Anda di halaman 1dari 7

PSIKOLOGIS ISTRI

Trimester 1
akibat dari dampak terjadinya
peningkatan hormone estrogen
dan progesterone pada tubuh
ibu hamil akan mempengaruhi
perubahan pada fisik sehingga
banyak pada ibu hamil yang
merasakan kekecewaan,
penolakan, kecemasan dan
kesedihan
kekhawatiran pertama timbul
pada trimester pertama dan
berkaitan dengan kemungkinan
terjadinya keguguran. Banyak
wanita yang sengaja tidak mau
memberitahukan kehamilannya
kepada orang lain sampai
periode ini berlalu
Bertambahnya berat badan adalah bagian
yang significan pada wanita pada trimester
pertama
Hasrat untuk melakukan hubungan seks,
pada trimester pertama berbeda-
beda.Walalupun beberapa wanita
mengalami gairah seks yang lebih tinggi,
kebanyakan mereka mengalami penurunan
libido selama periode ini
Trimester 2
Trimester kedua sering disebut sebagai
periode pancaran kesehatan, saat ibu
merasa sehat.Ini disebabkan selama
trimester ini umumnya wanita sudah
merasa baik dan terbebas dari
ketidaknyamanan kehamilan
Trimester kedua dibagi menjadi dua fase
yaitu prequickening dan postquickening
Hubungan social wanita akan meningkat
dengan wanita hamil lainnya atau yang
baru menjadi ibu, ketertarikan dan
aktivitasnya terfokus pada kehamilan,
kelahiran dan persiapan untuk peran yang
baru.
Quickening mungkin menyerang
wanita untuk memikirkan
bayinya sebgai individu yang
merupakan bagian dari dirinya
Ketika janin menjadi semakin
jelas, yang terlihat dengan
adanya gerakan dan denyut
jantung, kecemasan orang tua
yang terutama ialah
kemungkinan cacat pada
anaknya
Trimester 3
Trimester ketiga sering disebut sebagai
periode penantian.Pada periode ini wanita
menanti kehadiran bayinya sebagai bagian
dari dirinya, dia menjadi tidak sabar untuk
segera melihat bayinya.
Saat ini orang-orang disekelilingnya akan
membuat rencana pada bayinya
Sejumlah ketakutan terlihat selama
trimester ketiga. Wanita mungkin khawatir
terhadap hidupnya dan bayinya, dia tidak
akan tahu kapan dia melahirkan
Wanita juga mengalami proses
berduka seperti kehilangan
perhatian dan hak istimewa yang
dimiliki selama kehamilan,
terpisahnya bayi dari bagian
tubuhnya, dan merassa
kehilangan kandungan dan
menjadi kosong. Perasaan
mudah terluka juga terjadi pada
masa ini