Anda di halaman 1dari 17

Forensic Accountant

as an Expert Witness

Click to edit
Master subtitle style
Perbedaan utama antara auditor fraud dengan akuntan
forensik

Terletak pada peran yang mereka lakukan


setelah investigasi fraud atau audit fraud
selesai dilakukan, bukti yang memadai dan
handal terpenuhi, pelaku fraud telah
diidentifikasi, dan pelaku fraud telah
ditangkap
Akuntan forensik adalah ahli yang
menyediakan testimoni atau saksi ahli
pada saat persidangan.
Auditor forensik adalah orang yang terlibat
dalam upaya memperoleh bukti dan bisa
saja dilibatkan dalam proses persidangan
lanjutan
Peran saksi ahli dalam kasus fraud

Membantu memahami fakta dan


bukti dari sisi kelimuan, teknis, dan
pengetahuan lainnya
Kualifikasi saksi ahli ditunjukkan
dari bukti tentang pengetahuan,
keterampilan, pengalaman,
pelatihan, atau pendidikan yang
mendukung dalam membuat opini
atau pernyataan lainnya.
Dasar opini dari testimoni saksi ahli

Fakta atau data untuk kasus


tertentu
Opini saksi ahli bukan merupakan
bukti
Cara menentukan kehandalan
testimoni dari saksi ahli:
pengalaman yang menunjukkan
keahlian
basis fakta yang digunakan untuk
membuat testimoni
relevansi dan reliabilitas
Cara menentukan reliabilitas testimoni saksi ahli

Pengujian
Reviu rekan sejawat
Tingkat kesalahan
Tingkat keberterimaan
Kesesuaian waktu
Pedoman bagi akuntan forensik yang menjadi
saksi ahli

Mengetahui standar profesi


Mengaplikasikan standar profesi
Mengetahui literatur profesi yang relevan
Mengetahui organisasi profesi yang relevan
Menggunakan metode analisis yang berterima
umum
Menggunakan metode analisis majemuk
Mensistesis simpulan dari metode analisis
majemuk
Mengungkapkan seluruh asumsi dan variabel
analisis yang signifikan
Menyertakan analisis dari rekan sejawat
Menguji analisis dan simpulan
Syarat menjadi saksi ahli bagi akuntan forensik

Revieu kualifikasi dengan cara


memastikan kompetensi yang
dimiliki
Memiliki mandat
Realistis
Mempersiapkan diri dengan baik
Tidak membiarkan pengacara
menentukan simpulan
Merekam sumber testimoni dan
mereviunya
6 hal yang dilakukan
pengacara untuk
mendampingi saksi ahli
Menguji CV untuk menentukan kualifikasi umum
(bidang penelitian , jumlah publikasi, dan bias
publikasi)
Menanyakan kepada akuntan forensik untuk
memastikan ketiadaan salah saji,
ketidakakuratan, atau kelalaian yang signifikan
dalam CV
Menguji posisi akuntan forensik melalui
konsistensi opini yang disajikan dalam publikasi
Memberikan pengarahan kepada akuntan
forensik mengenai isu akuntansi forensik yang
relevan dengan kasus yang dihadapi
Menyiapkan materi untuk mendukung
argumentasi dalam membuat testimony
Posisi akuntan forensik

jika dipekerjakan oleh penuntut


menguji temuan investigasi
jika dipekerjakan oleh
pengacaramenguji kualitas
temuan atau opini dari penuntut
untuk menimbulkan keraguan
hakim atas kredibilitas atau
keahlian penuntut
Profil saksi ahli

Kompeten CA, CFE, CFA, dst


Memiliki keahlian di industri
tertentu
Mampu bekerja dengan data yang
tidak lengkap memiliki banyak
referensi untuk membuat asumsi
Mampu menyederhanakan isu yang
kompleks berkomunikasi secara
lugas dan sederhana yang mampu
dipahami oleh orang non akuntansi
Syarat saksi ahli yang
kredibel
Memadukan keahlian dengan keterampilan
seperti:
Berbicara dengan jelas dan lantang
Membatasi penggunakan jargon profesi
Menggunakan istilah yang sederhana untuk
menggambarkan temuan dan opini
Langsung menjawab pertanyaan
Tidak memihak baik kepada penuntut
maupun pengacara
Memperhatikan pertanyaan yang diberikan
Bersikap tenang/professional
Berpakaian rapi
Merapikan rambut dan memakai sepatu
baru
Menggunakan grafik, tabel, dan bantuan
visual lain untuk memperjelas
keterangan
Tidak membaca catatan
Mempersiapkan dokumen agar mudah
untuk ditemukan secara cepat
Tidak mengucapkan hmmm/eeee.
Menanyakan kembali pertanyaan yang kurang
dapat dipahami
Jika tidak tahu jawabannya, katakan terus
terang
Pada saat pengujian silang (cross-
examination), jangan terlalu cepat merespon.
Mintalah pertimbangan pendamping untuk
mendapatkan jawaban yang objektif
Jangan menatap ruang kosong, lantai, atau
dinding
Ramah ke semua pihak
Bentuk dokumen bukti akuntansi yang disajikan
dalam persidangan

Primer dokumen asli yang


diperoleh dari pihak terkait perkara
atau sumber lain
Sekunder meliputi rangkuman
dan tabel yang didasarkan pada
dokumen asli. Akuntan
memproduksi bukti sekunder yang
disusun berdasarkan pengujian
bukti primer
Peran ahli dalam tim litigasi

Pendampingan kasus
Identifikasi dokumen yang
diperlukan
Evaluasi lingkup pekerjaan
Menyiapkan laporan dan jadual
akuntansi beserta dokumennya
Negosiasi antar pihak yang
bersengketa
Mendampingi di persidangan
Menjadi saksi ahli
Persiapan laporan saksi ahli pada tahap final
(Pre-testimoni)

Isu
Ketersediaan data untuk membentuk simpulan
Asumsi yang diperlukan untuk simpulan
Tanggal cut-off informasi
Opini dan simpulan yang didasarkan pada
dokumen yang tersedia
Keterbatasan opini dan sensitivitasnya
terhadap asumsi
Jadual rinci dan dokumen pendukung opini dan
simpulan
Berdasarkan materi tentang saksi ahli
oleh seorang akuntan forensik,
buatlah self assessment (penilaian diri
sendiri) tentang kelayakan Anda
untuk bertindak sebagai saksi ahli!
Batas waktu pengumpulan tugas,
Jumat tgl 20/1/2017 pkl 10.00
Tugas (berupa soft file) dikumpulkan
ke komting untuk selanjutnya di email
ke albasta2011@gmail.com