Anda di halaman 1dari 44

STRUKTUR SEL DAN SIKLUS

SEL SERTA PEMBELAHAN SEL

BIOMOLEKULAR SEL
Organisasi Sel
Pendahuluan
Sel makhluk hidup: prokariotik dan eukariotik.
Sel prokariotik : organisme bersel tunggal, bakteri,
ganggang biru dan ganggang hijau.
Sel eukariotik: tumbuhan, hewan.
Komponen Prokariotik Eukariotik
Membran inti Tidak ada Ada
Kromosom Tunggal Ganda
Nukleolus Tidak ada Ada
Pembelahan Amitosis Mitosis dan meiosis
Ribosom 70s 80s
Organel membran Tidak ada Ada
Mitokondria Tidak ada Ada
Sel eukariotik terdiri atas berbagai kompartemen yang
disebut organel, yang mempunyai fungsi dan struktur
yang berbeda-beda.
Tiap sel memiliki bentuk yang beragam sesuai dengan
fungsinya masing-masing, misalnya sel eritrosit
berbentuk bulat dengan kecekungan di tengah, sel-sel
saraf berbentuk panjang, dan beberapa sel epitel
memiliki silia.
Ukuran sel beragam mulai dari diameter 4 mikron s.d
sampai diameter 10 cm.
Sel memiliki bagian-bagian utama yaitu sitoplasma,
membran sel dan nukleus.
The cell
Sitoplasma

Sitoplasma merupakan tempat struktur-struktur


dalam sel atau organel-organel terletak.
Sitoplasma terdiri dari sitosol yang bersifat cair
(material tempat organel tersuspensi), dan
sitoskeleton (berfungsi menahan organel-organel
agar tetap pada tempatnya)
Sitoplasma mengandung air, protein, lipid,
karbohidrat dan bahan anorganik.
Membran Sel

Membran sel : bagian pembatas antara dalam dan luar sel.


Membran sel organisme hidup pada umumnya tersusun
atas molekul lipid, protein, dan karbohidrat.
Lipid phospolipid bilayer dan kolesterol.
Protein protein-protein membran yang terpisah dengan
membran phospolipid bilayer.
Karbohidrat molekul2 yang berikatan dengan lipid atau
dengan protein.
Sifat dari membran sel : selektif-permeabel.
Fungsi utama membran sel:

Membatasi bagian dalam dan luar sel


Melintaskan molekul-molekul tertentu baik dari dalam
maupun luar sel dan sebaliknya
Tempat media penghantar sinyal kimia atau energi dari
satu bagian ke bagian sel yang lain dengan bantuan
protein transport
Mempertahankan keadaan dalam sel untuk
melangsungkan proses-proses kimia.
Transpor molekul melalui membran sel:

Molekul kecil :
Transport pasif:
Difusi sederhana melalui lipid bilayer
Difusi sederhana melalui protein saluran
Difusi terfasilitasi
Transport aktif

Molekul besar :
Endositosis
Eksositosis
Organel-organel
Organel Mikroskopis Karakteristik Fungsi
Nukleus Bulatan besar di dalam -Dapat melalukan zat ke Pusat pengendali
sel sitoplasma scr selektif kegiatan2 el
melalui pori Nukleolus : sintesis
-Sebagai tempat RNA, pembentuk
kromatin kromosom ribosom
DNA
-Tempat nukleolus
sintesis RNA
Mitokondria Berbentuk tongkat Memiliki dua lapis Respirasi sel,
membran, membran penghasil energi
dalam membentuk
krista tempat sintesis
ATP
Ribosom Bulatan2 kecil, dapat Organel utama dalam sel Sintesis protein
pula menempel pd yang aktif dlm sintesis
gelembung2 protein
Retikulum Gambaran jaring2 Tempat menempelnya Sintesis protein,
endoplasmik dengan ribosom2 pd butir2 ribosom menyimpan hasil
(RE) kasar lumennya awal sintesis protein

RE halus Jaring2 tanpa ribosom Sebagian besar berbentuk Sintesis lipid


tubuler
Organel Mikroskopis Karakteristik Fungsi
Kompleks Kantung2 pipih Vesikel dapat berpindah -Menyimpan
Golgi berbatas ke dekat membran protein yang
membran plasma eksositosis/ disintesis RE kasar
endositosis -Mengelompokkan
protein
- Endositosis/
eksositosis
Lisosom Bulat, dibatasi Mengandung enzim2 Mencerna bahan
membran hidrolitik (bakteri, sel mati)
Peroksisom Bulat, dibatasi Mengandung katalase Mengkatalisis
membran (enzim) perombakan
hidrogen peroksida
Sentriol Bangunan Bersifat kaku Membantu
silindris tdd 9 (mempertahankan pembelahan sel
mikrotubul bentuk sel)
Silia, Flagela Pemanjangan ke Tdd mikrotubul2 Pergerakan
luar sel sel/bahan melalui
sel
Nukleus
Mitokondria
Retikulum Endoplasmik
Ribosom
Kompleks Golgi
Lisosom
Sentriol
Silia Flagel
SIKLUS SEL
SIKLUS SEL

Siklus sel ( cell cycle ) perioda waktu sel untuk


membagi & memperbanyak dirinya.

SECARA AKURAT

DNA KROMOSON YANG CUKUP BANYAK
DUA SEL ANAKAN YANG IDENTIK SECARA
GENETIK

BERLANGSUNG TERUS MENERUS &
BERULANG (SIKLIK)
Pembelahan sel

Untuk apa ?
Growth

Maintenan Reproducti
ce/Repair on
SIKLUS SEL
Berasal dari sel yang sebelumnya telah ada
Dasar dari reproduksi dan pewarisan keturunan level sel
adalah pembelahan sel
Pembelahan sel mendasari pertumbuhan dan reproduksi.
Sel membelah, kedua sel anakan masing-masing harus
memiliki jumlah molekul DNA dan sitoplasma yang
dibutuhkan
Sel prokariot bakteri bereproduksi melalui pembelahan
sel yang disebut fisi bineri yang berarti pembagian
menjadi separuh/setengah.
Kromoson bakteri tunggal
atau sel telur kromosomnya berjumlah 23
Sel eukariot jumlah kromosomnya banyak, besar, dan
kompleks Jumlah kromosom sel eukariot tergantung
spesies
Pada spesies eukariot multiseluler, sel gamet
spermatozoa atau ovum mengandung separuh dari
jumlah kromosom sel lain pada tubuhnya yang disebut
sel somatis.
Pembelahan sel esensial bagi kehidupan
Fase siklus
sel fase mitosis disingkat fase M, diikuti fase interfase
yang merupakan 90% jumlah total siklus sel.
Selama interfase sintesa DNA untuk menduplikasi
kromosom terjadi.
Interfase dapat dibagi menjadi tiga
subfase:
Fase G1 (gap pertama),
Fase S (synthesis),
Fase G2 (gap kedua)
Selama interfase sel tumbuh (G1)
dengan menghasilkan protein dan
organel dalam sitoplasma begitu
sel sudah menyalin kromosomnya
(S), dan tumbuh lagi sampai sel
tersebut menyelesaikan
persiapannya untuk pembelahan
sel (G2), dan selanjutnya sel
membelah (M).
Fase Siklus sel
Tipe sel dari organisma hidup

Prokaryotik Cell wall

Plasma membrane
Chromosome
Eukariotik

mitosis meiosis
Meiosis

Sel-sel gonad
Spermatogenesis;oogenesis
Makrosporogenesis;mikrosporogenesis

Meiosis I
Meiosis II
Meiosis I

profase

Crossing over
Kromosom
homolog
berrpasangan
Crossing over
Meiosis I
Meiosis II
Review : meiosis
PELAJARI KEMBALI
44