Terencana dan
Sistematis
Ketika misbehavior cenderung tidak diulangi
Ketika misbehavior cenderung tidak menyebar ke siswa lain

Ketika kondisi-kondisi yang tak biasa telah memunculkan


misbehavior tersebut secara temporer.
Ketika misbehavior tidak mengganggu pembelajaran dengan
serius.

Memberi Isyarat Kepada Siswa


Ketika misbehavior merupakan pelanggaran kecil namun
mengganggu pembelajaran siswa
Ketika perilaku tersebut cenderung berubah dengan
peringatan yang halus.
Membahas Masalah Secara Pribadi
dengan Siswa
Ketika pemberian isyarat tidak efektif dalam mengubah
perilaku.
Mengajarkan Strategi-Strategi
Pengaturan Diri

Siswa memiliki keinginan yang kuat untuk memperbaiki


perilakunya.
Berunding dengan
Orangtua
Sumber masalah mungkin ada di luar sekolah.
Masalah perilaku yang parah bisa mengganggu kesuksesan
jangka panjang
Melakukan Intervensi yang Terencana
dan Sistematis
Misbehavior telah berlanjut selama suatu periode waktu dan
sangat mengganggu pembelajaran siswa.
Pendekatan lain yang kurang intensif (misalnya, pemberian
isyarat, pertemuan pribadi) tidak efektif.
Siswa tampaknya tidak bersedia atau tidak dapat
menggunakan teknik-teknik self-regulation.
MENYIKAPI AGRESI DAN
KEKERASAN DI SEKOLAH
PENDEKATAN TIGA TINGKAT

Menciptakan
Melakukan
Intervensi
MASALAH YANG TERKAIT GENG

Permusuhan yang terkait geng menjadi salah


satu penyebab agresi

Strategi
MEMPERTIMBANGKAN KEBERAGAMAN SISWA

Kita sebagai pendidik pasti akan banyak menemui berbagai sifat dan
karakteristik siswa. Kita sebagai pendidik harus menghargai dan
mempertimbangkan baik buruknya sifat dan karakteristik tersebut.
Keberagaman itu terjadi karna peserta didik kita berasal dari berbagai macam
daerah dan keberagaman kebudayaan.

MENCIPTAKAN IKLIM YANG MENDUKUNG

Sebagai pendidik kita harus bisa memotivasi siswa serta mengambil hati siswa
agar merasa senang dan nyaman kepada kita sebagai pendidik. Karna pada
dasarnya murid akan lebih mudah menerima materi kalau mereka sudah senang
kepada yang memberikan materi. Karna mereka akan memperhatikan secara
intensif.
MENDEFINISIKAN DAN MERESPON PERILAKU YANG
TIDAK SESUAI

Dalam menentukan perilaku yang benar-benar tidak bisa


diterima di dalam kelas kita tidak boleh memfonis siswa
tersebut, karena tidak benar menurut kita belum tentu salah
menurut budayanya. Tetapi kita harus memberitahukannya agar
siswa tersebut mengerti dan tidak mengganggu situasi belajar
di dalam kelas.
MENGAKOMODASI SISWA-SISWA BERKEBUTUHAN
KHUSUS

Kita sebagai pendidik harus mempertimbangkan


setiapkebutuhan pendidikan khusus yang mungkin dimiliki
siswa. Umumnya kita harus menciptakan situasi yang tertib dan
kondusif ,itu bertujuan untuk mempermudah siswa disabilities
untuk beradaptasi dengan setting pendididkan umum.
Bagi siswa yang memiliki riwayat masalah perilaku ( gangguan
emosi dan perilaku ), kita perlu banyak memandu dan
memberikan dorongan untuk membantu mereka
mengembangkan perilaku yang produktif di kelas.
MENGKOORDINASIKAN USAHA DENGAN ORANG
LAIN

Bekerja
dengan
para
guru lain

UNTUK
MENINGKATK
AN
PEMBELAJARA
N DAN
PERKEMBANG
Bekerja AN SISWA
Bekerja
dengan
dengan
Komunit
Orangtu
as lebih
a
luas
BEKERJA DENGAN ORANGTUA
Berkomunikasi dengan orangtua
Pertemuan Orangtua dengan guru

Percakapan telpon

Kelompok Diskusi orangtua

Melibatkan orangtua dalam aktivitas sekolah

Mendorong orangtua yang enggan

Membahas Perilaku Bermasalah dengan


Orangtua