Anda di halaman 1dari 17

BAB 2

PROSEDURE
PENERAPAN K3

Created by:
Elfi Nur Rohmah
Agustus,2013
APAKAH OHSAS 18001

diciptakan pada tahun 1999 dan


diperbaharui pada tahun 2007 pada
tanggal 1 Juli 2007

permintaan organisasi memiliki


spesifikasi dikenali sistem manajemen
Keselamatan dan Kesehatan Kerja

untuk menilai dan sertifikasi sistem


manajemen mereka
SPESIFIKASI OHSAS INI BERLAKU
UNTUK SEMUA ORGANISASI
INGIN:

a) menetapkan suatu sistem manajemen untuk


Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk
menghilangkan atau meminimalkan resiko
karyawan dan stakeholder lainnya yang mungkin
terkena OSH risiko yang terkait dengan kegiatan
mereka;
b) menerapkan, memelihara dan terus meningkatkan
sistem manajemen Keselamatan dan Kesehatan
Kerja;
c) memastikan kebijakan yang sesuai dengan
Kesehatan dan Keselamatan Kerja yang ditetapkan
oleh organisasi;
INGIN:

a) menunjukkan kepatuhan tersebut kepada


orang lain;
b) mencari sertifikasi / registrasi nya Sistem
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
oleh organisasi eksternal, atau
c) melakukan penilaian diri dan pernyataan
kesesuaian dengan spesifikasi OHSAS
OHSAS 18001 memiliki keunggulan utama

standar sistem manajemen


ISO 9001:1994, ISO
9001:2000 (Quality) dan ISO
14001:1996 (lingkungan

untuk memfasilitasi integrasi oleh organisasi sistem


manajemen mutu, manajemen lingkungan dan manajemen
Kesehatan dan Keselamatan Kerja, jika mereka ingin
melakukannya.
PROSEDURE PENERAPAN K3
masing bidang pekerjaan memerlukan prosedur
penerapan K3 yang berbeda

pengetahuan tentang alat-alat


pelindung diri

Biasanya tiap perusahaan/industri


mempunyai model, warna pakaian
kerja, serta alat pelindung diri lain
yang sudah ditentukan
SECARA UMUM,BERBAGAI ALAT
PELINDUNG DIRI BAGI PEKERJA
MELIPUTI
a) Alat pelindung kepala (berbagai macam topi,
helm)
b) Alat pelindung muka dan mata (berbagai jenis
kaca mata)
c) Alat pelindung telinga (berbagai macam tutup
telinga)
d) Alat pelindung hidung (berbagai macam masker)
e) Alat pelindung kaki (berbagai macam sepatu)
f) Alat pelindung tangan (berbagai macam sarung
tangan)
g) Alat pelindung badan (apron,wearpack, baju
kerja)
IDENTIFIKASI BAHAYA

1
TEKNIK
PASIF
Bahaya dapat di kenal dengan
mudah jika kita mengalamianya
sendiri secara langsung

a) adanya bahaya logam di jalan


setelah tersandung atau
terperosok
b) bahaya listrik setelah tersengat
aliran listrik
bom waktu yang dapat
meledak setiap saat
2
TEKNIK SEMI
PROAKTIF

belajar dari pengalaman orang lain


karena kita tidak perlumengalaminya
sendiri

kecelakaan merupakan aib bagi


perusahaan

sehinggga data-data dan


informasi tentang kejadian sulit
di peroleh
KEKURANGAN CARA SEMIPROAKTIF

Tidak semua bahaya telah di ketahui atau


pernah menimbulkan dampak kejadian
kecelakaan.
Tidak semua kejadian di laporkan atau di
informasikan kepada pihak lain untuk di ambil
sebagai bahan pelajaaran
Kecelakaaan telah terjadi yang berarti tetap
menimbulkan kerugian, walaupun meimpa pihak
lain
ANALISA PEKERJAAN K3

untuk mengidentifikasi bahaya


yang berkaitan dengan
pekerjaan atau suatu tugas

identifikasi bahaya tersebut


ditujukan untuk aspek
manusia,proses,peralatan,dan
prosedur
Aspek manusia
Identifikasi bahayanyang berkaitan dengan
manusia dapat dilakukan dengan manusia
dapat dilakukan dengan teknik job safety
analisys (JSA) atau task rist analisys

Peralatan
Potensi bahaya pada peralatan dapat
dilakukan dengan teknik FMEA ( failure
mode and effect analisys ).
Proses
Untuk mengidentifikasi bahaya berkaitan
dengan proses seperti pada industry kimia
atau perminyakan dapat dilakuakan
dengan berbagai pilihan metoda seperti
Hazosp,What IF atau FTA

Prosedur atau kesisteman


Untuk menganalisa prosedur atau system
manajemen dapat dilakukan dengan
teknik What IF atau Preliminary hazards
analysis (PHA).
PARTISIPASI PEKERJA DALAM K3

1) Memberikan masukan mengenai adanya


kondisi berbahaya di lingkungan masing-
masing
2) Menjalankan dan melaksanakann
kegiatan dengan cara yang aman yang
telah ditetapkan.
3) Terlibat aktif dalam kegiatan K3 atau
program lain yang berkaitan dengan K3
4) Memberikan masukan dalam penyusunan
prosedur,standar dan cara kerja aman
DOKUMENTASI MANAGENEN K3
1) Kebijakan dan objektif K3
2) Uraian lingkup system manajemen K3
3) Uraian elemen utama dari system manajemen
K3,interaksi dan refensi untuk dukomen terkait
4) Dokumen,termasuk rekaman yang disyaratkan
OHSAS 18001
5) Dokumen,termasuk rekaman yang ditentukan
dan di perlukan oleh organisasi untuk
memastikan perencanaan yang efektif,operasi
dan pengendalian proses yang berkaitan dengan
manjemen risiko K3
ARTI WARNA DAN BENTUK
SIMBUL K3
Bentuk/
Warna

Larangan Bahan &


Semangat
Juang
Peringatan
Hati-hati

Darurat
Pertolongan
pertama
Anjuran Petunjuk
Pengarah
To be Continue