Anda di halaman 1dari 89

MIKROORGANISME

PENYEBAB INFEKSI
MENULAR SEKSUAL

RITA ENDRIANI
PENDAHULUAN
BAKTERI PENYEBAB
INFEKSI MENULAR
SEKSUAL
CHLAMYDIAE
TRACHOMATIS
Gambaran Umum
Obligat intraseluler
Mempunyai 15 type penyebab penyakit
pd manusia
A, B, Ba, C trachoma endemik, inklusi
conjungtivitis
D-K infeksi traktus genital( non
gonococcal uretritis, salpingitis, cervisitis,
pneumonitis pd bayi)
L1-L3 limphogranuloma venereum
(genital ulcer disease)
Siklus Hidup
Patogenesa Infeksi Trakt Genital
Sexual transmitted disease (STD)
Inkubasi 1-3 minggu
Infeksi 50% pria dan 80% wanita tanpa
gejala
Pria non gonococal uretritis, epididymitis
Wanita non gonococal uretritis, cervicitis dan
pelvic inflamtory disease (PID) kehamilan
ektopic dan sterilitas.
G/:disuria, sekret mucofurulen (umumnya pagi
hari) dan sering BAK
Gambaran Klinis
Laboratorium
LYMPHOGRANULOMA
VENEREUM
Gambaran umum
PMS yg disebabkan oleh C. trachomatis ditandai
oleh adenitis inguinal yg suppurative
Gejala klinis:
2-12 mgg stlh kontak timbul papula/vesikel kecil pd alat
kelamin bag luar, anus, rektum lesi mengalami
ulserasi sembuh bbrp hari
P> kel limfe inguinal, kulit bewarna keungu-unguan
karena supurasi, mengeluarkan pus/nanah melalui
sinus-sinus.
Obstruksi limfe elephantiasis pd penis, skrotum, vulva
Proctitis kronis stricture rektum, obstruksi
rectosigmoid dan pembentukan fistula
Gambar: limfpgranuloma
venereum
NEISSERRIA GONORRHOE
Morfologi
* Diplococcus, Gram negatif btk ginjal, 0,8um
* Aerobik, bersifat piogenik
* Pili (+), Gerak (-), spora (-)
* Kapsul yg tipis
* Koloni pekat uretritis simtomatik dan
uterine cervical
Koloni transparant uretritis non simptomatik,
menstruasi
* Tidak tahan panas, suhu rendah, kering,
cepat autolisis, peka terhadap antiseptik
* Bbrp jenis mepy plasmid pembawa gen
resisten thd penisilin atau beta laktamase
Figure 1. Left: Neisseria gonorrhoeae Gram stain of pure culture;
Right: Neisseria gonorrhoeae Gram stain of a pustular exudate.
Struktur N. gonorrhoe

Gambar: Pili pada Neisseria gonorrhoeae


Antigen Permukaan

Gambar: Struktur/Antigen Permukaan Gonokokus


Gambar: Patogenesis Gonore
Gambaran Klinis
Masa inkubasi 2-8 hr ssd kontak seksual
Gejala awal disuria, nyeri saat miksi
Frekuensi yg tinggi infeksi pada uretra, cervix, rectum,
pharynx, and conjunctiva.

Laki-laki: uretritis akut keluar cairan furulen (discharge)


dpt menjalar ke epididymis fibrosis urethral
strincture infertilitas

Wanita:Infeksi primer pd endocerviks 50% asimptomatik


15% pelvic inflammatory disease (PID)uretra dan
vagina (vulvovaginitis) salpingitis, fibrosis & obliterasi tuba
20% infertilitas

Rectal infections (proctitis) homosex


Gambar: Gonore ulkus pada pria dan wanita
Pemeriksaan laboratorium
Spesimen: sekret uretra, vagina ,
cervik, rektum.
Mikroskopis:diplococcus Gram negatif

Kultur: scr aerob, CO2 5-10% pd


Thayer Martin atau agar coklat
Inkubasi 24-48 jam suhu 37 C
Tes oksidase positif
Serologi:
Pengobatan dan Pencegahan
Pengobatan
Tes sensitivitas banyak yg resisten bisa
mhasilkan PPNG (Penicilinase Product
Neisseria Gonorhoe)
Penicilin G dosis tinggi, Cefriaxone 125 mg IM
dg dosis sekali pakai, Doxycycline 100 mg 2
kali sehari selama 7 hr
Pencegahan
Hindari bganti2 pasangan, pberantasan
gonorhoe dr individu tinfeksi, kondom utk
porfilaksis
TREPONEMA PALLIDUM
Klasifikasi
Family : Treponemataceae
Genus : Treponema
Spesies : - Tr.pallidum
- Tr.pertenue
- Tr.carateum
Morfologi dan Identifikasi
Morfologi.
- Bentuk spiral teratur,halus,panjang
- Mikroaerofilik dg kadar oksigen 1-4%
- Gerak cepat( corkscrew)
- Tidak bisa dgn pewarnaan Gram
- Bisa dilihat dg:
* Pewarnaan negatif/ immunofluorescen
* Pewarnaan Giemsa
* Silver impregnation
Gambar: Mikroskopis T. pallidum
Samb
Kultur
- Tidak dapat dikultur in vitro pd media
artificial, telur atau jaringan
- Hanya bisa dibiak dlm testis kelinci dg
generation time 30 jam
- Sensitif kering,cahaya,cepat mati diluar
tubuh.
- Mati 3-4 hari bila berada dalam darah yg
disimpan dlm lemari es
Patogenesis dan Gambaran Klinis
Acquired Syphilis (Venereal Syphilis )
Kontak seksual 95% pd genital dan 5%
ekstragenital
1. Std 1: syphilis primer: ulkus durum=primary chancre
9-90 hr setelah infeksi,pada genital,mulut,
rektum ,jari menyebar keseluruh tubuh.
Tanda2 ulkus durum:
- lesi tunggal, tidak nyeri
- dasarnya keras, permukaannya bersih
- tepinya meninggi, warna kemerahan
- didptkan sel radang spt limfosit, sel plasma
Samb..
2. Std.2 : syphilis sekunder
2-10 minggu
rash seluruh tubuh dan
lymphadenopaty
3. Std 3 : syphilis tersier
beberapa tahun (3-30 th) late latent syphilis
lesi granulomatous ( gumma) pada
kulit, tulang dan hepar
Std akhir:- syphilis car-vasinsufficiency
jantung
- neurosyphilis degenerasi
MS( tabes dorsalis)& otak( paralisis )
Gambar: Chancre dari syphilis primer
Diagnosis Laboratorium
Spesimen: cairan lesi, serum dan darah
Mikroskopis: darkfield illumination
Serologi: (Serologi Test for Syphilis=STS)
1. Tes Ag NonTreponema
a. Tes flocculasi: - (VDRL (Venereal Disease
Research Laboratories)
- RPR (Rapid Plasma Reagen)
b. Complement fixation (Reaksi Wasserman(WR)
2. Test Ag Treponema
a. FAT (Fluorescent Antibody Technique)
b. TPHA (Treponema Pallidum Hem Aglutinasi)
c. TPI (Treponema Pallidum Immobolization)
HAEMOPHYLUS DUCREI
Morfologi dan Identifikasi
Penyebab infeksi genital
Bentuk batang pendek
Non motil
Non spora
Gram negatif
Khas mikroskopis School of fish ( susunan
bakteri berjajar seperti barisab ikan)
Pewarnaan Lofflers methylen blue tampak
adanya polar bodies yg bewarna gelap
Samb...
Tumbuh pada media kaya gizi -->
mengandung 0,25% meat-infusion agar,
1% tepung dan 20% darah kelinci O2
yang rendah
Koloni kecil, konveks, bewarna putih
keabu2an, licin, mengkilat dg tepi rata
Patogenesis
Transmisi >>sexual intercourse, <<
perlengkapan atau alat2 bedah
Penyebab ulcus molle/ soft chancre/
chancroid
Inkubasi: 4-10 hari
G/: awalnya ada affectio genitalis (pustula yg
dikelilingi daerah kemerahan) pecah
ulkus molle infeksi lanjut ke kelj limf di paha
pembengkakan bubo pecah cicatrix
Samb...
Diagnosis
Spesimen pus dari lesi/ bubo
Pemeriksaan langsung dan kultur

Thy/: Eritromisin dan cefriaxone


BAKTERIAL VAGINOSIS
Bakterial vaginosis
BG keadaan vaginal umum wanita pd
usia reproduktif
Etiologi: - Gardnerella vaginalis
- Mobiluncus
Gardnerella vaginalis
Khas fishy- smelling vaginal discharhe +
anaerobic infection
Sindron vaginitis non spesipik pada wanita dg
tiga simptom/ gejala:
- discharge dengan bau khas
- pH vaginal > 4,5
- tampak sebagai clue cells (sel epitel vagina
tertutup dengan basil Gram yg bervariasi)
Samb
Patogenesis belum jelas
PMS belum jelas
VIRUS PENYEBAB
INFEKSI MENULAR
SEKSUAL
VIRUS PAPILOMA
(HUMAN PAPILOMA
VIRUS= HPV)
Struktur dan Morfologi
Virion : Ikosahedral
Struktur kapsid : envelope (-)
Ukuran : 55 nm
Genom : sirkuler, RNA untai ganda
Potensi onkogenik: (+)
Infeksi alami : tumor jinak
Jaringan target : epitel permukaan
Samb
Mempunyai banyak tipe > 70 tipe
> 50% DNA homolog
Sebagian besar tipe trnsmitted sexually
Penyebab:
- genital warts ( Condyloma acuminata)
HPV tipe 6 atau 11
- ca cervix tersering
- ca anogenital
Tipe yang sering ca HPV tipe 16 atau 18,
kadang kadang HPV tipe 31 atau 45
Patogenesis dan Gejala Klinis
Sex contact epitel permukaan rusak
Infeksi warts
Inkubasi 1-6 bulan
Biasa tidak regresi dlm bbrp bulan (jinak)
tergantung status imun terapi
Imunosupresi penambahan ca
Gejala klinis: warts bisa terdapat pada penis,
vulva dan regio perianal.
Gambar: Genital
warts (a). Warts pada Gambar: Cervical
penis (b) Warts pd dysplasia yang
peri anal wrat pd disebabkan HPV
vulvoperineal vagina
VIRUS HERPES
SIMPLEKS TIPE 2
(GENITAL HERPES)
Pendahuluan
Virus herpes patogen bisa menyebabkan
beragam penyakit
Khas infeksi virus herpes kemampuan
infeksi inang dalam jangka waktu yang panjang
dan reaktivasi secara periodik pada
imunosupresi komplikasi kesehatan yang
serius Ca
Reaktivasi bisa berbeda dg infeksi sebelumnya
beberapa gen bisa diperngaruhi oleh
antivirus
Struktur dan Komposisi
Virus besar, envelope
Virion: sferis 150-200nm
Genom: DNA untai ganda berbentuk lurus
Replikasi: nukleus, tunas dari membran
nukleus
Khas: - menyebabkan infeksi laten
- menetap waktu panjang dalam inang
terinfeksi
- reaktivasi dlm inang imunosupresi
- beberapa dapat menyebabkan kanker
Patogenesis
HSV tipe 2:
- kontak seksual infeksi mukosa
genital herpes genital
- dari ibu ke bayi infeksi neonatal
herpes neonatal
Infeksi terjadi di sel epitel laten di neuron
Replikasi Virus Herpes Simpleks
HSV menempel pd sel reseptor

Masuk sel melepaskan selubung genom


masuk ke nukleus

Dalm nukleus konfigurasi genom dari linear


sirkuler transkripsi dan tranlasi replikasi

Virion membentuk envelop dg budding

Virion keluar sel


Patogenesis
Infeksi Primer
Mukosa membran, kulit ------------ axon retrograd

Multiplikasi

Kel lymp regional

Multiplikasi

Darah Ganglion (laten)

Organ Ab dan Imun seluler


Infeksi laten dan Rekuren
Gambaran Klinis
Herpes genitalia
G/: lesi vesikuloulseratif pd penis, cervix, vulva,
vagina, nyeri bersamaan dg demam, malaise,
dysuria, limfadenofati inguinal 3 mgg
Rekuren: sering dan ringan timbul vesikel
jmlh terbatas sembuh 10 hari
Herpes neonatal mll partus normal fatal
jarang terjadi
Gambar: Gambaran Klinis Infeksi virus Herpes
Pemeriksaan Labor
Spesimen: lesi herpetik
Serologi antibodi timbul 4-7 hari stl infeksi
dg puncak dlm 2-4 mgg
Nilai diagnostik tgt banyaknya Ag HSV 2
Isolasi virus kultur jaringan
PCR deteksi virus
VIRUS HEPATITIS B
Pembagian Hepatitis B
Penyebab hep B
berdasarkan perbedaan antigenisitas HBsAg pada
permukaan HBV subtipe

4 Subtipe utama adw, ayw, adr, dan ayr.

9 subtipe HBV yang sudah teridentifikasi ayw1,


ayw2, ayw3, ayw4, ayr, adw2, adw4, adrq+, dan
adrq

Akibatnya: - Tidak ada kekebalan 100%


Struktur dan Komposisi HBV

A. Gambar skematik tiga bentuk


Organisasi Genetik Virus Hepatitis
patikel yg mengandung HBsAg.
B. Mikroskop elektron partikel
HBsAg
Replikasi HBV
Transmisi HBV
Samb...
Patogenesis
Horizontal Seksual (sperma dan
cairan vagina) epitel rusak masuk ke
dalam darah virus menginfeksi hepatosit dan
antigen virus meliputi permukaan sel.
Selanjutnya terjadi mekanisme imunitas tubuh
sel T sitotoksik inflamasi dan nekrosis
Vertikal Wanita hamil partus normal
ke bayi
Gejala Klinis
Klinis: demam jarang, ikterus, mual muntah,
anoreksia
Infeksi oleh HBV bervariasi:
- Orang dwasa subklinik (65-80%) > 90%
sembuh sempurna
- Hepatitis fulminan (mortalitas 1-2% kasus)
- Infeksi kronik carrier tu carrier kronik
infeksi neonatus (95%) Ca hepar
Samb...
Gambaran serologi HBV
Diagnosis dan Pencegahan
Diagnosis: virus ditemukan dlm darah bbrpa
bulan tahun
Pencegahan: vaksinasi hep B
Human Immunodeficiency
Virus (HIV) - AIDS
Klasifikasi
Family : retroviridae
Sub family : lentivirinae
Anggota : - HIV 1 Penyebab tersering
AIDS
- HIV 2 sindrom yang mirip
ada perbedaan struktur genom
& antigenisitas
Lentivirrinae Infeksi latent yang panjang efek
sitopatik penyakit progresive lambat dan fatal
Morfologi
Virion : bulat, diameter 80-100nm, core
silindris
Genom : RNA untai tunggal, lurus, positive
sense ; kapsid ikosahedral,
Amplop : (+)
Replikasi : Reverse traskritase membuat tiruan
RNA dari RNA genom, DNA provirus
merupakan DNA template untk RNA
virus
Variasi genetik : sering
Maturasi : budding membran sel
Khas : non onkogenik dan sitosidal, infeksi
sitem imun, dll
Cara Transmisi
Replikasi
Patogenesis HIV
Perjalanan Klinis HIV
Gejala Klinis
Fase akut
Fase asimptomatik (fase laten)
Fase simptomatik & AIDS
Fase Akut
Sexually (hetero, homo) Semen, sekresi
cervix epitel yang rusak infeksi
mukosa bloodstream bakteriemia
organ limfoid limfadenopati CD4 <<
Gejala klinis: demam, sakit kepala, faringitis,
limfadenopati generalisata, ras
Fase Asymtomatik (Laten)

Respon imun HIV setelah 3-4 bulan


viremia berkurang level CD4 >> ttp
tdk mampu mhilangkan infeksi virus
virus menetap di limfonodi laten 10
tahun
Gejala (-) os sporadis lemah, BB turun,
trush
Fase Symtomatis dan AIDS
Pasien sensitif terhadap infeksi lain
meransang HIV memproduksi virus (gen
transkripsional teraktivasi akibat aktivasi
sel T) Infeksi oportunistik, tumor, dll
Fase Akut, Asymptomatis dan
AIDS
Gambar: infeksi opportunistik, tumor akibat HIV
Pengobatan dan pencegahan

Obat antivirus
Vaksin manusia (-) sulit dikembangkan
krn HIV cepat mutasi
PENCEGAHAN IMS !!!!
Setia pada pasangan
Memakai kondom
INGAT KEPADA TUHAN TERHINDAR
PERBUATAN ASUSILA