Anda di halaman 1dari 10

Abdurrahman Harits-

130110130094
Sebastian-130110130184
Tugas BHP Muhammad Zuhdi-
Tutor B12 130110130220
Mutiara Azzahra-
Family Medicine 130110130007
Uray Nabila Yuna-
130110130101
Fyani Ramadanthy-
130110130069
Lisbeth Maria Laurentia-
130110130099
Fadillah Istiana-
130110130131
Radita Haura F.-
130110130161
Anisa Ratnasari-
130110130209
Chin Annsha Veimern-
130110132041
Diviyaa A/P Sivaperumal-
130110132039
Profil Panti Jompo

Nama: Panti Jompo Muhammadiyah Rancabolang

Alamat: Jl. Gedebage Selatan No. 14


Rancabolang, Gedebage, Kota Bandung, Jawa
Barat 40295

No. Telepon: (022) 7565083

Gambaran besar panti Jompo: Kantor panti


jompo ini terletak dijalan raya, namun terdapat
asrama yang letaknya masuk ke dalam gang dan
terpisah dari tempat kepengurusannya
Informasi Panti Jompo
Panti Jompo ini diurus oleh perempuan berusia 63 tahun
yang dipanggil oleh warga sekitar Bu Haji.

Bu Haji sendiri dibantu oleh Ibu Cici, yang sehari-harinya


banyak berinteraksi dengan orang-orang di panti jompo,
sekaligus mengurus segala keperluannya.

Panti Jompo Muhammadiyah Rancabolang memiliki 35


orang tua yang ditangani.

Terdapat 8-10 orang nenek yang tinggal di asrama.

Umur paling tua yang tinggal di asrama panti jompo


tersebut adalah 109 tahun.

Terdapat 2 orang yang bertugas untuk merawat nenek-


nenek tertentu yang sudah kurang mampu untuk
melakukan aktifitas tertentu.
Nenek-nenek di panti jompo berasal dari berbagai
daerah, yaitu Jakarta, Bekasi, Palembang, namun ada
pula yang merupakan orang asli dari Bandung

Kebanyakan alasan keluarga mengirim mereka ke


panti jompo adalah karena keterbatasan biaya untuk
menghidupi orang tua.

Kunjungan keluarga biasa dilakukan 1 bulan sekali,


sekaligus mengurus bayaran untuk kamar asrama
sebesar 300 ribu/bulan

Kebanyakan nenek-nenek disana tidak memiliki


kegiatan tertentu. Hanya menghadiri pengajian yang
dilaksanakan 1 minggu sekali.
Masalah di Panti Jompo

Ibu Cici memaparkan tidak ada masalah yang cukup


serius di panti jompo.

Apabila ada pertengkaran di asrama, biasanya terjadi


karena perbedaan pendapat dan emosi orang tua
yang kurang bisa terkontrol

Pertengkaran tersebut hanya sebatas pertengkaran


kecil seperti berselisih paham dan beradu mulut, yang
kemudian tidak berapa lama akan kembali rukun

Kendala dalam menghadapi orang tua: emosi yang


kurang terkontrol dan masalah yang berhubungan
dengan berkurangnya kemampuan fisik seperti sulit
berjalan dan mengompol.
Ethical Issue

Beneficence: Panti jompo ini memiliki fungsi maleficence dimana


memberikan manfaat untuk para penghuninya, yaitu dengan menyediakan
fasilitas cukup. Para penghuni juga merasa panti ini dapat menjadi sarana
untuk bersosialisasi dibanding mereka dirawat dirumah

Non-Maleficence: Berdasarkan aspek non-maleficence, di panti jompo ini


terdapat sedikit konflik mengenai uang sumbangan yang turun tidak sesuai
dengan yang semestinya, sehingga hal tersebut merugikan untuk para
penghuni di panti jompo tersebut.

Justice: Berdasarkan aspek justice, panti jompo ini adil dan tidak membeda-
bedakan asal, ras dan suku walaupun berasal daei daerah yang berbeda-
beda. Para penghuni hidup dengan cukup rukun dan perlakuan yang
diberikan oleh pengurus pun adil tanpa membeda-bedakan. Namun, dalam
hal transparasi dana dan donasi berdasarkan para penghuni, dirasakan tidak
adil karena donasi tersebut hanya diberikan dalam jumlah yang tidak
seharusnya.

Autonomy: secara aspek autonomy, para penghuni masih dapat melakukan


aktifitas sesuai dengan kemauan mereka tanpa ada paksaan sama sekali.
Namun aspek autonomy ini terlihat tidak ada pada kasus dimana anaknya
terpaksa menitipkan orang tua mereka ke panti jompo karena alasan tidak
mampu, dan orang tua tersebut tidak dapat menggunakan hak autonomy
mereka karena terhalang keadaan anak.
Ethicalissue tambahan di panti jompo ini adalah adanya
ketidakpercayaan antara penghuni dan Ibu Cici terhadap Bu
Haji selaku pengurus.

Ketidakpercayaan tersebut dikarenakan tidak adanya


transparasi donasi atau sumbangan yang diberikan untuk
penghuni dari pengurus.

Namun ada beberapa penghuni yang kurang percaya pula


terhadap Ibu Cici selaku pengurus langsung.

Ketidak
adilan dalam kepengurusan juga dirasakan oleh
penghuni.
Impression

Panti Jompo Muhamadiyah Rancabolang sudah cukup baik


dalam merawat orang-orang tua disana, hal ini dibuktikan
dengan para penghuni yang dapat dibilang masih cukup
ceria dan sehat dalam menjalani aktifitas.

Fasilitas : Secara keseluruhan cukup memadai, dengan


adanya asrama yang merupakan donasi.

Hal yang perlu diperbaiki: transparasi dana dan


komunikasi antara pengurus dengan penghuni agar tidak
terjadi miss-com untuk kedepannya.

Ternyata tidak semua panti jompo dikhususkan untuk


membuang orang yang sudah tua, tapi ternyata ada alasan
lain dibalik itu yaitu ketidakmampuan untuk membiayai
orang tua tersebut. Hal ini juga dibuktikan dengan rajinnya
keluarga dari penghuni datang berkunjung sambil datang
membawa makanan sebulan sekali sesuai jadwal
How to handle elderly patient

Berdasarkan pengamatan selama di panti jompo, sifat-sifat


yang dimiliki oleh pasien dengan usia yang sudah tua adalah
lebih sensitif, mudah emosi, dan lebih banyak keinginan
yang harus dituruti.

Ketika mendapat pasien yang sudah tua:


Harus lebih sabar
Menggunakan kata-kata yang sopan
Apabila ingin melakukan pemeriksaan fisik, jangan lupa
lakukan dengan hati-hati dengan sebelumnya
menjelaskan pemerikssaan tersebut dan meminta
persetujuan pasien
Memberikan dukungan secara psikologis dengan baik,
benar, serta menenangkan.
Dengarkan setiap perkataan dan keluhan pasien dengan
baik, karena orang tua mudah tersinggung dan ingin
didengar. Ini juga merupakan etika kita sebagai seorang
dokter yang baik.