Anda di halaman 1dari 26

LAPORAN

MINI PROJECT

dr. Lugindo

PROGRAM DOKTER INTERSIP


UPT PUSKESMAS LEUWISADENG
BAB I
PENDHULUAN
Latar
Belakang
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan perwujudan
paradigma sehat dalam budaya hidup perorangan, keluarga dan
masyarakat yang berorientasi sehat, bertujuan untuk meningkatkan,
memelihara dan melindungi kesehatannya.

Salah satu indikator dari Perilaku Hidup Bersih dan


Sehat adalah Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS).

Kesadaran masyarakat Indonesia untuk cuci tangan


pakai sabun (CTPS) terbukti masih sangat rendah,
tercatat rata-rata 12% masyarakat yang melakukan
cuci tangan pakai sabun (CTPS).
Rumusan Masalah

Bagaimana gambaran
tingkat pengetahuan dan
perilaku siswa/siswi SD
tentang cuci tangan pakai
sabun

Di MI Negeri Sadeng,
Kecamatan Leuwisadeng,
Kabupaten Bogor, Jawa
Barat.
Tujuan

Mengetahui gambaran pengetahuan tentang cuci tangan


pakai sabun pada siswa/siswi MI Negeri Sadeng,
Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor

Mengetahui gambaran perilau tentang cuci tangan pakai


sabun pada siswa/siswi MI Negeri Sadeng, Kecamatan
Leuwisadeng, Kabupaten Bogor
Manfaat

Sosialisasi dan
Sekolah meningkatkan
pengetahuan tentang PHBS
Pelayanan
Masukan untuk peningkatan
Kesehatan
kinerja
BAB II
TINJAUN PUSTAKA
Suatu organisasi kesehatan fungsional yang
merupakan pusat pengembangan kesehatan
Puskes masyarakat yang juga membina peran serta
mas masyarakat dan memberikan pelayanan
secara menyeluruh dan terpadu kepada
masyarakat di wilayah kerjanya.

PHBS di sekolah adalah upaya untuk


memberdayakan siswa, guru, dan
masyarakat lingkungan sekolah agar
PHBS tahu, mau dan mampu
mempraktekkan PHBS, dan berperan
aktif dalam mewujudkan sekolah
sehat.

CTPS
BAB III
METODE PENELITIAN
Subyek
penelitian
Metode pengumpulan
data
BAB Iv
Hasil & pembahasan
Tabel Karakteristik
Responden
Distribusi Frekuensi Pengetahuan
Cuci Tangan Pakai Sabun
Distribusi Frekuensi Perilaku Cuci
Tangan Pakai Sabun
Tabel 4.4 Distribusi Frekuensi
Pengetahuan Cuci Tangan Pakai Sabun
Variabel Frekuensi & Presentase

Laki P (%) Perempu P(%) IV A P(%) IV B P(%)


laki an

Kurang 3 10,3% 8 25,8 7 25% 4 12,5


baik % %

Baik 26 89,6% 23 74,1 21 75% 28 87,5


% %

Total 29 100% 31 100 28 100 32 100


% % %
Tabel 4.4 Distribusi Frekuensi Perilaku
Cuci Tangan Pakai Sabun
Variabel Frekuensi & Presentase

Laki P (%) Perempu P(%) IV A P(%) IV B P(%)


laki an

Kurang 14 48,2% 9 29,0 17 60,7 6 18,7


baik % % %

Baik 15 51,7% 22 70,9 11 39,2 26 81,2


% % %

Total 29 100% 31 100 28 100 32 100


% % %
PENGETAHUAN
PERTANYAAN SALAH PRESENTASE
Mengusapkan antiseptic (seperti antis, 27 45%
detol) pada tangan dan jari, merupaka
bagian dari cuci tangan
Apabila tidak mencuci tangan pakai sabun 19 31,6%
dapat menyebabkan diare
Mencuci tangan pakai sabun diperlukan 16 26,6%
setelah kita bermain/ berolahraga
Selain diare apabila tidak mencuci tangan 14 23,3%
pakai sabun dapat menyebabkan infeksi
cacing
PERILAKU
PERTANYAAN TIDAK PRESENTASE
DILAKUKAN
Mencuci tangan menggunakan air mengalir 42 70%
dan sabun
Setelah buang ingus mencuci tangan 38 63,3%
Setelah menyentuh hewan/ unggas 32 53,3%
termasuk hewan peliharaan mencuci
tangan
Setelah mencuci tangan mengeringkan 27 45%
BAB v
Kesimpulan & saran
Kesimpulan
Saran
1. Perlunya mempertahankan perilaku hidup bersih dan
sehat (PHBS) pada siswa/siswi yang sudah cukup baik
ini terutama tentang cuci tangan pakai sabun (CTPS)
dengan terus memberikan informasi kepada
siswa/siswi agar mereka terbiasa dengan perilaku
hidup bersih dan sehat.

2.Perlu ditingkatkan peran dokcil untuk membantu


dan mengajak siswa/siswi di MI Negeri sadeng
untuk menerapkan PHBS, tidak hanya
dilingkungan sekolah tapi juga di lingkungan
rumah.
Perlunya program pendampingan
berkala dokcil oleh UPT Puskesmas
Leuwisadeng, agar informasi dan
ilmu dokcil makin baik dan terampil
khususnya program PHBS,, karena
dokcil merupakan garda terdepan
bagi sekolah dalam upaya
meningkatkan unit kesehatan
sekolah.
Perlunya penjadwalan berkala mengenai
program penyuluhan PHBS yakni dengan
program jumat sedekah ditambah dengan
jumat bersih dan senin sehat yakni kegiatan
setiap hari senin saat upacara bendera,
sebelum upara selesai dokcil
mendemonstrasikan cuci tangan pakai sabun
didepan semua siswa/siswi, sehingga
nantinya diharapkan pengetahuan dan
perilaku siswa/siswi tentang cuci tangan pakai
sabun bisa mencapai 100%.
TERIMAKASIH