Anda di halaman 1dari 16

FISH FINDER

KELOMPOK 7

Nabilah Putri Komara 230110150080


Della Fauzia Kundari 230110150094
Fadhila Larasanti 230110150105
Resvi Gumilar 230110150128
Jihan Syafitri 230110150146
Egi Patria230110150148
FISH FINDER
Fish finder adalah alat elektronik yang
terdapat di kapal yang digunakan untuk
mengukur kedalaman air laut. Prinsip kerja
Fish finder sama dengan echo sounder
yaitu mengukur kedalaman laut berdasarkan
pulsa getaran suara. Getaran pulsa tersebut
dipancarkan transducer kapal secara
vertikal ke dasar laut, selanjutnya
permukaan dasar laut akan memantulkan
kembali pulsa tersebut, kemudian diterima
oleh transducer kapal. Namun bedanya
fish finder dengan echo sounder, fish finder
dapat melakukan deteksi benda-benda di
perairan seperti kelompok ikan, dimana
beam yang dihasilkan mendeteksi secara
vertikal. Prinsip menggunakan fish finder
untuk mendeteksi kelompok ikan dan bentuk
dari dasar perairan adalah pendeteksian
yang dilakukan oleh transducer, hasilnya
ditampilkan oleh display (layar).
Macam macam Fish
Finder
Fish Finder Portable Fish Finder 400C
Macam macam Fish
finder
Fish Finder 350C Fish Finder 250C
Komponen atau bagian-bagian
Fishfinder

Transmiter
Komponen pembangkit pulsa listrik pada
frekuensi tertentu. Pulsa gerbang dibuat dalam
komponen pembentuk pulsa dimana panjang
dan lama pulsa ditentukan.
Transducer
Alat untuk mengubah energi listrik menjadi
energi suara kemudian suara tersebut
dipancarkan ke dalam laut, juga sebaliknya
merubah energi suara menjadi energi listrik, pada
saat pantulan berupa gema diterima.
Komponen atau bagian-bagian
Fishfinder
Receiver
Alat untuk menguatkan sinyal listrik yang masih lemah dari
transducer saat gema terjadi sebelum dialirkan dalam
recorder. Penguatan ini dilakukan pada receiver dan jumlah
penguatan dapat dibedakan oleh sensifitas (kepekaan) atau
volume control(Ismail, 1975).
Recorder
Recorder Berfungsi sebagai alat pencatat yang ditulis kedalam
kertas serta menampilkannya pada layar display CRT (Cathoda
Ray Tube) berupa sinar osilasi (untuk layar warna) ataupun
berupa tampilan sorotan lampu neon (untuk echo sounder
tanpa rekaman), selain itu juga dapat berfungsi sebagai sinyal
untuk menguatkan pulsa transmisi dan penahanan awal
penerimaan echo pada saat yang sama(Ismail, 1975).

Prinsip Kerja Fish Finder


Transmitter mengeluarkan impuls listrik (electric impulse).
Transducer mengubah impuls listrik tersebut kedalam bentuk
gelombang suara.
Ketika gelombang suara tersebut menabrak sebuah objek,
maka gelombang suara tersebut akan dipantulkan kembali.
Pantulan gelombang suara tersebut kemudian diterima lagi
oleh Receiver dan signalnya dikuatkan (amplified).
Gelombang suara yang telah di-amplified melalui Receiver
tersebut kembali dikirimkan ke Transducer untuk diubah lagi
kedalam bentuk impuls listrik.
Terakhir, setelah diubah dalam bentuk impuls listrik,
informasi tersebut akan diterjemahkan dalam bentuk string
data yang kemudian hasilnya akan ditampilkan pada Display.
Prinsip Kerja Fish Finder
Kegunaan Fish Finder
Fishfinder digunakan untuk mendeteksi
besarnya gerombolan ikan pada lokasi yang
ditunjukkan pada peta zona potensi ikan.
Dengan peralatan canggih berupa fish finder
dan perlengkapan Global Positioning System
(GPS) dapat memudahkan nelayan
mengetahui posisi ikan. Alat tersebut
dimungkinkan dapat mengurangi beban
nelayan akibat kenaikan Bahan Bakar Minyak
(BBM).
Teknologi ini juga dapat digunakan dalam
mengukur dan menganalisa hampir semua yang
terdapat di kolom dan dasar air, aplikasi
teknologi ini untuk berbagai keperluan antara
lain adalah; eksplorasi bahan tambang, minyak
dan energi dasar laut (seismic survey), deteksi
lokasi bangkai kapal (shipwreck location),
estimasi biota laut, mengukur laju proses
sedimentasi (sedimentation velocity), mengukur
arus dalam kolom perairan (internal wave),
mengukur kecepatan arus (current speed),
mengukur kekeruhan perairan (turbidity) dan
kontur dasar laut (bottom contour).
Cara penggunaan Fish
Finder
Fishfinder merupakan teknologi suatu
teknologi pendeteksian bawah air dengan
menggunakan perangkat akustik (acoustic
instrument). Teknologi ini menggunakan suara
atau bunyi untuk melakukan pendeteksian.
Sebagaimana diketahui bahwa kecepatan
suara di air adalah 1.500 m/detik, sedangkan
kecepatan suara di udara hanya 340 m/detik,
sehingga teknologi ini sangat efektif untuk
deteksi di bawah air.
Cara Pengoperasian Fishfinder
Untuk mengoperasikan fish finder, perlu
mengetahui fungsi dari berbagi tombol yang
tersedia pada display unit. Berbagai merk
pabrikan fish finder yang mempunyai versi
sendiri-sendiri, namun secara garis besar
fungsinya hampir sama. Macam dan fungsi
tombol-tombol tersebut, antara lain:
Power On Off, berfungsi untuk
menghidupkan dan mematikan fish finder.
Gain, berfungsi untuk mengatur kepekaan
gambar pada recorder
Cara Pengoperasian Fishfinder
White Line, tombol ini berfungsi untuk memperjelas garis
dasar peraian serta untuk membedakan antara garis
dasar perairan dengan benda-benda yang berada didekat
dasar perairan seperti ikan atau udang.
Depth Range, untuk mengatur range kedalaman yang
akan dideteksi.
Phase Range, tombol untuk memilih tingkatan jarak atau
lapisan kedalaman, dimana setiap lapisan kedalaman
disesuaikan dengan jumlah kelompok jarak kedalaman.
Paper speed, untuk mengatur kecepatan kertas perekam.
Biasanya ada pilihan lambat, sedang dan cepat.
kesimpulan
Fish finder adalah jenis sonar khusus yang dirancang untuk
mendeteksi ikan (atau makhluk biologis lainnya) di dalam
air.Fishfinder digunakan untuk mendeteksi besarnya
gerombolan ikan pada lokasi yang ditunjukkan pada peta
zona potensi ikan. Dengan peralatan canggih berupa fish
finder dan perlengkapan Global Positioning System (GPS)
dapat memudahkan nelayan mengetahui posisi ikan. Alat
tersebut dimungkinkan dapat mengurangi beban nelayan
akibat kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM).Perbedaan dari
macam-macam fish finder adalah tipe dari produk nya itu
sendiri, namun fungsi, kegunaan dan prinsip kerja tetap
sama. Adapun komponen dari fishfinder adalah Transmiter,
Transducer, Receiver, Recorder.
TERIMAKASIH