Anda di halaman 1dari 22

LAPORAN JAGA

Sabtu, 24 September 2016


Kasus: Penganiayaan
DPJP: dr. R.P. Uva Utomo,
MH., Sp.KF
Residen Jaga:
dr. Wian
dr. Marlis
dr. Yudith
Koas Jaga:
Nofanny Felicia (UKRIDA)
Sintia Fransiska(UKRIDA)
Deby Priscika (UNDIP)
Sandra Juwita W.P (UNDIP)
Yudia Pratama (Trisakti)
Sylvia Wang (Atmajaya)
Dimas Rizaputra (UPN)
Takul (UNIMUS)
Lia Andini SN (UNIB)
Dinny (Abdurrab)
KRONOLOGIS (Pengakuan
Korban)

Tiba-tiba pacar korban


sudah menunggu korban
Tanggal 09 September Kemudian terlibat cekcok diujung jalan, korban
2016, sekitar pukul 18.00 antara korban dan pacar didekati oleh pacar
WIB, saat korban sedang korban. Kemudian korban korban kemudian korban
dibonceng oleh pacar diturunkan di tepi Jalan didorong, tangan kanan
korban, Trangkil, pacar korban korban dicengkeram,
jalan meninggalkan terlibat adu mulut lalu
korban. korban dipukul di daerah
wajah
IDENTITAS UMUM KORBAN
Jenis kelamin : Laki laki

Umur : 49 tahun 2 bulan

Berat badan : 61 kg

Tinggi badan : 155 cm

Warna kulit : Sawo matang

Ciri rambut : warna hitam, lurus, pendek

Keadaan gizi : kesan gizi lebih (IMT 25.39 kg/m2)


TEMUAN DARI PEMERIKSAAN
TUBUH BAGIAN LUAR
KEADAAN UMUM

Tingkat kesadaran : sadar penuh

Tekanan Darah : 120/80 mmHg

Denyut Nadi : 82 x/menit

Pernafasan : 18 x/menit

Suhu Badan : 36.2 C


ANGGOTA
GERAK
BAWAH
KANAN
Kesimpulan
Berdasarkan temuan-temuan yang didapatkan dari
pemeriksaan atas korban tersebut maka saya simpulkan
bahwa korban adalah seorang laki-laki, umur empat puluh
sembilan tahun dua bulan, kesan gizi lebih. Didapatkan
luka akibat kekerasan tumpul berupa luka lecet di tungkai
bawah kanan. Hal tersebut tidak menimbulkan gangguan
dan halangan dalam menjalankan pekerjaan jabatan dan
mata pencarian.
Tinjauan Pustaka

TRAUMATOLOGI
DEFINISI :
TRAUMA : KEKERASAN

LOGOS : ILMU

ILMU YG MEMPELAJARI SEMUA ASPEK YG


BERKAITAN DG KEKERASAN THDP JAR.
TUBUH YG MASIH HIDUP
BENDA TUMPUL :
KEKERASAN OLEH KARENA BENDA KERAS &
PERMUKAANNYA TUMPUL

A. LUKA MEMAR
Kerusakan jaringan tanpa
diskontinuitas kulit dan
pecahnya kapiler
dibawahnya
B. LUKA LECET
YAITU LUKA DENGAN LAPISAN KULIT BAGIAN TERLUAR
TERLEPAS (DISKONTINUITAS KULIT)

CIRI-CIRI
- BENTUK TIDAK TERATUR
- BATAS TIDAK TEGAS
- TEPI TIDAK RATA
- TERDAPAT REAKSI RADANG
- TERKADANG ADA PERDARAHAN,
SERUM
C. LUKA ROBEK
ADALAH LUKA YANG JAR. KULIT & JAR. IKAT DIBAWAHNYA
TERPISAH

CIRI-CIRI
- BATAS LUKA TAK TERATUR
- TEPI LUKA TAK RATA
- BILA DIRAPATKAN TAK MEMBENTUK GARIS LURUS
- TERDAPAT JEMBATAN JARINGAN
- TEBING LUKA TIDAK RATA
- SEKITAR LUKA TERDAPAT MEMAR
LukaRingan : (Pasal DERAJAT
229 ayat LUKA
[3])
UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
Yang dimaksud dengan luka ringan
adalah luka yang mengakibatkan korban
menderita sakit yang tidak memerlukan
perawatan inap di rumah sakit atau selain
yang diklasifikasikan dalam luka berat.
PENGANIAYAAN

KUHP
KUHP Pasal
Pasal 352
352

(1)Penganiayaan
(1) Penganiayaan yang
yang tidak
tidak menimbulkan
menimbulkan penyakit
penyakit atau
atau halangan
halangan untuk
untuk
menjalankan
menjalankan pekerjaan
pekerjaan jabatan
jabatan atau
atau pencarian,
pencarian, diancam,
diancam, sebagai
sebagai
penganiayaanringan,denganpidanapenjarapalinglamatigabulanatau
penganiayaanringan,denganpidanapenjarapalinglamatigabulanatau
pidana
pidana denda
denda paling
paling banyak
banyak empat
empat ribu
ribu lima
lima ratus
ratus rupiah.
rupiah. Pidana
Pidana dapat
dapat
ditambah
ditambah sepertiga
sepertiga bagi
bagi orang
orang yang
yang melakukan
melakukan kejahatan
kejahatan itu
itu terhadap
terhadap
orangyangbekerjapadanya,ataumenjadibawahannya.
orangyangbekerjapadanya,ataumenjadibawahannya.
DERAJAT LUKA
Luka Berat : (Pasal 90 KUHP)
Luka berat berarti:
1)Jatuh sakit atau mendapat luka yang tidak
memberi harapan akan sembuh sama sekali,
atau yang menimbulkan bahaya maut;
2)Tidak mampu terus-menerus untuk
menjalankan tugas jabatan atau pekerjaan
pencarian.
3)Kehilangan salah satu panca inderanya
4)Mendapat cacat berat
5)Menderita sakit lumpuh
6)Terganggunya daya pikir selama empat
FASE PENYEMBUHAN PADA LUKA
MEMAR
FASE PENYEMBUHAN PADA LUKA
Fase Inflamasi;
terjadi luka sampai hari ke-5. Kerusakan pembuluh darah
mengaktifkan sistem hemostatis akitvasi komplemen
vasodilatasi dan permeabilitas vaskular meningkat tanda
inflamasi
Fase Poliferasi;
setelah fase inflamasi sampai akhir minggu ke tiga.
Pembentukan serat kolagen dan pembuluh darah baru.
Berhenti setelah epitel menyentuh dan menutup seluruh
permukaan luka.
Fase Remodelling;
berbulan-bulan dan dikatakan berakhir kalau semua tanda
radang lenyap. Terjadi penyerapan kembali jaringan yang
berlebih dan perupaan ulang jaringan yang baru.
ANALISA KASUS
Kekerasan
Kekerasan Kekerasan
Kekerasan
Penganiayaan
Penganiayaan
Mekanik
Mekanik Tumpul
Tumpul

Luka
Luka Lecet
Lecet pada
pada
tungkai
tungkai bawah
bawah
Luka
Luka Ringan
Ringan kanan
kanan

Tidak
Tidak menimbulkan
menimbulkan
penyakit
penyakit atau
atau
halangan
halangan untuk
untuk
menjalankan
menjalankan
pekerjaan
pekerjaan jabatan
jabatan
atau
atau mata
mata pencarian.
pencarian.
TERIMA
KASIH...