Anda di halaman 1dari 17

RESPONSI

GLAUKOMA
ABSOLUT
Aditha Fitrina Andiani
122011101049

Pembimbing:
dr. Bagas Kumoro, Sp. M

KSM MATA RSD dr. SOEBANDI JEMBER


FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS JEMBER
2017
Identitas Pasien
Nama : Tn.S
Jenis Kelamin : Laki-laki
Tanggal Lahir/ Umur : 01-07-1974/ 42tahun
Alamat : Dsn Penitik 1/12 Wonosari Puger
Pekerjaan : Pedagang
Agama : Islam
Suku : Madura
No. RM : 159267
Tgl Pemeriksaan : 7 Maret 2017

2
Anamnesis
Keluhan Utama :
Mata kanan tidak dapat melihat apa-apa
Riwayat Penyakit Sekarang:

Sejak 1 tahun yang lalu, pasien mengeluh mata kanannya kabur


seperti melihat kabut, yang lama kelamaan semakin tebal. Saat ini
mata kanannya sama sekali tidak terlihat apa-apa, gelap, ada cahaya
terangpun tidak kelihatan. Saat mata kanannya mulai kabur, mata
kiri pasien juga mengalami keluhan yang sama terasa ada kabut
yang menghalangi pandangan. Awalnya untuk melihat jarak dekat
kedua matanya masih bisa melihat tapi lama kelamaan, sekitar 1
bulan ini mata kanannya tidak kelihatan sama sekali, tetapi mata kiri
pasien sampai sekarang masih terasa kabur. Dulunya saat melihat
lampu pasien kadang melihat seperti ada pelangi di lampunya.
Beberapa kali ketika berjalan pasien juga sering kesandung. Pasien
tidak pernah merasa cekot-cekot yang terus menerus, matanya tidak
pernah merah, tidak gatal, tidak berair, dan tidak pernah terasa
ganjal seperti ada benda/pasir pada matanya. Pasien hanya merasa
pusing beberapa kali, mual muntah (-). Pasien menyangkal pernah
terkena
3
trauma pada matanya, ataupun memiliki penyakit lainnya
Riwayat Penyakit Dahulu
Riwayat Hipertensi (tidak pernah periksa) Diabetes Melitus (tidak
pernah periksa) Trauma (-)
Riwayat pemakaian obat-obat (+)
Riwayat operasi mata (-)
Riwayat pemakaian kaca mata (-)

Riwayat Pengobatan
Obat tetes Insto

Riwayat Penyakit Keluarga


Riwayat keluarga dengan keluhan yang sama (-)

4
Pemeriksaan Fisik

Status Generalis
Keadaan umum : Cukup
Kesadaran : Compos Mentis
Vital Sign
Tekanan Darah : 140/90mmHg
Frekuensi nafas : 20x /menit, reguler
Suhu axila : 36,7oC
Frekuensi nadi : 82x/ menit, reguler, kuat angkat

5
Status Oftalmologi
OD OS
Visus LP (-) 5/60
TIO 43,4 mmHg 37,2 mmHg
Koreksi - Tidak maju
Refraksi
Segmen OD OS
Anterior
Palpebra Edema (-) spasme (-) Edema (-) spasme (-)
Konjungtiva Hiperemi (-) sekret (-), Hiperemi (-) sekret (-),
Subkonjungtiva bleeding Subkonjungtiva bleeding (-)
(-)
Sklera Putih (+) Putih (+)
Kornea Jernih(+) Cincin putih (-) Jernih(+) Cincin putih (-)
BMD Kesan dangkal (+) Kesan dalam (+)
Iris Radier (+), warna coklat Radier (+) warna coklat (+)
(+)
Pupil Bulat, 4 mm Bulat, 4 mm
Refleks cahaya (+), Refleks cahaya (+),
6
Lensa Jernih (+) Jernih (+)
OD OS
Tes Konfrontasi - Menyempit
Proyeksi Iluminasi - BSA

Segmen Posterior OD OS
Fundus Refleks (-) (+)
Papil nervus optikus Tampak pucat, Tampak pucat,
Papil atrofi, CD ratio Papil atrofi, CD ratio 0,7-
1,00 0.8
Retina Edema (-) Edema (-)
Perdarahan (-) Perdarahan (-)
Makula Refleks fovea (-) Refleks fovea (+)
Foto Pasien
OD OS

8
Dasar Diagnosis
ANAMNESIS :
o Mata kanan awalnya seperti melihat kabut lama-lama semakin
tebal dan tidak dapat melihat apa-apa
o Mata kiri juga seperti melihat kabut sampai sekarang
o Tidak ada manifestasi mata merah, mual-mual, cekot-cekot
hebat
o Pasien sering kesandung dan melihat pelangi saat melihat
lampu.

PEMERIKSAAN :
TD: 140/90mmhg
Visus OD LP (-); OS LP 5/60 (refraksi tidak maju)

OD BMD dangkal (+), OS BMD dalam (+)


Tes Konfrontasi OD (-), OS (Menyempit)
Proyesi IIuminasi OD (-), OS (BSA)
9
Diagnosa Kerja
Primer :
OD Glaukoma Absolut
OS Glaukoma Kronis
Sekunder :
Hipertensi grade I

Diagnosa Banding
OD Katarak Matur
ODS Retinopati Hipertensi
OS glaukoma Sekunder
OS Katarak Imatur

10
Initial Planning
Timolol 0,5% 2 dd gtt I ODS
Acetazolamid 3x500 mg
Aspar K/KSR 300mg 1 dd I
Na Diklofenak 2x50 mg

Prognosis
Ad Vitam: ad bonam
Ad Sanationam : malam
Ad Functionam: malam

11
Planning Of Action (POA)
POA Diagnosis POA Edukasi
Tonometri ODS Menjelaskan kepada pasien dan keluarga
Tes Konfrontasi OS kondisi mata kanan dan kiri
Menjelaskan kepada pasien bahwa glaucoma
Slit Lamp ODS
merupakan penyakit yang tidak dapat diobati.
Funduskopi ODS Tujuan diberikan obat-obatan di sini hanya
Gonioskopi ODS untuk mengontrol tekanan bola mata
sehingga tidak memberikan kerusakan yang
lebih lanjut pada saraf optic dan lapang
pandang, dan tidak memperbaiki visus.
POA Monitoring Menjelaskan kepada pasien glaucoma
Keluhan: nyeri, merupakan penyakit seumur hidup dan
tajam
penglihatan menganjurkan pada pasien
Segmen anterior untuk selalu rutin meminum obat dan
menggunakan obat tetes yang diberikan.
Segmen posterior Menganjurkan pada pasien untuk selalu rutin
kontrol ke klinik mata jika obat yang diberikan
telah habis walaupun gejala yang dirasakan
sudah tidak ada dan segera ke dokter apabila
12 terjadi perubahan pada penglihatan mata
TERIMA KASIH