Anda di halaman 1dari 11

ENERGI

BIOMASSA
Konsumsi Energi

Sumber energi utama saat ini : Energi fosil (Minyak bumi,


batu bara, gas alam)

Penggunaan energi :
Pemenuhan energi rumah tangga
Pembangkit listrik
Transportasi
Industri

Peningkatan Konsumsi Energi :


Peningkatan jumlah penduduk
Pertumbuhan industri
Pertumbuhan transportasi
Peningkatan kesejahteraan
Energi Fosil
Hasil proses alami jutaan tahun
Konsumsi >>>> Pembentukannya

Perkiraan Energi Fosil akan habis :


Gas Alam : Tahun 2047
Minyak Bumi : Tahun 2080
Batu Bara : Tahun 2180
Uranium : Tahun 2017

SUMBER ENERGI ALTERNATIF


SUMBER ENERGI ALTERNATIF

Energi alternatif :
energi terbarukan sebagai pengganti energi
fosil (minyak bumi, batu bara, dsb) yang
semakin terbatas ketersediannya

Energi matahari
Energi angin
Energi panas laut (OTEC)
Energi Biomassa
Energi Biomassa

Pemanfaatan Energi biomassa :


 Menghasilkan bahan kimia dan energi dari
“Renewable resources”
 Tidak mengandung sulfur
 Meningkatkan efisiensi pemanfaatan
sumberdaya hutan
 Potensinya besar (sekitar 250 juta ton per
tahun limbah biomassa kehutanan dan
pertanian)
 Pemanfaatannya belum optimal dan efisien
Kayu Sebagai Bahan Energi :
Kelebihan :
 Renewable resources
 Kadar abu rendah
 Tidak mengandung sulfur

Kekurangan :
 Nilai kalor lebih rendah dibanding batu bara
 Fraksi menguap tinggi
 Nilai energi per unit volume rendah
 Bulky
 Kayu mengandung air :
- Sebagian energi digunakan untuk evaporasi air
- Menyulitkan pembakaran
- Menurunkan efisiensi panas
 Sifatnya beragam
Teknologi Pemanfaatan Energi Biomassa

A. Teknologi Sederhana :
1. Pembakaran Langsung (Combustion : kayu bakar)
2. Densifikasi (Briket dan pellet kayu)
3. Karbonisasi (Pyrolisis : Arang dan briket arang)

B. Teknologi lanjut :
► Gasifikasi (Gasification : Gas, methanol)
► Konversi kimia (Biokimia : ethanol)
 Combustion
Pemanfaatan kayu sebagai bahan bakar langsung (fuel wood) tanpa
atau dengan alat wood burning stove (tungku)
 efisiensi energi panas rendah

 Pyrolisis
Degradasi thermal pada suhu sekitar 450-550 oC  produk arang
(Charcoal) dan cuka kayu (wood vinegar)
Sifat-sifat Charcoal :
- Smokeless
- Ringan dan mudah diangkut
- Energi lebih tinggi dari kayu
- Pembakaran lebih panas
- Nilailebih tinggi dari kayu

 Gasifikasi
Degradasi thermal pada suhu tinggi (1000-1500 oC)  Producer gas
(Methana, Hidrogen)  Bahan kimia (methanol)

 Konversi Kimia (Bio-kimia)


Kayu  Polysakarida  Gula sederhana  Ethanol

Pulping Hidrolisis Fermentasi


Cooking, Heat,
Drying

Combustion Energy

Steam production Electricity


Electricity
Complete
combution Energy
Producer gas
(CO2, CO, CH4, H2) Conversion Methane, Methanol,
Pyrolisis, to fuels Hydrogen
Gasifikasi
Charcoal
Wood

Glukosa, manosa Ethanol

Acid Hydrolisis Others sugar Methane

Hydrolisis lignin Fuels


Chemical
conversion
Enzyme hydrolisis Ethanol, Fuels

Steam Microbial Methane


pretreatment conversion

Animal feeds
Jenis Kayu yang baik untuk bahan energi :

Kandungan karbon tinggi


 nilai kalor ditentukan oleh kandungan karbon
Kandungan lignin tinggi
kandungan carbon per molekul lignin tinggi
Kandungan ekstraktif tinggi
 terutama kelompok hidrokarbon (mis. terpen)
Berat jenis tinggi
 berat per satuan volume tinggi
Kadar air rendah
 efisiensi nilai kalor

Contoh :
Jenis kayu mangrove (contoh jenis bakau-bakauan), jati, dll.
BRIKET

 Briket Kayu
Densifikasi serbuk kayu (limbah serbuk gergaji) dengan bantuan
pengempaan dan bahan perekat nabati

Serbuk kayu+perekat pati  Dicetak & Dikempa  Briket kayu

 Briket Arang
Densifikasi arang (serbuk arang) dengan bantuan pengempaan
dan perekat nabati

Serbuk arang + perekat pati  Dicetak & Dikempa  Briket arang

Nilai kalor per satuan volume


tinggi