Anda di halaman 1dari 23

KIMIA DASAR I

Stoikimetri dan Konsep Mol


STOIKIOMETRI
Stoikiometri merupakan
bidang kajian ilmu kimia, yang
mempelajari hubungan
kuantitatif zat-zat kimia yang
terlibat dalam reaksi atau
dikenal sebagai kajian yang
mempelajari hitungan kimia

Pengetahuan ini penting karena


kita dapat memperkirakan bahan
baku yang diperlukan atau produk
yang akan dihasilkan dalam suatu
reaksi kimia
KONSEP MOL
Mol adalah satuan yang digunakan untuk menunjukkan jumlah
atom/partikel dalam 12 gram atom 12C

Jumlah atom yang dimiliki oleh 12 gram isotop karbon-12


ditentukan melalui suatu eksperimen dan bilangan ini dikenal
dengan istilah Bilangan Avogadro (NA).

Hal ini berarti bahwa setiap 1 mol zat apapun, baik atom,
molekul, maupun ion, akan memiliki 6,022 x 1023 partikel.

Jumlah partikel benda dapat dicari menggunakan konsep mol,


dapat dirumuskan:
Massa Atom Relatif (Ar)
Massa rata - rata 1 atom unsur X
Massa atom relatif unsur X
1
Massa 1 atom C -12
12
Beberapa data Ar unsur :
Unsur Ar Unsur Ar Unsur Ar Unsur Ar

Al 27 Au 197 K 39 O 16

Ba 137 P 31 Na 23 Mg 24

Br 80 F 19 Ca 40 N 14

Fe 56 H 1 C 12 Cu 63.5

S 32 I 127 Cl 35.5 Pb 207

Ag 108 Mn 55 Hg 201 Zn 65
4
Massa Molekul Relatif (Mr)

Massa molekul relatif (Mr) sama dengan jumlah Ar dari


semua massa penyusunnya.

Mr = Jumlah Ar

Atau Mr Senyawa AB = Ar A + Ar B
Contoh :
Mr C2H5OH = (2 x Ar C) + (6 x Ar H) + (1 x Ar O)
= (2 x 12) + (6 x 1) + (1 x 16)
= 46

5
Volume Molar
Volume molar (Vm) adalah volume yang dimiliki oleh gas
berdasarkan keadaan ruang yang ditempati gas tersebut.
Pada Hukum Gay-Lussac dan Hipotesis Avogadro, telah
disebutkan bahwa volume gas tidak dilihat dari jenis gas,
melainkan keadaan ruang gas.

STP (Standard Temperature & Pressure)


STP (keadaan standar) memiliki keadaan
dengan suhu 0C, tekanan 1 atm.
Vm = 22,4 L/mol
Vm

RTP (Room Temperature & Pressure)


RTP (keadaan kamar) memiliki keadaan ruang
dengan suhu 25 C, tekanan 1 atm.
Vm = 24 L/mol

6
Volume Molar
Volume nyata gas dalam dua keadaan tersebut dapat
dirumuskan:

Apabila gas berada tidak pada keadaan standar (STP)


maupun keadaan kamar (RTP), dapat digunakan persamaan
gas ideal yang dikemukakan oleh Gay-Lussac.
V= volume gas (L)
n = jumlah mol (mol)
R = tetapan gas ideal (0,082 L atm/mol K)
T = suhu mutlak gas (K)
P = tekanan (atm)

7
Menerapkan Hukum Gay Lussac
dan Hipotesis Avogadro
Apabila suatu gas diukur pada suhu dan
tekanan yang sama, maka perbandingan
volume gas yang bereaksi dan hasil reaksi
merupakan bilangan bulat dan sederhana
(Hk. Guy Lussac)

Pada suhu dan tekanan yang sama, maka


semua gas yang volumenya sama akan
mengandung jumlah molekul yang sama
(Hipotesis Avogadro)

Pada Hukum Gay-Lussac dan Hipotesis


Avogadro, telah disebutkan bahwa volume
gas tidak dilihat dari jenis gas, melainkan
keadaan ruang gas.
Contoh :
1. Pada suhu dan tekanan tertentu, 2 liter
gas nitrogen mengandung 8 x 1022 molekul.
Berapa molekul yang ada pada 10 liter gas
amonia jika diukur pada suhu dan tekanan
yang sama?
Jawab :
Pada suhu dan tekanan yang sama, setiap
gas yang volumenya sama mempunyai
jumlah molekul yang sama

2 liter gas nitrogen = 8 x 1022 molekul

2 liter gas amonia = 8 x 1022 molekul

10 liter gas amonia = 10/2 x 8 x 1022 molekul


= 4 x 1023 molekul
Latihan

Pada suhu dan tekanan tertentu, 5


liter gas N2 mengandung 6 x 1020
molekul. Berapa volume gas H2
yang mengandung 24 x 1020
molekul pada kondisi yang sama?
Jawab :

10
KONSEP MOL
Dalam setiap satu mol suatu zat terdapat partikel zat
tersebut (atom, molekul, ion) sebanyak 6,02 x 1023
Massa molekul/rumus relatif
Massa atom relatif
x 22,4 L x Ar atau Mr

Volume
(STP)
MOL Massa
: 22,4 L : Ar atau Mr

x 6,02 x 1023 : 6,02 x 1023

Jumlah
Partikel

Keadaan gas pada Bilangan avogadro


t =00C & p = 1 atm 11
X
Contoh
Senya Ar Mr MOL Massa Volume Jumlah
wa (STP) Partikel

Uap H =1 (1x 2) + 0,01 0,01 x 18 0,01 x 0,01 x 6,02 x


O =16 (16x1) mol = 0,18 g 22,4 = 1023 = 6,02 x
H 2O
=18 0,224 L 1021 molekul

Larutan H =1 (1x2) + 4,9 g / 98 4,9 g Rumus 0,05 x 6,02 x


H2SO4 S =32 (1x32) + = 0,05 hanya 1023 = 3,01 x
(4x16) mol untuk 1022 molekul
O =16
= 98 gas

12
X

Senya Ar Mr Mol Massa Volume Jumlah


wa (STP) Partikel
gas C =12 11,2 L
CO2 O=16

larutan Ca =40 3,01 x 1023


CaCl2 Cl=35,5 molekul

padatanCu=63,5 2 mol
CuSO4. S =32
5H2O O =16
H =1

13
PENENTUAN KADAR X

ZAT
Kadar zat dalam suatu senyawa ditetapkan
berdasarkan hasil percobaan analisis kimia.
Tetapi jika rumus senyawa dan Ar masing-masing
zat penyusun diketahui maka kadar zat penyusun
dalam senyawa tersebut dapat dihitung

Jumlah zat x Ar zat


Prosentase zat = x 100 %
Mr senyawa

Jumlah zat x Ar zat


Massa zat = x Massa senyawa
Mr senyawa

14
LATIHAN
X

No Rumus
Kimia Kadar Zat Penyusun
Senyawa
1 H2O
Prosentase H = 2 x 1 x 100 % = 11,11 %
Ar H = 1 18
O = 16 Prosentase O =1 x16 x 100 % = 88,89 %
18
2 CO (NH2)2
Prosentase C = 12
x 100 % 20 %
Ar C = 12 60
N = 14 1x 16
H=1
Prosentase O = x 100 % 26.67 %
60
Prosentase N = 28
x 100 % 46.67 %
60
Prosentase H = 4
x 100 % 6.67 %
60
15
3 CaCO3 2 gram
Massa Ca =
Ar Ca = 40
C = 12
O = 16 Massa C =

Massa O =

4 C6H12O6 5 gram
Massa C =
Ar C = 12
H=1
O = 16 Massa H =

Massa O =
X

RUMUS KIMIA
Rumus kimia merupakan simbol dari senyawa kimia yang
dinyatakan oleh huruf dan angka, rumus kimia
menyatakan jenis atom unsur dan jumlah relatif atom-
atom yang terdapat di dalam zat itu

Rumus Empiris
Rumus empiris menyatakan angka perbandingan
bilangan bulat terkecil dari jumlah atom dalam
suatu senyawa. Rumus empiris senyawa dapat
ditentukan berdasarkan data kadar zat dalam suatu
senyawa dan Mr senyawa.

Rumus Molekul
Rumus molekul menyatakan banyaknya atom suatu
unsur yang terdapat dalam satu molekul suatu
senyawa. Rumus molekul merupakan kelipatan bulat
dari rumus empiris.

17
Stoikiometri Senyawa
Stoikiometri senyawa dapat digunakan untuk menentukan:
1) Rumus empiris dan rumus molekul
2) Massa dan kadar unsur dalam senyawa
3) Rumus kimia senyawa hidrat

Rumus molekul adalah rumus senyawa yang nyata sesuai


dengan jumlah atom-atom unsur penyusun senyawa.

Rumus empiris adalah rumus perbandingan paling


sederhana dari atom-atom unsur penyusun senyawa.

Contoh: Rumus molekul C6H12O6 mempunyai rumus empiris


CH2O.

18
X

Contoh rumus molekul :


Nama Rumus Model Molekul Arti
Molekul

Metana CH4 Tiap molekul


metana terdiri
atas 1 atom C
dan 4 atom H

Amoniak NH3 Tiap molekul


amoniak terdiri
atas 1 atom N
dan 3 atom H

Karbon CO2 Tiap molekul


dioksida karbon dioksida
terdiri atas 1 atom
C dan 2 atom O

19
Hubungan antara rumus
molekul dan rumus empiris

Nama Rumus Rumus Perbandingan


Molekul Empiris Atom-Atom pada
(RM) (RE) RE

Glukosa C6H12O6 CH2O C : H : O = 1 : 2 :1

Etana C2H6 CH3 C:H=1:3

Kalium KI KI K:I=1:1
Iodida
X
CONTOH
1. Hasil analisis kimia yang dilakukan terhadap
senyawa hidrazin ( Mr = 32) ditemukan bahwa
senyawa tersebut terdiri atas 87,42 % massa N
dan 12,48 % massa H. Tentukan rumus empiris
dan rumus molekul senyawa hidrazin.
Jawab
perbandingan jumlah atom = perbandingan mol

Mol atom N = 87,42 = 87,42 = 6,24


Ar N 14
Mol atom H = 12,48 = 12,48 = 12,48
Ar H 1
Perbandingan mol N : mol H = 6,24 :
12,48 = 1 : 2
Rumus empirisjumlah
Perbandingan hidrazin = NH
atom N 2: H = 1 : 2
Rumus molekul hidrazin = (NH2)n
Mr hidrazin = n x Ar N + n x 2 x Ar H
32 = 14n + 2n
n =2
Jadi rumus molekul hidrazin = (NH2)2 =21N2H4
Senyawa Hidrat X

Senyawa hidrat adalah senyawa berbentuk padat yang


mengikat beberapa molekul air sebagai bagian dari
struktur kristalnya.

Contoh:
1. Tentukan rumus kimia hidrat 1 gram senyawa CuSO4
xH2O yang bila dipanaskan menghasilkan 0,64 gram padatan!
Jawab: Reaksi yang terjadi adalah:
CuSO4 xH2O d CuSO4(s) + xH2O(g)
1 gr 0,64 gr 0,36 gr

CuSO4 : H2O = 1 : x
0,64/160 : 0,36/18 = 1 : x
0,004 : 0,02 = 1 : x
x =5
Maka rumus kimia hidrat adalah CuSO4 5H2O
22
X

2. Seorang siswa memanaskan kristal


tembaga (II) sulfat (CuSO4. xH2O)
sebanyak 4,98 gram. Massa senyawa
tersebut setelah airnya terlepas adalah
3,18 gram. Tentukan rumus air kristal
tersebut.
Jawab :
Massa CuSO4 = 3,18 gram
Massa Air = (4,98 3,18) gram = 1,8 gram

Mol CuSO4 = 3,18/159,5 = 0,02 mol


Mol Air = 1,8 / 18 = 0,1 mol

Perbandingan mol CuSO4 : mol H2O = 0,02 : 0,1 = 1 : 5

Perbandingan jumlah CuSO4 : jumlah H2O = 1 : 5

Rumus air kristal : CuSO4. 5H2O


23