Anda di halaman 1dari 32

MATERI DAN

PERUBAHAN

Jayanudin
LOGO
PENDAHULUAN
Ilmu kimia mempelajari struktur materi dan
perubahan yang dialami materi, baik dalam proses-
proses alamiah atau dalam eksperimen
Ilmu kimia dapat mengetahui bagaimana benda atau
materi dapat diubah bentuk dengan sifat-sifat
tertentu menjadi bentuk-bentuk yang lain dengan
sifat yang berbeda
Contohnya adalah dari bentuk minyak alami dapat
dirubah menjadi plastik, obat-obatan dan pestisida
Contoh yang lain adalah mencari bahan logam yang
tepat untuk dirubah menjadi bahan semikonduktor
LOGO
MATERI DAN PERUBAHAN

1 Pengertian Materi

2 Sifat Materi

3 Perubahan Materi

4 Klasifikasi Materi

5 Hukum-Hukum yang Berkaitan dengan materi


LOGO
Pengertian Materi
Materi adalah sesuatu yang
menempati ruang dan mempunyai
massa. Materi dapat berupa benda
padat, cair, maupun gas.
masa materi selalu tetap, tapi berat
dipengaruhi gravitasi.
LOGO
SIFAT MATERI
Semua materi mempunyai sifat yang
khas, misal air, gula dan tembaga.
Masing-masing mempunyai sifat dan
ciri yang dapat membedakannya dan
memberikan identitas yang unik
LOGO
Sifat materi
Sifat materi terbagi menjadi dua yaitu :
Sifat intensif : kualitas yang bersifat
khastiap materi tidak dipengaruhi ukuran
dan bentuk materi itu
contoh :

Gula Garam
Rasanya manis Rasanya asin
Jika dipanaskan akan Jika dipanaskan akan
meleleh dan berwarna membara dan tidak
coklat menjadi coklat
Gula terbakar di udara Garam tidak terbakar
diudara
LOGO
Sifat materi

Sifat ekstensif : suatu sifat yang


besarnya tergantung pada bentuk dan
ukuran (jumlah) materi
misal : panjang, lebar, volume dan
massa
LOGO
Perubahan materi
Perubahan materi dibedakan menjadi :
Perubahan kimia : perubahan yang
mengakibatkan terbentuknya zat-zat baru.
Zat baru hasil perubahan kimia mempunyai
sifat yang berbeda dengan zat
pembentuknya. Perubahan kimia biasanya
diikuti oleh perubahan energi yang besar
Contoh :
Bensin biodiesel sebagai bahan bakar berubah
dari cair menjadi asap knalpot
Proses fotosintesis pada tumbuh-tumbuhan
yang merubah air, sinar matahari dan
sebagainya menjadi makanan
Besi yang dibiarkan dalam keadaan lembab
dan karena reaksi kimia maka beberapa
waktu kemudian akan berkarat.
LOGO
Perubahan materi
Perubahan fisik : perubahan suatu zat dalam
hal bentuk, wujud dan ukuran tetapi tidak
merubah zat tersebut menjadi zat baru.
Contoh :
Perubahan wujud
- es balok mencair
- air menjadi uap
- kapur barus menyublim
Perubahan bentuk
- gandum digiling menjadi tepung
- benang menjadi kain
- batang pohon menjadi balok atau triplek
LOGO
Klasifikasi materi
Materi digolongkan menjadi zat murni dan
campuran
a.Zat murni dapat digolongkan menjadi
unsur dan senyawa.
- unsur adalah zat-zat yang tidak
dapat diuraikan oleh perubahan kimia
menjadi zat-zat yang lebih sederhana
menjadi dua atau lebih
contoh : emas, perak, tembaga
- senyawa adalah zat dengan susunan
atau komposisi tertentu yang dapat
diuraikan oleh proses kimia sederhana
menjadi dua zat atau lebih yang berlainan.
contoh : garam dapur (NaCl)
yang terdiri dari logam aktif mengkilap
(Na) dan gas kuning kehijauan dan
beracun (Cl)
LOGO
Klasifikasi materi
b. Campuran : bahan yang mengandung dua zat berlainan atau lebih, dimana
sifat masing-masing zat penyusunnya masih ada. Campuran dapat
dibedakan menjadi dua macam yaitu campuran homogen dan heterogen.
- Campuran homogen : komposisinya sama, tidak ada bagian yang dapat
dibedakan satu sama lain bahkan dengan mikroskop
contoh : larutan gula dalam air
- Campuran heterogen : tiap bagian komposisinya serbaneka. Pada
campuran ini terdapat bagian-bagian yang nampak berlainan. Komponen-
komponen pada campuran ini dapat memisahkan diri secara fisik karena
perbedaan sifatnya.
contoh : campuran garam dan merica
LOGO
Hukum-Hukum yang Berkaitan dengan materi

1. HUKUM KEKEKALAN MASSA = HUKUM LAVOISIER


Massa zat-zat sebelum dan sesudah reaksi adalah
tetap
Hukum kekekalan massa atau dikenal juga sebagai
hukum Lomonosov-Lavoisier adalah suatu hukum
yang menyatakan massa dari suatu sistem
tertutup akan konstan meskipun terjadi berbagai
macam proses di dalam sistem tersebut(dalam
sistem tertutup Massa zat sebelum dan sesudah
reaksi adalah sama (tetap/konstan)
Pernyataan yang umum digunakan untuk
menyatakan hukum kekekalan massa adalah
massa dapat berubah bentuk tetapi tidak dapat
diciptakan atau dimusnahkan. Untuk suatu proses
kimiawi di dalam suatu sistem tertutup, massa
dari reaktan harus sama dengan massa produk.
LOGO
Hukum-Hukum yang Berkaitan dengan materi

2. HUKUM PERBANDINGAN TETAP = HUKUM PROUST


Salah satu sifat sifat yang membedakan senyawa dengan
campuran yaitu senyawa memiliki susunan yang tetap.
Hal ini diungkapkan oleh Joseph Louis Proust seorang
ahli kimia Perancis yang kini dikenal sebagai hukum
perbandingan tetap atau Hukum Proust, berbunyi:
perbandingan massa unsur-unsur dalam senyawa
adalah selalu tetap walaupun berasal dari daerah yang
berbeda dan dibentuk dengan cara yang berbeda
LOGO
Hukum-Hukum yang Berkaitan dengan materi

Contoh :
Dalam CO2 perbandingan massa karbon dan oksigen adalah 3 : 8.
Jika 9 g karbon direaksikan dengan 30 g oksigen, tentukan:
1. Massa CO2 yang dihasilkan
2. Massa pereaksi yang tersisa

Jawab :
Perbandingan massa C : O = 3 : 8. Jika karbon yang
direaksikan 9 maka massa oksigen yang dibutuhkan adalah
8/ 3 x 9 = 24.
Maka massa CO2 yang dihasilkan = 9 + 24 = 34 g.
Massa pereaksi yang tersisa adalah oksigen yakni 30 24 = 6
g.
LOGO

Soal latihan
Jika kita mereaksikan 4 gram hidrogen dengan 40 gram
oksigen, berapa gram air yang terbentuk?
LOGO

Jawab :

Perbandingan massa hidrogen dengan oksigen = 1 : 8.


Perbandingan massa hidrogen dengan oksigen yang
dicampurkan = 4 : 40. Karena perbandingan hidrogen dan
oksigen = 1 : 8, maka 4 gram hidrogen yang diperlukan 4
x 8 gram oksigen yaitu 32 gram. Untuk kasus ini oksigen
yang dicampurkan tidak bereaksi semuanya, oksigen masih
bersisa sebanyak ( 40 32 ) gram = 8 gram. Nah,
sekarang kita akan menghitung berapa gram air yang
terbentuk dari 4 gram hidrogen dan 32 gram oksigen?
Tentu saja 36 gram.
HUKUM PERBANDINGAN BERGANDA = HUKUM DALTON LOGO

Komposisi kimia ditunjukkan oleh rumus kimianya.


Dalam senyawa, seperti air, dua unsur bergabung
masing-masing menyumbangkan sejumlah atom
tertentu untuk membentuk suatu senyawa
Dari dua unsur dapat dibentuk beberapa senyawa
dengan perbandingan berbeda-beda
MIsalnya, belerang dengan oksigen dapat membentuk
senyawa SO2 dan SO3. Dari unsur hidrogen dan
oksigen dapat dibentuk senyawa H2O dan H2O2
Dalton menyelidiki perbandingan unsur-unsur tersebut
pada setiap senyawa dan didapatkan suatu pola
keteraturan. Pola tersebut dinyatakan sebagai hukum
Perbandingan Berganda.
Bila dua buah unsur dapat membentuk dua atau lebih
senyawa untuk massa salah satu unsur yang sama
banyaknya maka perbandingan massa unsur kedua
akan berbanding sebagai bilangan bulat dan
sederhana.
LOGO

Contoh soal
LOGO
HUKUM-HUKUM GAS
Hukum Gay Lussac dan Hipotesis Avogadro
Pada Tahun 1808 Joseph Louis Gay Lussac melakukan
berbagai percobaan pada suhu dan tekanan yang sama untuk
mengukur volume dari gas-gas yang bereaksi. Beberapa
contoh percobaan yang dilakukan dapat dilihat pada Tabel.
LOGO
HUKUM-HUKUM GAS
Dari berbagai eksperimen yang dilakukan, Gay Lussac menyimpulkan pada
temperatur dan tekanan yang sama, perbandingan volume gas-gas yang bereaksi
dan volume gas-gas hasil reaksi merupakan perbandingan bilangan bulat dan
sederhana. Kesimpulan ini yang kemudian dikenal sebagai hukum perbandingan
volum atau Hukum Hukum Gay Lussac.
Awalnya para ahli kimia bahkan Gay Lussac sendiri tidak dapat menjelaskan
mengapa volume gas pereaksi dan produk merupakan perbandingan bilangan bulat
dan sederhana. Hal ini disebabkan, para ahli kimia pada saat itu menganggap
partikel suatu unsur adalah atom dan partikel-partikel subatom (elektron, proton dan
netron) belum diketahui
Masalah ini terjawab pada tahun 1811, Amadeo Avogadro ahli fisika Italia
mengatakan partikel suatu unsur tidak harus berupa atom yang berdiri sendiri tetapi
dapat berupa gabungan dari beberapa atom yang sama yang disebut molekul unsur.
Dengan dasar ini Avogadro mengajukan sebuah hipotesis yang berbunyi: pada suhu
dan tekanan yang sama gas-gas yang volumenya sama mengandung jumlah molekul
yang sama pula.
Jadi dapat disimpulakan bahwa, perbandingan volume zat-zat gas sama dengan
perbandingan jumlah molekul dalam reaksi itu atau perbandingan volume zat-zat gas
merupakan perbandingan koefisien pada persamaan reaksi setara.
LOGO

Misalnya pada pembentukan air, perbandingan volumenya yang dilakukan


gay Lussac adalah 2 : 1 : 2. Para ahli kimia tidak dapat menjelaskan
karena, jika atom berdiri sendiri dan ditulis menggunakan persamaan
reaksi perbandingan volumenya akan menjadi 2 : 1 : 1

Hal ini tentu tidak sesuai dengan eksperimen yang dilakukan. Tetapi
dengan menggunakan hipotesis Avogadro hal ini dapat dijelaskan, karena
pada pembentukan air perbandingan tiap molekul hidrogen, oksigen dan
air sama dengan perbandingan volume yakni 2 : 1 : 2. Maka proses
pembentukan air dapat ditulis dengan persamaan berikut

LOGO

Contoh soal

Untuk membuat dinitrogen trioksida direaksikan nitrogen dengan oksigen


pada suhu dan tekanan tertentu. Jika diketahui perbandingan volume
nitrogen, oksigen dan dinitrogen trioksida adalah 2 : 3 : 2. Hitunglah
volume gas oksigen yang dibutuhkan dan gas dinitrogen trioksida yang
dihasilkan. Jika direaksikan 15 L gas nitrogen.
Jawab :
LOGO
Lanjutan
LOGO
Soal latihan
LOGO
Jawaban
LOGO
LOGO
GAS IDEAL
Untuk gas ideal berlaku persamaan : PV = nRT
dimana:
P = tekanan gas (atmosfir)
V = volume gas (liter)
n = mol gas
R = tetapan gas universal = 0.082 lt.atm/mol Kelvin
T = suhu mutlak (Kelvin)

Perubahan-perubahan dari P, V dan T dari keadaan 1 ke keadaan 2


dengan kondisi-kondisi tertentu dicerminkan dengan hukum-
hukum berikut:
LOGO
Gas Ideal
Hukum Boyle, menyatakan: pada suhu
tetap dan dalam ruang tertutup, volume gas
dengan massa tertentu berbanding terbalik
dengan tekananya. Dinyatakan
menggunakan persamaan berikut.

P1V1 = P2V2

dengan : V = volume gas, P = tekanan gas,


V1 dan P1 = volume dan tekanan awal, V2
dan P2 = volume dan tekanan akhir.
LOGO

Hukum Charles, menyatakan pada tekanan


tetap, volume gas dengan massa tertentu
berbanding lurus dengan temperatur
(Kelvin). Dinyatakan menggunakan
persamaan berikut.
LOGO
Hukum Gay Lussac dan Amontos
Hukum ini dinyatakan oleh dua orang yang
berbeda namun memberi hasil yang sama.
Hukum Gay Lussac dan Amontos
menyatakan: pada volume tetap, tekanan
gas dengan massa tertentu berbanding lurus
dengan temperatur (Kelvin). Dinyatakan
menggunakan persamaan berikut.
LOGO
TUGAS
1. Sebanyak 24 gram besi dipanaskan dengan 24 gram belerang
membentuk senyawa FeS2. Jika Ar Fe = 56 dan S = 32, tentukan
sisa zat yang tidak bereaksi dan berapa senyawa FeS 2 yang
terbentuk!
2. Gas A2 sebanyak 10 mL tepat habis bereaksi dengan 15 mL gas B 2
membentuk 10 mL gas AxBy pada suhu dan tekanan yang sama.
Berapakah nilai x dan y?
3. Gas amonia dapat dibuat dengan mereaksikan 100 mL gas nitrogen
dan 150 mL gas hidrogen dengan reaksi N 2(g) + 3 H2(g) 2 NH3(g).
Hitunglah volume gas amonia yang dihasilkan pada akhir reaksi!
4. Pada suhu dan tekanan tertentu, sebanyak 0,5 L gas hidrogen (Ar H
= 1) memiliki massa sebesar 0,05 gram. Berapakah volume gas
oksigen yang dapat dihasilkan jika sebanyak 12,25 gram padatan
KClO3 dipanaskan? (Mr KClO3 = 122,5)
5. Suatu campuran gas terdiri atas 2 mol gas N 2O3 dan 4 mol gas NO.
Jika campuran gas ini terurai sempurna menjadi gas nitrogen dan
gas oksigen, berapakah perbandingan volume gas nitrogen
terhadap gas hidrogen dalam campuran tersebut?
Email : jaya_hisyam@yahoo.com