Anda di halaman 1dari 34

1

KORELASI

Hamdan Juwaeni, S.Psi, M.Pd


2 ANALISIS KORELASI

Menguji hubungan antar variabel


Tiga macam hubungan : simetris, sebab
akibat, interaktif
Kuatnya hubungan : koefisien korelasi
(r)
Nilai -1 r 1
3 Pola hubungan pada
diagram scatter
y y y

x
x x

Hubungan Positif
Hubungan Negatif Tidak ada hubungan
Jika X naik, maka
Jika X naik, maka antara X dan Y
Y juga naik dan
Y akan turun dan
jika X turun, maka
jika X turun, maka
Y juga turun
Y akan naik
4
(Lompat sedikit ke regresi
Interpretasi nilai r

Interval nilai r Tingkat hubungan


0 r < 0,2 Sangat rendah
0,2 r < 0,4 Rendah
0,4 r < 0,6 Sedang
0,6 r < 0,8 Kuat
0,8 r 1 Sangat kuat

Koefisien determinasi = r2; merupakan koefisien penen


Artinya kuatnya hubungan variabel (Y) ditentukan oleh
variabel (X) sebesar r2.
5
6
Pedoman Memilih Teknik Korelasi

Tingkat pengukuran Teknik Korelasi


Data
Nominal Koefisien Kontingensi
Ordinal 1. Spearmen Rank
2. Kendall Tau
Interval/Rasio 1. Product Momen
2. Korelasi Parsial
3. Korelasi Ganda
7
8

Bagian 1: Parametrik
KORELASI PRODUCT MOMENT

Mencari hubungan
antara variabel X
dan Y
Rumus :
nxy (x)(y )
rxy = {n x 2
( x ) 2
}{n y 2
( y ) 2
}

9
Contoh :

Data Nilai ulangan Harian (X)


dan ulangan semester (Y) dari 10 siswa.
Carilah korelasinya !

X 5 7 6 8 7 8 6 7 5 8
Y 7 8 8 7 9 8 7 9 7 9
Solusi ?
10
11 Uji signifikansi korelasi

r n2
t
1 r 2

Jika t > t tabel; Hipotesis alternatif diterim


Jika t < t tabel; hipotesis alternatif ditolak
12 KORELASI GANDA

Angka yang menggambarkan


arah dan kuatnya hubungan
antara dua (lebih) variabel secara
bersama-sama dengan variabel
lainnya
Korelasi Ganda dua var independen
13
dengan satu var dependen

r1 : korelasi X1 dgn Y

r2 : korelasi X2 dgn Y
X1
r1
R Y

X2 r2

R : korelasi X1 dan X2 dengan Y


Tetapi R r1 + r2
14 Rumusnya korelasi ganda

RyX1X2 = r 2
yx1 r 2
yx 2 2ryx1 ryx 2 rx1x 2
Di mana :
1 r x1 x 2
2

Ryx1x2 : korelasi antara X1 dan X2 bersama-sama dengan Y


ryx1 : korelasi product moment Y dengan X1
ryx2 : korelasi product moment Y dengan X2
rx1x2 : korelasi product meoment X1 dengan X2
15 Uji Signifikansi nilai R

2
R /k
Fh =
(1 R ) /(n k 1)
2

Di mana :
R : koefisien korelasi ganda
k : banyaknya variabel independen
n : banyaknya anggota sampel
Konsultasikan dengan tabel F; dengan dk
pembilang = k dan dk penyebut = n k -1.
Jika Fh > F tabel, maka hipotesis alternatif diterima.
Jika kita punya data

X1 X2 Y
2 3 7
Lalu , 6 3 19

Cari korelasi ganda 10 7 23


7 4 20
antara X1 dan X2 4 2 15
dengan Y! 6 3 14
6 4 17
4 3 10
Solusi ?
8 6 23
7 5 22 16
17 KORELASI PARSIAL

Mengetahui hubungan antara


variabel independen dengan
variabel dependen, dengan salah
satu variabel independen
dianggap tetap (dikendalikan)
Rumusnya

Ry.x1x2 =
ryx1 ryx2 rx1x2
1 r 2
x1x2 1 r 2
yx2

Korelasi parsial antara X1 dengan Y; dengan


X2 dianggap tetap.

18
Jika kita punya data

X1 X2 Y
2 3 7
Lalu , 6 3 19

Cari korelasi parsial 10 7 23


7 4 20
antara X1 dng Y 4 2 15

(X2 dianggap tetap)! 6 3 14


6 4 17
4 3 10
Solusi ?
8 6 23
7 5 22 19
Rumusnya(2)

ryx2 ryx1 rx1x2


Ry.x2x1 =
1 r 2
x1 x2 1 r 2
yx1

Korelasi parsial antara X2 dengan Y;


dengan X1 dianggap tetap.

20
21 Uji Signifikansi korelasi
parsial

Digunakan rumus t; dengan dk = n 1

Rp n3
t=
1 R 2
p
Rp : korelasi parsial
Jika t > t tabel, hipotesis alternatif diterima
Jika kita punya data

X1 X2 Y
2 3 7
Lalu , 6 3 19

Cari korelasi parsial 10 7 23


7 4 20
antara X2 dng Y 4 2 15

(X1 dianggap tetap)! 6 3 14


6 4 17
Signifikan ? 4 3 10
8 6 23
Solusi ?
7 5 22 22
23

Bagian 2: Nonparametrik
24 KOEFISIEN
KONTINGENSI

Mencari hubungan antar variabel bila


pengukuran datanya bertipe nominal
Berkaitan dengan 2 (chi-kuadrat)
Rumusnya :
2
C= N 2

( f0 fh )2
di mana : 2 = f h
Untuk data berikut, koefisien
kontingensi ?

Jenis Profesi

Olah raga Guru Pengawas Jumlah


Tenis 10 15 25
Sepak Bola 25 20 45
Catur 5 30 35
Jumlah 40 65 105

25
26
Ini solusinya.
27 Uji signifikansi koefisien C

Menggunakan
2 (chi kuadrat).
Jika 2 > 2 tabel, hipotesis alternatif
diterima.
note : dk = (p 1)(q 1)
p : banyaknya kel. sampel
q : banyaknya kategori
28 KORELASI SPEARMAN
RANK
Tingkat pengukuran data ordinal
Data tidak harus berdistribusi
normal

6 bi
Rumusnya ( = rho):
2

1
=
n(n 1)
2

dimana : bi selisih rank antar


sumber
data
Ini contoh data
Hasil Lomba Menyanyi

siswa Juri 1 Juri 2


Korelasi nilai Juri 1 A 8 9
dengan nilai Juri 2 ? B 7 6
C 6 7
D 8 7
E 5 5
F 4 5
G 6 5
Solusi ? ?? H 3 4
I 7 8
J 9 8 29
30 Uji signifikansi korelasi
(rho)

Untuk sampel kurang dr 30

Zh =
1
n 1
jika zh > z tabel ; hipotesis alternatif
diterima
31 Uji signifikansi korelasi
(rho)

Untuk sampel lebih dari 30

t= n2
1 2

jika t > t tabel; hipotesis alternatif


diterima
32 KORELASI KENDALL Tau
()

Tingkat pengukuran data ordinal


Anggota sampel lebih dari 10
Rumusnya :
RA RB
= N ( N 1)
2
RA : jumlah rangking kel. Atas
RB : jumlah rangking kel. bawah
33 Uji signifikansi korelasi
Kendall

Menggunakan tabel nilai z


Z=
2( 2 N 5)
9 N ( N 1)
Andai ada data berikut

Siswa IQ Prestasi
Lalu, apakah ada korelasi A 140 92
Antara IQ dengan prestasi ? B 135 95
C 130 90
D 125 87
E 124 89
F 121 85
G 120 86
Solusinya ??? H 117 84
I 115 75
J 110 8034