Anda di halaman 1dari 29

Kuantitas Dan Kualitas

Sinar X
Kuantitas Sinar X

Kuantitas Sinar X atau Intensitas sinar X


merupakan jumlah tenaga foton sinar X
(energi) yang keluar dari tabung sinar X
pada luasan, jarak dan waktu tertentu.
Istilah lain dari kuantitas sinar X atau
intensitas sinar X adalah paparan radiasi.
Kuantitas Sinar X

Satuan dari Intensitas sinar X adalah


roentgen (R) atau mili roentgen (mR).
Roentgen adalah ukuran jumlah
pasangan ion yang diproduksi di udara
oleh kuantitas sinar X.
Kuantitas Sinar X

Faktor yang mempengaruhi kuantitas


sinar X
1. Arus Tabung (mA)
2. Tegangan Tabung (kVp)
3. Jarak
4. Filtrasi
1. Arus Tabung

mA akan berpengaruh terhadap kuantitas


dan dosis radiasi yang diterima pasien
Perubahan mA atau lamanya waktu
penyinaran akan mempengaruhi intensitas
dengan nilai berbanding lurus dengan
perubahannya.
Perubahan ini tidak berpengaruh pada
besarnya energi yang dipancarkan
Intensitas sinar-X ditentukan oleh jumlah
elektron per satuan waktu dari katoda ke
anoda yang mencapai target dan
dinamakan arus tabung.
Peningkatan arus tabung akan
meningkatkan jumlah elektron yang
bertumbukan ke anoda, sehingga sinar x
yang dihasilkan semakin banyak
Intensitas sinar-X sebanding dengan arus
tabung sinar-X (mA) dan lamanya waktu
penyinaran (s) yang digunaka, yang
dirumuskan sebagai berikut:
Sebuah teknik thorax lateral
menggunakan 110kVp, 10 mAs dan
menghasilkan intensitas sinar-X sebesar
32mR pada pasien. Jika mAs ditingkatkan
menjadi 20mAs, berapa intensitas sinar-X
yang dihasilkan?
Teknik radiografi untuk pemeriksaan
ginjal,ureter dan kandung kemih adalah
74 kVp/60mAs. Teknik ini menghasilkan
paparan sinar-X pada pasien sebesar
250mR. Berapa paparan radiasi yang
diterima pasien jika mAs dikurangi
menjadi 5 mAs?
mAs= mA x s
mCs x s
mC

Dimana 1 C = 6,25 x 1018 elektron


Sebuah radiografi yang dibuat pada
74kVp/100mAs. Berapa banyak elektron
yang berinteraksi dengan target?
2. Tegangan Tabung Sinar X

Peningkatan Tegangan tabung (kVp)


maka energi elektron akan bertambah
sehingga kana meningkatkan menembus
bahan juga bertambah
Perubhan kV menyebabkan lebih banyak
interaksi yang terjadi pada target sehingga
kuantitas dari sinar0X juga bertambah
Intensitas sinar-X yang dihasilkan
berbanding lurus dengan kuadrat
teganagn tabung, yang dirumuskan
sebagai berikut:
Sebuah teknik thorak lateral
menggunakan 100kVp, 10mAs dan
menghasilkan intensitas sinar-X sebesar
32mR. Berapa intensitasnya jika kVp
dinaikkan menjadi 125 kVp dan mAs
tetap?
3. Jarak

Intensitas sinar-x yang dihasilkan oleh


tabung sinar-x berbanding terbalik dengan
kuadrat jarak yang digunakan, yang
dirumuskan:
Sebuah teknik radiografi dilakuakan pada
FFD 100 cm dan menghasilkan paparan
radiasi sebesar 12,5 mR. jika FFD diubah
menjadi 91 cm, berapa paparan yang
dihasilkan?
4. Filter

Filtrasi sistem pencitraan sinar-X biasanya


terbuat dari logam yang terbuat dari
Alumunium dengan tebail 1 3 mm.
Tujuan dari filter adalah mengurangi
jumlah energi sinar-X yang rendah yang
mencapai pasien.
Penggunaan filter akan menurunkan
kuantitas sinar-X
Kualitas Sinar-X

Kualitas Sinar-X merupakan kekuatan


atau kemampuan sinar-X yang diukur dari
daya tembusnya terhadap obyek yang
dilewati.
Kualitas sinar-X dipengaruhi 2 faktor yaitu:
1. Nilai kVp
2. Filtrasi
Kualitas sinar-X didentifikasi secara
numerik dengan HVL (Half Value Layer)
HVL sinar-X adalah ketebalan dari bahan
penyerapan pada bahan yang diperlukan
untuk mengurangi intensitas sinar-X untuk
setengah dari nilai aslinya.
HVL ditentukan secara eksperimental
Ada 3 bagian utama untuk pengaturan ini
yaitu: tabung sinar-X, detektor radiasi dan
nilai filter(biasanya alumunium)
Pertama, pengukuran radiasi dilakukan
tanpa menggunakan filter antara tabung
sinar-X dan detektor.
Kemudian dilakuakn pengukuran
intensitas dengan menggunakan
filter.yang semakin meningkat.
Contoh:
Sebuah mesin sinar-x disetting pada
70kVp, sedangkan detektor diposisikan
100 cm dari target dengan 0,5 mmAl filter
dimasukkan pada pertengahan antara
target dan detektor.
Perkirakan nilai HVL, jika didapatkan data
sebagai berikut:
No mmAl mR
1 0 94
2 0,5 79
3 1 67
4 1,5 57
5 2 49
6 2,5 42
7 3 38
8 3,5 33
100

94
90

80 79

70
67

60
57

50 49

42
40
38
33
30

20

10

0
0 0.5 1 1.5 2 2.5 3 3.5 4
TERIMA KASIH.
tugas

1. Suatu teknik radiografi disetting 68 kVp,


dan 200 mAs dan memiliki densitas optik
cukup tapi terlalu kontras. Jika kVp
ditingkatkan menjadi 78kVp, berapa mas
yang baru?
2. Radiografi thorak dilakukan pada jarak
180 cm. dan paparan yang dihasilkan
12mR. Jika jarak diturunkan menjadi 100
cm berapa nilai paparannya?
tugas

3. Radiografi abdomen dilakukan pada 84


kVp dan 150mAs dan menghasilkan
paparan 650mRGambar terlalu terang
dan diulang pada 84kVp, 250mAs,
berapa paparannya?
.
tugas

4. Data berikut diperoleh dar tabung sinar-x


yang dioperasikan pada 80kVp.
sedangkan detektor diposisikan 100 cm
dari target dengan 0,5 mmAl filter
dimasukkan pada pertengahan antara
target dan detektor.
Perkirakan nilai HVL, jika didapatkan data
sebagai berikut:
No mmAl mR

1 0 65

2 1 48

3 3 30

4 5 21

5 7 16

6 9 13